Perbedaan Trading Forex dan Trading Saham

Puncak-media.com.Puncak-media.com.com – Dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai informasi “perbedaan trading forex dan trading saham”. Pasar forex (pertukaran mata uang asing) merupakan  pasar keuangan terbesar dan paling likuid di dunia.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pasar saham merupakan pasar over-the-counter yang berarti tanpa pertukaran pusat dan rumah kliring di mana pesanan dicocokkan.

Sebelumnya, perdagangan valas ini belum populer di kalangan para investor (pedagang mengambil posisi jangka pendek daripada investor) karena pasar valas hanya dibuka untuk Hedge Funds dan tidak dapat diakses oleh pedagang eceran.

Berikut ini adalah informasi mengenai perbedaan trading forex dan trading saham, diantaranya adalah sebagai berikut ini.

Perbedaan Trading Forex dan Trading Saham

Seiring dengan berkembangnya teknologi yang semakin canggih dalam teknologi komputer dan perdagangan telah memungkinkan komisi rendah dan akses mudah ke pedagang untuk berdagang saham.

Akses mudah dan komisi rendah sangat meningkatkan peluang menang bagi pedagang, baik di saham maupun valas. Lantas bagaimana cara mengetahui manakah yang lebih baik untuk digunakan tarde.

Berikut ini adalah perdagangan saham ritel dan perdagangan valas ritel, diantaranya adalah seperti dibawah ini.

Baca Juga:

1. Sifat Instrumen

Sifat barang yang dibeli dan dijual antara trading valas dan perdagangan saham berbeda. Dalam perdagangan saham ini, seorang trader membeli atau menjual saham di perusahaan tertentu di suatu negara.

Ada banyak pasar saham yang berbeda di dunia. Banyak faktor yang menentukan naik atau turunnya harga saham tersebut.

Perdagangan valas ini  juga melibatkan pembelian atau penjualan pasangan mata uang. Dalam setiap kegiata  transaksi, seorang trader membeli mata uang dari satu negara, dan menjual mata uang dari negara lain.

Oleh karena itu istilah “pertukaran” para pedagang berharap bahwa nilai mata uang yang dia belinya tersebut  akan naik sehubungan dengan nilai mata uang yang dia jual.

Intinya, seorang trader forex bertaruh pada prospek ekonomi (atau setidaknya kebijakan moneternya) dari satu negara terhadap negara lain.

2. Ukuran Pasar & Likuiditas

Pasar forex adalah pasar terbesar di dunia. Meskipun terdapat ribuan saham yang berbeda pada pasar saham, namun hanya ada beberapa pasangan mata uang di pasar forex.

Oleh sebab itu, perdagangan valas ini kurang rentan terhadap manipulasi harga oleh pemain besar dibandingkan dengan perdagangan saham.

Volume pasar yang besar juga berarti bahwa pasangan mata uang menikmati likuiditas yang lebih besar dari pada saham.

3. Jam Perdagangan & Kerugiannya Bagi Pedagang Saham Ritel

Pasar valas terbuka selama 24 jam, sementara pasar saham AS buka setiap hari mulai pukul 930 pagi EST hingga 4 sore EST. Deng n begitu, pedagang Forex dapat membuka perd kagangan kapan saja, sementara pedagang saham dibatasi oleh waktu.

Salah satu kelemahan signifikan dari pedagang trader saham adalah bahwa pasar saham hanya dibuka untuk pembuat pasar selama jam pra-pasar yaitu (8:30 – 09:20 EST) dan jam pasca-pasar (16:30 – 18:30 EST).

4. Keterjangkauan

Untuk kegiatan trading sahama ini, seorang trader meski memiliki jumlah modal yang cukup besar di akunnya, setidaknya beberapa puluh ribu pada umumnya.

Namun,trader forex dapat memulai trading dengan akun hanya beberapa ratus dolar. Sebab, dalam perdagangan valas ini memungkinkan leverage yang lebih tinggi.

Seorang  trader forex bisa mendapatkan profit yang lebih tinggi dibandingkan dengan pasar saham. Perdagangan saham umumnya memungkinkan leverage tidak lebih dari 2 kali dalam perdagangan margin.

5. Transparansi Data & Analisis Kelebihan

Terdapat ribuan jenis saham yang berbeda disetiap industri yang berbeda. Seorang trader perlu meneliti banyak saham dan memilih beberapa yang terbaik untuk diperdagangkan.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi harga saham. Faktor yang dapat mempengaruhi harga saham dari pada nilai tukar mata uang asing.

Oleh karena itu, para trader valas dapat fokus pada beberapa pasangan mata uang untuk diperdagangkan. Tidak hanya itu, sebagian besar data atau berita yang mempengaruhi nilai tukar mata uang diumumkan secara resmi, terjadwal dan transparan.

Oleh sebab itu, pedagang valas ritel memiliki peluang sukses yang lebih baik dibandingkan dengan  pedagang saham ritel.

6. Kondisi Pasar Saham Bear/Bull

Pedagang valas dapat berdagang dengan cara membeli atau menjual pasangan mata uang tanpa batasan apa pun.

Namun, pedagang saham memiliki lebih banyak kendala untuk berdagang dan untung dalam kondisi pasar ber uang. Terdapat batasan dan biaya yang terkait dengan short selling saham.

7. Sifat Mata Uang yang Sedang Tren

Mata uang utama dipengaruhi oleh kebijakan keuangan nasional serta tren makro. Kebijakan keuangan nasional dan tren makro tersebut cenderung bertahan lama dalam kurun waktu tertentu.

Baik dalam ekspansi moneter (pemotongan suku bunga) maupun siklus kontraksi moneter (siklus kenaikan suku bunga).

Kesimpulan

Pada dasarnya, sebagian besar pasar saham utama diatur lebih baik dibandingkan pasar forex. Berdasarkan informasi di atas, perdagangan valas tampaknya menjadi pilihan perdagangan yang lebih baik dibandingkan perdagangan saham.

Perdagangan valas memungkinkan pedagang saham untuk memanfaatkan setiap peluang yang muncul selama jam perdagangan non saham.

Itulah informasi mengenai “perbedaan trading forex dan trading saham” yang bisa kita bahas dalam artikel kali ini. Semoga dengan adanya informasi diatas terebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua.

Gallery for Perbedaan Trading Forex dan Trading Saham

Baca Juga :  Xxnamexx Mean Yandex Russia Video Bokeh Museum