20 Warga Pager Kaliwungu positif Covid-19, Kades Diminta Tingkatkan Jogo Tonggo

20 Warga Pager Kaliwungu positif Covid-19, Kades Diminta Tingkatkan Jogo Tonggo

Diposting pada

PUNCAK-MEDIA.COM: 20 Warga Pager Kaliwungu positif Covid-19, Kades Diminta Tingkatkan Jogo Tonggo, Seperti biasanya kami sebagai media yang ingin membuat perubahan dengan realnya informasi yang kami liput ini agar merangkum berita dengan sebenar-benarnya, agar kita sebagai masyarakat tidak salah membaca berita.

Pada kali ini Kami akan memberikan informasi terhangat dengan judul di bawah ini:

20 Warga Pager Kaliwungu positif Covid-19, Kades Diminta Tingkatkan Jogo Tonggo

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha (kanan) saat memberikan bantuan alat pencegahan virus Covid-19 di kantor Desa Pager Kecamatan Kaliwungu. FOTO:UNGARANNEWS

PUNCAK-MEDIA.COM. KALIWUNGU- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang dr Ani Raharjo mengatakan sebanyak 20 warga Desa Pager Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, terbukti positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri. Satu orang diantaranya dirawat di rumah sakit di wilayah Boyolali.

Berdasarkan catatan Puskesmas Kaliwungu, per 21 April, sebelas orang sudah dinyatakan negatif dan delapan orang masih menjalani isolasi mandiri. Penularan cukup masif di warga lokal tersebut diperkirakan pada awal April lalu.

“Iya benar ada 20 warga (Desa Pager, red) dinyatakan positif Covid-19. Kita sudah lakukan prosedur penanganan terutama tracing, testing dan treatment dari Puskesmas setempat. Semua ,” jelasnya saat mendampingi Bupati Semarang H Ngesti Nugraha memberikan bantuan masker dan kebutuhan lainnya di Kantor Desa Pager, kemarin.

Munculnya klaster penularan virus Covid-19 di Desa Pager diduga melalui kegiatan sosial budaya masyarakat yang digelar belum lama ini. Kasus ini mendapat perhatian Bupati bersama Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo dan Dandim 0714 Letkol Inf Loka Jaya Sembada datang langsung memberikan bantuan.

Dalam kesempatan ini, Bupati Ngesti Nugraha meminta Kades dan aparat desa lainnya untuk memperkuat program Jogo Tonggo guna mengatasi klaster penularan tersebut.

“Sudah bagus ada ruang isolasi di lingkungan balai desa. Tingkatkan lagi program Jogo tonggo agar warga yang positif dapat menjalani isolasi dengan baik,” katanya.

Kapolres AKBP Ari Wibowo menambahkan, meminta jajarannya hingga ke tingkat Polsek untuk terus menggiatkan edukasi kepada warga tentang penerapan protokol kesehatan. Upaya itu untuk menekan potensi penularan virus Covid-19 di lokal warga.

Kades Pager Wachid Hasyim saat memaparkan program Jogo Tonggo di desanya menjamin kebutuhan sehari-hari warga yang positif Covid-19. Mereka tinggal menelepon tetangganya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga mereka tidak keluar rumah dan tetap menjalani isolasi.

“Bahkan untuk kebutuhan pakan ternak mereka pun, Kita penuhi. Istilahnya, Kita juga ngaritkan untuk ternak mereka,” tegasnya. (abi/tm)

Kesimpulan

Dari artikel di atas kami sengaja memberikan informasi dengan fakta yang sebenar-benarnya agar pembaca situs ini mencermati informasi yang kami sajikan dengan cersa. semoga artikel ini bermanfaat bagi saya dan anda semua.

Note

Artikel ini di ambil dari beerbagai Sumber, dan kami merangkum kembali dengan di tulis ulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *