Diduga Konsleting, Rumah dan 4 Motor Warga Tempuran Bringin Ludes Terbakar

Diduga Konsleting, Rumah dan 4 Motor Warga Tempuran Bringin Ludes Terbakar

Diposting pada

PUNCAK-MEDIA.COM: Diduga Konsleting, Rumah dan 4 Motor Warga Tempuran Bringin Ludes Terbakar, Seperti biasanya kami sebagai media yang ingin membuat perubahan dengan realnya informasi yang kami liput ini agar merangkum berita dengan sebenar-benarnya, agar kita sebagai masyarakat tidak salah membaca berita.

Pada kali ini Kami akan memberikan informasi terhangat dengan judul di bawah ini:

Diduga Konsleting, Rumah dan 4 Motor Warga Tempuran Bringin Ludes Terbakar

Detik-detik rumah Teguh Supriyanto warga Dusun Cekelan RT 04/RW 02 Desa Tempuran Kecamatan Bringin terbakar hebat, Kamis (29/4/2021) sekitar pukul 21.00. FOTO: IST/DOK DAMKAR KABSEMARANG

PUNCAK-MEDIA.COM. BRINGIN- Diduga disebabkan konsleting listrik, rumah milik seorang sopir bernama Teguh Supriyanto (51) warga Dusun Cekelan RT 04/RW 02 Desa Tempuran Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, ludes terbakar, Kamis (29/4/2021) sekitar pukul 21.00 tadi malam.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian, namun dilaporkan salah satu anggota keluarga atas nama Danang (20) mengalami luka bakar sekitar 5 persen pada bagian tangan, leher belakang dan kepala.

Kasubbag Humas Polres Semarang AKP Sugiyarta mengungkap kebakaran hebat menimpa rumah korban diduga disebabkan percikan api dari konsleting listrik. Api dengan cepat berkobar karena bangunan rumah sebagian semi permanen dari kayu dan papan.

“Kejadian menyebabkan seluruh bangunan rumah habis terbakar. Dilaporkan barang berharga di dalam rumah turut terbakar, diantaranya 4 sepeda motor milik korban dan anggota keluarga,” ujar AKP Sugiyarta kepada PUNCAK-MEDIA.COM, Jumat (30/4/2021) pagi.

Kronologi kejadian disebutkan AKP Sugiyarta bermula sekitar pukul 21.00 korban bersama istri dan anaknya sedang menonton TV di ruang keluarga. Saat itu melihat asap dari kamar anaknya. Baca Juga: 2 Pabrik Tahu dan Rumah Warga Gedanganak Terbakar, 800 Juta Rupiah Ludes

“Saat diperiksa terlihat kamar anak korban sudah terbakar. Korban bergegas memadamkan api menggunakan alat seadanya namun api sudah besar,” ungkapnya.

Korban bersama keluarga spontan keluar rumah sembari berteriak meminta tolong warga sekitar. Tetangga korban yakni Wibowo (46) wan Hamdani (40) mendengar teriakan korban segera membantu pemadaman.

“Api semakin membesar kemudian dilaporkan ke petugas Damkar Pos Bringin. Petugas Damkar sudah berupaya melakukan pemadaman, namun kobaran api terlanjur sudah membesar,” tandasnya.

Menurut AKP Sugiyarta rumah korban seluas sekitar 10 x 20 meter yang ludes terbakar merupakan bangunan semi permanen berupa setengah bata dan setengah kayu. Selain itu kebakaran menghanguskan 4 unit sepeda motor dan barang berharga lainnya.

“Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta lebih. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian,” pungkasnya. Baca Juga: Sehari Terjadi Tiga Kebakaran, Tumpukan Kain Avalan Warga Pringapus Ludes

Kabid Damkar dan Linmas Satpol PP Kabupaten Semarang, H Aris Muji Widodo mengatakan, upaya pemadaman mengerahkan mobil Damkar dari Pos Bringin dibantu Pos Tengaran dan Ungaran. Dibantu warga dan relawan serta PMI.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas Damkar sekitar pukul 00.20. Penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik,” ungkapnya. (abi/tm)

Kesimpulan

Dari artikel di atas kami sengaja memberikan informasi dengan fakta yang sebenar-benarnya agar pembaca situs ini mencermati informasi yang kami sajikan dengan cersa. semoga artikel ini bermanfaat bagi saya dan anda semua.

Note

Artikel ini di ambil dari beerbagai Sumber, dan kami merangkum kembali dengan di tulis ulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *