Baru Turun dari Bus, Pria Ber-KTP Klepu Pringapus Meninggal Mendadak di Sleman

Baru Turun dari Bus, Pria Ber-KTP Klepu Pringapus Meninggal Mendadak di Sleman

Diposting pada

PUNCAK-MEDIA.COM: Baru Turun dari Bus, Pria Ber-KTP Klepu Pringapus Meninggal Mendadak di Sleman, Seperti biasanya kami sebagai media yang ingin membuat perubahan dengan realnya informasi yang kami liput ini agar merangkum berita dengan sebenar-benarnya, agar kita sebagai masyarakat tidak salah membaca berita.

Pada kali ini Kami akan memberikan informasi terhangat dengan judul di bawah ini:

Baru Turun dari Bus, Pria Ber-KTP Klepu Pringapus Meninggal Mendadak di Sleman

Petugas melakukan pemeriksaan lokasi ditemukan korban ber-KTP Kaliulo Klepu yang meninggal mendadak, sebelum jenazah dievakuasi ke rumah sakit, Selasa (16/2/2021). FOTO:ISTIMEWA

PUNCAK-MEDIA.COM. PRINGAPUS- Nasib mengenaskan dialami Sukiran (53) warga asal Pathuk, Gunungkidul, DIY. Korban ditemukan meninggal mendadak di depan Rumah Makan (RM) D’Tawang Jalan Wates KM 4,5 Kelurahan Ambarketawang, Gamping, Sleman, DIY, Selasa (16/2/2021).

Korban yang membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk, red) dengan alamat Kaliulo RT 02/ RW 06 Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, sempat membuat bingung warga setempat. Pasalnya, korban sudah lama diketahui tidak lagi tinggal bersama keluarganya di Kaliulo.

Kepala Desa Klepu, Joko Purnomo dikonfirmasi PUNCAK-MEDIA.COM mengatakan, korban memang benar pernah tinggal di Kaliulo bersama istri dan anaknya. Namun, sudah hampir 2 tahun korban berpisah dengan istrinya dan tinggal di Gunungkidul.

“Benar dulunya warga kami. Setelah berpisah dengan istri, almarhum tinggal di Gunungkidul, namun masih menggunakan KTP dari tempat tinggal yang lama (Dusun Kaliulo, red),” ujarnya.

Melalui koordinasi pihak kepolisian di Sleman bersama keluarga, lanjut Joko, akhirnya keluarga sepakat memakamkan korban di tempat asalnya di Pathuk, Gunungkidul.

“Informasi kami terima petang tadi sudah dimakamkan pihak keluarga. Kami atas nama pemerintahan desa Klepu menyampaikan turut belangsungkawa atas meninggalnya almarhum. Almarhum meninggalkan 2 orang anak,” ungkapnya, Selasa (16/2/2021) malam.

Sebelumnya, di beberapa Whatsapp Group (WAG) komunitas relawan beredar informasi korban meninggal mendadak setelah turun dari bus. Hasil pemeriksaan pada jenazah ditemukan KTP korban dengan alamat di Dusun Kaliulo.

Petugas kepolisian jajaran Polres Sleman bersama relawan yang menangani korban sempat koordinasi warga dan perangkat Dusun Kaliulo. Diketahui korban ternyata sudah lama tidak tinggal di Kaliulo. Baca Juga: Truk Trailer Masuk Parit di Pringapus, Sopir Tewas Tergencet

Kronologi kejadian disebutkan, pada Selasa (16/2/2021) sekitar pukul 12.30 korban ditemukan meninggal dunia tanpa sebab di depan RM D’Tawang Jalan Wates km 4,5 Kelurahan Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Sleman.

Awalnya, korban turun dari bus Po Murni Jaya di depan RM D’Tawang. Kejadian itu diketahui saksi Herlina Ika Jendrasti warga Plaosan, Desa Purworejo, Kecamatan Purworejo, dan Agustina Dwi Kretina Wulandari warga Singojoyo, Pakuncen, Wirobrajan, Sleman.

Disebutkan, korban terlihat kurang sehat dan kondisinya sangat lemah. Korban bermaksud beristirahat dengan duduk di pinggir jalan. Melihat kondisi korban yang mengkhawatirkan kedua saksi kemudian membawanya di tempat teduh di depan RM D’Tawang.

Tidak beberapa lama korban tidak sadarkan diri dan tidak bergerak-gerak lagi. Kejadian tersebut dilaporkan ke petugas Polsek Gamping dan perangkat pemerintahan setempat. Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Gamping I diketahui korban sudah meninggal.

Jenazah korban selanjutnya dibawa menggunakan ambulan PMI Sleman menuju RS Bhayangkara Jalan Raya Solo Km 14 Tirtomartani, Kalasan, Sleman, untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. (abi/tm)

Kesimpulan

Dari artikel di atas kami sengaja memberikan informasi dengan fakta yang sebenar-benarnya agar pembaca situs ini mencermati informasi yang kami sajikan dengan cersa. semoga artikel ini bermanfaat bagi saya dan anda semua.

Note

Artikel ini di ambil dari beerbagai Sumber, dan kami merangkum kembali dengan di tulis ulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *