Nilainya Melonjak Seribu Kali Lipat, Uang Kertas Pecahan Seratus Rupiah Kini Dijual Dengan Harga Fantastis, Sampai Bisa buat Beli Sepeda Motor Baru

  • Whatsapp

Apakah kamu salah satu orang yang hobi meyimpan uang jadul?

Coba cek, apakah masih punya uang kertas pecahan Rp100 rupiah di rumah.

Jangan kaget kalau uang kertas pecahan Rp100 rupiah kini harganya bisa berlipat ganda bahkan menjadi barang yang berharga.

Saat ini keberadaan uang kertas pecahan Rp100 rupiah memang sudah langka ditemukan.

Padahal di tahun 90-an, uang ini masih berlaku sebagai alat pembayaran.

Sekarang sih uang kertas ini udah nggak beredar di pasar alias udah punah.

Dari catatan, Bank Indonesia sudah dikeluarkan surat keputusan pencabutan uang kertas tahun emisi 1992 ini pada tahun 2006 lalu.

Uang ini dulu bisa ditukar ke Bank Indonesia sampai November 2016.

Baca Juga: Temukan Uang Misterius yang Ditaksir Mencapai Rp100 Juta Tercecer di Saluran Irigasi, Petani di Plumbon Bak Ketiban Rejeki Nomplok, Salah Satu Warga Berhasil Mengumpulkan Rp10 Juta

Sekarang, waktu penukaran udah lewat, uang kertas Rp 100 masih ada di pasar.

Tapi, kali ini, harganya berbeda.

Ada banyak kolektor barang-barang antik yang udah siap melepas uang kertas Rp 100 dengan harga selangit.

Gambar kapal phinisi yang sedang berlayar itu jadi daya tarik tersendiri.

Makanya, nggak heran, ada banyak kolektor yang bela-belain kasih uang jutaan rupiah buat koleksi uang kertas Rp 100.

Bahkan, ada yang berani jual sampai berkali lipat.

Nih, lihat aja harga pecahan uang kertas seratus rupiah yang dijual di e-commerce.

Harga uang 100 rupiah sekarang

Ada yang berani menjualnya dengan harga Rp50 ribu sampai Rp300 ribu!

Wah, lumayan sekali ya harga jual uang jadul ini!

Baca Juga: Bolehkah Uang Pecahan Rp 75.000 Buat Transaksi? Berikut Penjelasan Bank Indonesia

Pengakuan kolektor uang jadul

Berlokasi di kawasan Pasar Lima Banjarmasin, nampak seorang pria bernama Muhammad Murjani, menjajakan hal yang bernilai sejarah yaitu uang lama atau jadul.

Uang-uang tersebut sempat diterbitkan oleh Bank Indonesia dari sebelum hingga sesudah kemerdekaan Indonesia.

Benar saja, sejumlah uang jadul terpampang dijajakan di lapaknya dari uang yang kerap dijumpai pada masa kecil hingga uang sangat jadul misalnya mata uang belanda gulden sebelum menjadi euro yang diproduksi oleh Bank Java sebelum kemerdekaan.

Sebagai kolektor, Murjani, menggiati profesi ini sejak tahun 90-an dengan cara mendatangi desa-desa yang menurutnya terdapat tokoh masyarakat yang masih menyimpan uang jadul hingga membelinya.

”Menjual uang (jadul) ni lah mengingat sejarah tempo dulu, jadi uang-uang yang zaman-zaman bahari gini bentuknya gambarnya tahunnya,” terang Murjani.

Hal ini turut mendapat perhatian dari sejumlah kolektor ataupun pecinta uang jadul lain, seperti halnya Hery.

Tak hanya sebagai barang koleksi yang bernilai antic, menikmati perjalanan nostalgia dengan mengoleksi uang jadul ini bisa menumbuhkembangkan rasa nasionalisme sebagai Warga Negara Indonesia dan menghargai sejarah.

Baca Juga: Dituding Ada Busana Cina dalam Uang Pecahan Rp 75 Ribu, Ini Faktanya!

“karena memang kan sudah langka dan patut dilestarikan jadi untuk mengenang. ngeliat gini ingat masa kecil dulu jajan pakai uang 500 rupiah yang gambar monyet misalkan salah satunya nah itu yang bisa kita buat nostalgia.” ungkapnya.

Uang jadul ini dijual kembali dengan harga bervariasi, mulai dari harga Rp. 10.000,- hingga jutaan rupiah tergantung kelangkaan, tanggal produksi dan kualitas kertas.

Bahkan ada yang berani membeli uang jadul milik Murjani dengan harga fantastis yaitu hingga 17 juta rupiah untuk satu lembarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *