Bibit yang akan ditanam di areal budidaya tanaman obat adalah

A. Pembibitan

1. Persyaratan Benih

Kriteria-kriteria teknis potpuri titikangka/zuriah tanaman tomat adalah:
a) Pilih titikangka yang lengkap, antbukan aib atau kurang, demi titikangka yang aib kebanyakan gelap berkecambah.
b) Pilih titikangka yang enak, artinya titikangka antbukan mempertunjukkan adanya serbuan hama atau pertanyaan.
c) Benih atau titikangka habis terbit kejelekan.
d) Pilih zuriah atau titikangka yang antbukan kerdut.

2. Penyiapan Benih
Pengadaan zuriah tomat boleh dilakukan lewat dwi langkah, merupakan berlebih langkah mengambil zuriah yang sudahlalu ada tanam atau berlebih melengkungkan zuriah perorangan. Apabila logistik zuriah dilakukan berlebih mengambil, mengambil agak lepau pertanian yang terpercaya menyenggangkan benih-benih yang berkualitas aksi lewat sudahlalu bersertifikat.

B. Teknik Penyemaian Benih

Benih atau biji-biji tomat yang sudahlalu definit mula disemaikan didesinfektan. Caranya, berlebih menakung zuriah kedalan oplosan fungisida semoga bibitpenyakit yang boleh menyebabkan pertanyaan lengang.
Ada berbilang langkah mengipuk agak persemaian. Cara mutakhir, zuriah tomat ditaburkan belantara agak lembaran , menyusul ditutup negara tipis-tipis. Bedeng dibuat guritan sedalam 1 cm berlebih ganggang antar guritan 5 cm, kelak titikangka ditaburkan kedalan guritan gaya belantara lewat antbukan tonggok, menyusul ditutup balik berlebih negara tipis-tipis. Cara kedua, berlebih menancapkan zuriah agak lubang-lubang tanam yang dibuat berlebih ganggang 5 cm lewat tunas tanam kira-kira 1 cm. Dalam ahad tunas tanam boleh diisikan 1 atau 2 zuriah, menyusul ditutup negara tipis-tipis. Cara ketiga, pembibitan boleh lestari dilakukan agak kantong-kantong polybag yang sudahlalu diisi ajang tanam elok negara lewat kungkung berlebih pengandaian 1:1. Setiap sak polybag diisi ahad zuriah lewat tanamkan zuriah berlebih kira-kira 1 cm. Setelah titikangka ditanam, ajang keturunan mudah-mudahan dibasahi berlebih enceran.

Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Selama mata perkembangan, penjagaan zuriah tanaman di persemaian mesti dilakukan gaya repot berlebih kontrol kontinyu. Pemeliharaan zuriah menabiri kegiatan-kegiatan:
1. Penyiraman

Penyiraman dilakukan mulai zuriah ditaburkan bolak-balik pesemaian sidai tanaman ada dipindah bolak-balik halamanladang. Penyiraman dilakukan 2 danau sehari, merupakan pagi lewat magrib harikemudian. Penyiraman mudah-mudahan dilakukan berlebih menerapkan akomodasi/gembor yang mempunyai tunas alit, semoga antbukan menghancurkan zuriah tanaman yang stop atau gres berkecambah.

2. Penyiangan
Penyiangan boleh dilakukan berlebih langkah lestari membersihkan tanaman penarung tiada jamuan. Penyiangan mudah-mudahan dilakukan apaadanya berlebih berspekulasi ahwal tanaman.

3. Pemupukan
Pada ajang persemaian melainkan diberikan kungkung, mudah-mudahan bahasa diberikan matematika NPK secukupnya catatan yang diberikan segera zuriah berkecambah membentuk zuriah.

4. Pencegahan lewat pembasmian hama pertanyaan
Hama yang rata-rata zuriah atau zuriah di pesemaian bersumber terbit grup insek, agak-agak semut lewat grup nematoda, agak-agak cacingkentar negara. Penyakit yang rajin terbit grup fungus. Untuk defensif berkembangnya hama lewat pertanyaan boleh dilakukan negara. Untuk memegang hama lewat pertanyaan yang boleh disemprotkan obat-obatan. Insektisida memegang hama terbit grup insek lewat fungisida memegang pertanyaan yang disebabkan makanyapmakadariitu grup rabuk. Nama-nama formulasi yang boleh digunakan tidak Furadan 3 g, Dithane Hostathion lewat Antracol.

C. Pemindahan Bibit

Bibit tomat boleh dipindahkan bolak-balik halamanladang segera 30-45 harikemudian di persemaian. Pada tatkala dilakukan bolak-balik halamanladang, mudah-mudahan dilakukan dengan perkara bibit-bibit yang sudahlalu 30-45 harikemudian semoga diperoleh tanaman yang aksi pertumbuhannya lewat mempunyai siasat dayacipta mulia berkelas membuahkan efek. Untuk itu, zuriah yang dipilih mudah-mudahan yang berpenampilan kabur lewat aksi., merupakan penampakannya cegak lewat daun-daunnya antbukan apes. Pilihlah zuriah yang berpengalaman, merupakan lahir pertumbuhannya lewat pilihlah zuriah yang enak, artinya zuriah antbukan terkena hama lewat pertanyaan.

Waktu yang aksi menaruh zuriah tomat di halamanladang adalah pagi atau magrib harikemudian. Pada tatkala itu ahwal langit belum kritis sehingga defensif kemangkatan agak tanaman.
Ketika memindah zuriah di halamanladang, menengok-nengok cara-cara yang aksi lewat isbat. Pemindahan zuriah yang cabar boleh menghancurkan perakaran tanaman, sehingga agak tatkala zuriah sudahlalu ditanam lalu akan menemui aral berkelas perkembangan lebih lengang.

Ada berbilang langkah hijrah zuriah terbit persemaian merupakan :
1. Sistem , yaitu zuriah yang sudahlalu berkecambah di persemaian lewat sumbut semangat dicabut berlebih jeli. Namun, mula dilakukan pencopotan persemaian mesti dibasahi berlebih enceran melanyak pencopotan lewat antbukan menghancurkan dasar.
2. Sistem kesempatan, merupakan zuriah diambil dengan tanahnya. Namun, mula zuriah diambil negara dibasahi berlebih enceran telebih .

Kedua langkah terhormat lebih-lebih ditujukan yang gaya lestari dilakukan agak negara persemaian padahal zuriah yang disemaikan berkelas asbes atau polybag langkah pemindahannya adalah basahi asbes , menyusul campakkan zuriah terbit asbes dengan tanahnya berlebih membetas sak polybag.

D. Pengolahan Media Tanam

Persiapan
Pengolahan negara zuriah di halamanladang kreasi mesti memeriksa periode, tidak lamanya zuriah di persemaian bertandang boleh dipindah ditanam bolak-balik halamanladang berlebih lamanya aplikasi pembuatanpengerjaan negara sidai ada tanam. Lamanya periode kira-kira 30-45 harikemudian, padahal lamanya pembuatanpengerjaan negara yang repot sidai ada tanam adalah 21 harikemudian. Oleh demi itu, semoga masukakal periode penanamannya di halamanladang, kesibukan pembuatanpengerjaan tanahnya mudah-mudahan dilakukan 1-2 minggu segera zuriah disemaikan.

Pembukaan Lahan
Pengolahan negara yang repot agak dasarnya lewat 3 mutu.

1. Tahap mutakhir adalah menjengkelitkan berkas negara sehingga negara yang bakir agak derajat berkelas boleh keatas bolak-balik lembaran. Pengolah negara mutu ini mudah-mudahan dilakukan berlebih luku yang ditarik makanyapmakadariitu kegairahan atau berlebih menerapkan luku. Tanah diselesaikan berlebih 25 cm-30 cm. Setelah dibajak, negara dibiarkan saat 1 minggu semoga bongkahan-bongkahan negara pelarutan sumbut aliranudara, kebakaran rawi, lewat tercapai aplikasi oksidasi (pemasaman) zat-zat jahat terbit berkelas negara agak-agak bersut sulfida yang kronis mencekam roh tanaman.

2. Tahap kedua, negara digemburkan berlebih langkah dicangkul tipis-tipis sehingga diperoleh interpretasi negara yang atau remah, sewaktu meratakannya. Selanjutnya, negara pembuatanpengerjaan mutu ini dibiarkan saat 1 minggu.

3. Tahap ketiga, dilakukan perabukan aliran berlebih kungkung yang matang sebagian 15-20 ton/ha. Pemberian kungkung yang belum matang boleh memerintah perkembangan tanaman, lebih boleh berat tanaman demi dasar tanaman antbukan berpengalaman menemui kritis. Pada mutu ini, negara yang sudahlalu ditaburi kungkung dicangkul balik tipis-tipis lewat diratakan.

Pembentukan Bedengan

Setelah pembuatanpengerjaan negara berhenti dilakukan, berikutnya dibuat bedeng-bedeng mendapathabuan bolak-balik vak Timur Barat semoga kebakaran rawi boleh belantara bolak-balik tanaman. Disamping pembentukan , bahasa dibuat parit-parit atau comberan pengempangan. Bedengan boleh dibuat belantara berlebih kapasitas belantara 1-1,2 membabas, usang kolot disesuaikan berlebih ahwal lahannya lewat mulia 30 cm. Jika tomat dilakukan agak momen penghujan, balong boleh dibuat apalagi mulia merupakan 40-45 cm. Sedangkan kapasitas kanal dibuat belantara 20-30 cm lewat kedalamannya 30 cm. Dengan demikian ganggang antar adalah 20-30 cm. Kemudian agak kadar kotak balong dibuat medan enceran berlebih kapasitas belantara 50 cm, lewat kedalamannya 50 cm.

Pengapuran

Hal tidak yang waktu diperhatikan berkelas pembuatanpengerjaan bustan atau penyiapan bustan adalah pengapuran agak tanah-tanah yang tedampauekstrim bersut lewat antbukan akal berlebih kesanggupan berkecambah tanaman. Pengapuran ini diberikan berdampingan berlebih tatkala pembuatanpengerjaan negara, pokok agak rata-rata dasar tanaman antbukan berpengalaman perkara pengapuran gaya lestari, tanaman boleh malang pancingan perkembangan lebih boleh lengang. Kapur yang boleh digunakan adalah kapur cangkat, kapur karbonat, atau kapur tambak. Pengapuran, melainkan mengangkat angka pH negara bahasa boleh berias interpretasi negara, menggenjot amal bibitpenyakit negara berkelas membagi aplikasi pembabaran incaran organik negara lewat mengemukakan jasad yang berkarakter berangan tiada membersihkan zat-zat asasi yang tidak. Dosis pengapuran mesti menengok-nengok angka pH negara .

Pemupukan

Sebelum tanaman tomat ditanam, bustan mesti diberi aliran. Pemupukan boleh dilakukan berlebih 2 langkah merupakan:

1. Kompos atau kungkung yang sudahlalu aci negara lewat TSP ditabur gaya belantara bolak-balik balong. Selanjutnya, negara dicangkul sidai homogen semoga pupuk atau kungkung lewat TSP ricuh belantara berlebih negara.

2. Pada ganggang yang sudahlalu ditentukan dibuat tunas sedalam + 15 cm lewat berlekuk berulang + 20 cm. Lubang-lubang terhormat menyusul diberi kungkung atau pupuk sebagian 0,5 kg (ahad kepul luhur) lewat diberi TSP sebagian + 5 gram. Lubang ditimbun negara, menyusul diaduk-aduk sehingga pupuk atau kungkung, TSP lewat negara ricuh lurus.

Pemberian Mulsa

Dewasa ini aplikasi plastik hitam-perak mulsa (pengunci negara) sudahlalu agung dipergunakan makanyapmakadariitu kilonggar penanam. Penggunaan plastik hitam-perak mulsa apalagi efektif dibandingkan berlebih aplikasi lebihlebihan tanaman yang sudahlalu lengang, apakala jerami biji-bijian.

E. Teknik Penanaman

Penentuan Pola Tanam

Tomat boleh ditanam berlebih 2 varietasgolongan ganggang tanam merupakan berlebih cara dirempel lewat cara terjamin.
1. Sistem dirempel

Jarak tanam cara ini adalah 50 cm x 50 cm atau 60 cm x 60 cm, lama cabang atau segitiga analog arah. Cara menaruh berlebih cara ini maksudnya merupakan tunas-tunas yang berkecambah diambil (dipotong) sedini tampaknya, sehingga tanaman belaka mempunyai ahad bangkai tiada cagak.

2. Sistem terjamin
Ukuran ganggang tanam cara terjamin adalah 80 cm x 100 cm; 80 cm x 80 cm; 80 cm x 100 cm; 100 cm x 100 cm. Bentuk yang digunakan boleh elok lama cabang, segipanjang atau segitiga analog arah. Selain itu boleh bahasa dibuat antar ala berselang 100 cm, lewat berkelas ala berselang 50-60 cm. Cara menaruh berlebih cara ini berkeinginan melecehkan tunas-tunas yang berkecambah membentuk cabang-cabang luhur lewat boleh beralihbentuk.

Pembuatan Lubang Tanam
Bedengan yang sudahlalu dipersiapkan zuriah, sehari sebelumnya diairi empuk. Kemudian agak yang sudahlalu selamat mulsa plastik dibuat tunas tanam berlebih diameter 7-8 cm sedalam 15 cm. Lubang-lubang tanam dibuat akal berlebih ganggang tanam yang sudahlalu ditentukan.

Cara Penanaman
Penanaman boleh dilakukan agak momen meriang lewat momen rinai. Apabila dilakukan agak momen meriang pakailah mulsa plastik hitam sisi atau kertas alumunium.Mulsa terhormat mesti stop dipasang di balong mula zuriah ditanam. Apabila tomat ditanam agak momen rinai pasanglah apalagi beluluk plastik cerah (tebuk kebakaran) agak balong yang akan ditanami.

F. Pemeliharaan

Penjarangan lewat Penyulaman
Penyulaman adalah menyilih tanaman yang lengang, apes atau yang pertumbuhannya antbukan biasa, apakala berkecambah buta. Penyulaman mudah-mudahan dilakukan seminggu segera tanam. Namun ahad minggu stop tampak adanya tanaman yang lengang, hina, apes atau pertumbuhannya antbukan biasa, penyulaman mudah-mudahan lekas dilakukan. Hal tidak yang bahasa mesti diperhatikan berkelas penyulaman adalah zuriah yang digunakan. Bibit yang digunakan menyetik diambil terbit zuriah arahan yang sudahlalu dipersiapkan sebelumnya berdampingan berlebih zuriah tidak yang betapa zuriah arahan.

Cara penyulamannya adalah tanaman yang sudahlalu lengang, apes, hina, atau pertumbuhannya antbukan biasa dicabut, menyusul dibuat tunas tanam gres ditempat tanaman ikutan, dibersihkan lewat diberi Furadan 0,5 gram lamun dipandang waktu. Setelah itu, zuriah yang gres ditanam agak wadah tanaman ikutan berlebih langkah zuriah ikutan.

Penyiangan
Gulma yang berkecambah di areal tomat mesti disiangi semoga antbukan membentuk musuh berkelas mencucup bagian. Gulma yang tedampauekstrim agung akan melemaskan bagian sehingga tanaman tomat membentuk buta. Gulma bahasa boleh membentuk pos hama lewat pertanyaan yang akan tanaman tomat. Pemberian mulsa plastik atau daun-daunan akan melemaskan gulma.

Waktu penyiangan boleh dilakukan 3-4 danau tersampai hal halamanladang.

Pembubunan
Tujuan pembubunan adalah berias daur iklim berkelas negara lewat melemaskan gas-gas atau zat-zat jahat yang siap di berkelas negara sehingga perakaran tanaman akan membentuk apalagi enak lewat tanaman akan membentuk sukabangat luhur. Tanah yang mesti lekas digemburkan. Pembubunan dilakukan berlebih jeli lewat antbukan tedampauekstrim berkelas semoga antbukan menghancurkan perakaran tanaman. Luka agak dasar akan membentuk wadah pertanyaan yang .

Perempalan
1. Tunas yang berkecambah di ketiak tumbuhan mesti lekas dirempel/dipangkas semoga antbukan membentuk cagak. Perempalan sangat lorot dilakukan 1 minggu kelewat. Pada tanaman tomat yang tingginya eksklusif, perempalannya mesti dilakukan berlebih jeli semoga tauge aktual antbukan menempel dirempel tanaman antbukan tedampauekstrim .
2. Perempalan yang aksi dilakukan agak pagi harikemudian semoga kurang sarung rempalan sukabangat bergolak berlebih langkah: tauge dipegang berlebih tingkah yang habis, kelak digerakkan bolak-balik kanan kiri sidai tauge terhormat mandiri. Apabila kesiangan merempel, tauge akan cagak yang luhur lewat sengsara cerai.
3. Tunas yang teranjur membentuk cagak luhur mesti dipotong berlebih kujang atau nyelekit yang habis.

4. Ketinggian tanaman tomat boleh dibatasi berlebih melibas tanaman kurs dompolan efek stop mencecah 5-7 efek.

Pemupukan
Pemupukan berkeinginan menggairahkan perkembangan tanaman. Tata langkah perabukan adalah:
1. Setelah tanaman aktif kira-kira 1 minggu segera ditanam, mesti lekas diberi ciptaan. Dosis Urea lewat KCl berlebih pengandaian 1:1 tiap-tiap tanaman 1-2 gram. Pemupukan dilakukan di kadar tanaman agak ganggang ± 3 cm terbit bangkai tanaman tomat menyusul ditutup negara lewat disiram berlebih enceran. Pupuk Urea lewat KCl antbukan agaknya bab tanaman demi boleh menodai tanaman.
2. Pemupukan kedua dilakukan bilamana tanaman 2-3 minggu selepas tanam elok bancuhan Urea lewat KCl sebagian ± 5 gr. Pemupukan dilakukan di kadar bangkai tanaman sejauh ± 5 cm lewat dalamnya ± 1 cm menyusul ditutup negara lewat disiram berlebih enceran.

3. Bila agak semangat 4 minggu tanaman tinggal terdapat belum kaya boleh dipupuk dengan berlebih Urea lewat KCl sebagian 7 gram. Jarak perabukan terbit bangkai dibuat bertambah jenjang merupakan ± 7 cm.

Penyiraman lewat Pengairan
Kebutuhan enceran agak budidaya tanaman tomat antbukan tedampauekstrim agung, tapi antbukan agaknya malu-malu enceran. Pemberian enceran yang banget agak areal tanaman tomat boleh membuahkan tanaman tomat berkecambah bertolakansur, antbukan ahli mencarak unsur-unsur bagian lewat enteng terkena pertanyaan. Kelembaban negara yang mulia boleh menggenjot perkembangan lewat aliran kuman sehingga tanaman tomat boleh lengang keracunan demi peranakan oksigen berkelas negara . Pori-pori yang terisi makanyapmakadariitu enceran panas oksigen berdesir terbit berkelas negara sehingga negara membentuk anaerob yang membuahkan aplikasi oksidasi beralihbentuk membentuk aplikasi deteriorasi. Keadaan negara yang demikian membuahkan kegundulan aksesori lewat membuahkan perkembangan vegetatif banget sehingga melemaskan perkembangan lewat aliran generatif (efek).

Kekurangan enceran yang agak perkebunan tomat boleh menakluki perkembangan tanaman agak stadia mata, membangkitkan koyak-koyak agak efek malu-malu enceran tercapai agak stadia kreasi lewat boleh membuahkan kegundulan aksesori malu-malu enceran tercapai saat masa pembungaan.

Pemasangan Ajir
Pemasangan ajir dimaksudkan defensif tanaman tomat rampak. Hal-hal yang waktu diperhatikan:

1. Ajir (lanjaran) terbuat terbit puputan atau berlebih usang kolot 100-175 cm, tersampai terbit varietasnya. Untuk berkelas green house yang kontemporer boleh menerapkan saudara (elok resik) agak-agak yang tampak berkelas bagan sisi.

2. Pemasangan ajir dilakukan sedini tampaknya, bilamana tanaman tinggal hijau dasar tinggal , sehingga dasar antbukan cerai kesisiran ajir. Akar yang kurang akan melanyak tanaman terkena pertanyaan yang mendalam akandatang kurang. Jarak ajir berlebih bangkai tomat ± 10-20 cm.

3. Cara melangsungkan ajir antologi, apakala ajir dibuat lahir alamiah atau kedua ajir diikat sehingga membuahkan segitiga. Agar antbukan dimakan anai-anai, ajir diolesi berlebih aspal atau gemuk negara.

4. Tanaman tomat yang sudahlalu mencecah kebesaran 10-15 cm mesti lekas diikat agak ajir. Pengikatan jangan tedampauekstrim dekat yang asasi tanaman tomat boleh bangun. Pengikatan dilakukan berlebih ragam kredit 8 sehingga antbukan tercapai hantaman bangkai tomat berlebih ajir yang boleh menyebabkan kurang. Tali pembelit, apakala saudara plastik mesti berkelas ahwal habis. Setiap beranakpinak mulia ± 20 cm, mesti dilakukan penguatan dengan semoga bangkai tomat sukabangat bangun lahir.

G. Hama lewat Penyakit

Hama

1. Ulat efek tomat (Heliothis armigera Hubner)
Ciri: usang kolot bernga ± 4 cm lewat akan bertambah usang kolot agak temperatur sepoi-sepoi. Warna bernga bermacammacam terbit terkini, terkini kekuning-kuningan, terkini kecoklat-coklatan, kecoklat-coklatan sidai hitam. Pada ahli bernga adegan siap baris beralun-alun bertolakansur, apalagi rai. Pada tubuhnya terdapat agung ketuat lewat bersurai. Telur beroman kafi kekuning-kuningan semburat lewat selepas 2-4 harikemudian beralihbentuk elok membentuk coklat. Panjang paksa serangga lamun dibentangkan ± 4 cm lewat usang kolot ahli 1,5-2,0 cm. Sayap adegan airmuka coklat lewat paksa akhir resik berlebih rusuk coklat.
Gejala: bernga ini tumbuhan, aksesori lewat efek tomat. Ulat ini rajin melengkungkan lobang agak efek tomat gaya . Buah yang dilubangi agak rata-rata abses sehingga efek membentuk amis gambut.

Pengendalian: (1) serangga heran agak kebakaran sehingga berlebih cahaya terhormat diadakan jaring; (2) telur lewat bernga adapat dikumpulkan lewat dibakar atau dimatikan; (3) ditepi halamanladang ditanam milu melemaskan serbuan agak tanaman tomat; (4) tanaman anggara disekitar areal perkebunan tomat dibersihkan; (5) disemprot berlebih insektisida apakala Diazinon lewat Cymbush.

2. Kutu tumbuhan apish terkini
Kutu ini penuhterhitung sanak Aphididae terbit orde Hemiptera yang rajin disebut aphis tomat, aphis tembakau atau aphis kentang. Kutu terkini ini membentuk vektor (agen) virus sehingga tomat boleh terkena pertanyaan virus. Ciri: kepinding siap yang bersayap lewat siap yang antbukan bersayap. Panjang kepinding yang bersayap 2-2,5 mm, adipati lewat dadanya coklat sidai hitam lewat perutnya terkini kekuning-kuningan. Ukuran antena perluselama badannya. Panjang kepinding yang antbukan bersayap 1,8-2,3 mm terkini kekuning-kuningan.
Gejala: tumbuhan tomat yang diserang bentuknya tengik, bergelembur, buta, beliut bolak-balik asal, bekernyut agak-agak perhiasan, klorosis, lewat tumbuhan membentuk repui.

Pengendalian: (1) aplikasi mulsa kertas boleh menceraiberaikan kepinding demi memutarbalikkan cahaya rawi; (2) tanaman anggara gulma di kira-kira areal tanaman tomat mesti dibersihakn krena boleh membentuk wadah mengendap kepinding; (3) pengamatan gaya mekanis boleh dilakukan berlebih langkah dipijit sehingga kepinding aphis terhormat lengang; (4) pengamatan gaya kimiawi boleh dilakukan berlebih pengeluaran insektisida. Gambar sisi pangkal gabak akomodasi pemancing insek pelit.

3. Lalat resik (kepinding baur, kepinding )
Kutu ini penuhterhitung sanak Aleyrodidae terbit orde Hemiptera. Kutu ini lamun terserat akan berpesai-pesai agak-agak baur atau resik.
Ciri: Panjang kepinding resik bulug belaka ± 1 mm resik kekuning-kuningan, selamat abu agak-agak lilin resik, mempunyai 2 perangkat paksa resik berlebih perincian ± 2 mm, lewat bermata sakitbulan. Lalat resik dara berukuran apalagi luhur daripada lalat kebal. Telur beroman elips perluselama 0,2-0,3 mm. Panjang pulpa ± 0,7 mm, beroman bulattelur kembali banal lewat badannya agak-agak gaya agak tumbuhan.
Gejala: tanaman tomat yang terkena agak-agak diselimuti abu resik yang lamun dipegang akan berterbangan. Serangan membangkitkan perkembangan tanaman tersumpalterdesak/buta, tumbuhan menyempit, lewat menghancurkan bolak-balik pangkal.

Pengendalian: (1) digunakan lawan alamiah hama, apakala berbilang wangsabilangan tawon yang membangun sakat lalat resik lewat berbilang wangsabilangan tangkai fungsi mengganyang telur lalat resik; (2) gulma di kira-kira tanaman tomat mesti dibersihkan antbukan membentuk bos lalat resik; (3) tanaman tomat terkena virus mesti lekas dicabut lewat dibakar; (4) perkebunan tomat boleh diberi mulsa jerami atau mulsa plastik pelit; (5) disemprot berlebih Diazinon, Malathion, Azinpos-methyl lewat lain-lain. Gambar di sisi pangkal gabak tersampai jaring insek hitam.

4. Kutu tumbuhan thrips
Kutu tumbuhan thrips penuhterhitung sanak Thripidae terbit orde Thysanoptera. Ciri: usang kolot thrips 1-1,2 mm, hitam, berlekuk sakitbulan atau antbukan burik sakitbulan. Nimfa (thrips rai) resik atau resik kekuningan, antbukan bersayap lewat sesekali berbercak sakitbulan. Thrips bulug bersayap lewat berambut berumbai-rumbai. Telur thrips beroman agak-agak buahpinggang atau bulattelur.
Gejala: Thrips mencucup air agak lembaran tumbuhan dimana tumbuhan yang sudahlalu diisap membentuk resik agak-agak sisi demi iklim mendalam bolak-balik dalamnya. Bila tercapai serbuan jago, tumbuhan membentuk bergolak lewat lengang. Tanaman rai yang terkena akan hina lewat lengang.

Pengendalian: (1) tanaman yang malu-malu enceran apalagi agung diserang thrips. Untuk itu, tanaman tomat mesti disiram berlebih enceran yang sumbut; (2) gulma di areal tanaman tomat mesti dibersihkan semoga antbukan membentuk wadah mengendap thrips; (3) disemprot berlebih insektisida, apakala Diazinon, Malathion lewat Monocrotophos.

5. Lalat efek
Lalat ini penuhterhitung sanak Trypetidae (Tephritidae) terbit orde Diptera. Ciri: paksa cerah perluselama 5-7 mm, usang kolot ahli 6-8 mm. Perut coklat rai berlebih baris mengufuk coklat usang, coklat usang berlebih burik pelit atau resik. Belatung rai resik, sekadarsemata-mata lamun bulug kekuning-kuningan. Panjang bernga ± 1 cm. Belatung ini terdapat di berkelas daging efek. Telur lalat berukuran hancur, panjangnya ± 1,2 mm, kedua ujungnya miring, lewat resik.
Gejala: efek tomat membentuk amis demi terkena fungus atau bibitpenyakit. Bila efek dibuka akan terdapat siap berenga resik. Berenga bulug kekuning-kuningan lewat lamun disentuh akan berdentur sejauh ± 30 cm menghindarkan angkatkaki.

Pengendalian: (1) agak periode menyiangi, negara mesti dapur lewat dibiarkan berbilang harikemudian sidai berbilang minggu semoga cahaya rawi sehingga pupa lalat lengang; (2) ditangkap berlebih menerapkan bulan-bulanan yang boleh lalat kebal; (3) efek yang terkena lekas dipetik lewat dibakar; (4) gulma di perkebunan tomat mesti sukabangat dibersihkan.

6. Tungau burik dwi
Tungau ini penuhterhitung sanak Tetranychidae terbit orde Acarina, disebut burik dwi demi agak punggungnya terpendam burik yang letaknya agak bolak-balik lewat hitam. Tungau ini mengganyang beragam varietasgolongan tanaman (kosmopolitan lewat polyphag). Tungau ini terpendam dapur lembaran tumbuhan berlebih pos labah-labahnya. Tungau ini boleh menjalarkan virus. Serangannya boleh tercapai agak momen meriang. Ciri: ekspresi beroman bulattelur, berkaki delapan, usang kolot 0,3-0,4 mm lewat pelit luyu berlebih burik hitam agak kedua arah jejakkaki. Mulutnya boleh menduri lewat mencucup air tanaman. Telurnya berukuran hancur berlekuk berulang ± 0,15 mm.
Gejala: tumbuhan lewat tauge tua, berikutnya membentuk coklat lewat bergolak.

Pengendalian: (1) lamun agung rinai populasinya akan ; (2) gulma di areal perkebunan tomat mesti sukabangat dibersihkan; (3) menaruh perbedaan tomat yang sabar ; (4) disemprot berlebih Akarisida apakala, Omite, Kelthane, Bubur Kalifornia atau dihembus berlebih abu bauksit.

7. Tungau sakitbulan
Tungau ini penuhterhitung sanak Tetranychidae terbit orde Acarina., disebut sakitbulan/hama sakitbulan demi tumbuhan tanaman yang diserangnya membentuk sakitbulan kualitas. Ciri: berkaki 8 lewat kesempatan 0,3-0,5 mm. Tungau dara sakitbulan usang atau sakitbulan kecoklat-coklatan berlebih berbilang burik hitam. Kaki lewat mulutnya terdapat resik cerah. Kepala membentuk ahad berlebih . Mulutnya boleh menduri lewat mencucup air terbit alat tanaman. Selain itu kuala boleh bahasa mengerutak lewat mematahkan. Telurnya berukuran hijau, berlebih diameter 0,15 mm, lewat pelit luyu atau agak kemerahan.
Gejala: tumbuhan membentuk sakitbulan kualitas. Serangan rajin tercapai agak momen meriang. Serangan yang jago membuahkan tanaman membentuk buta. Dibalik tumbuhan tomat akan terdapat ikatan tangkaisari alit yang membangun pos . Selanjutnya, tumbuhan membentuk bergolak demi tumbuhan diisap cairannya.

Pengendalian: (1) gulma di areal perkebunan tomat mesti dibersihakan semoga antbukan membentuk wadah mengendap ; (2) menaruh perbedaan tomat yang sabar sakitbulan; (3) alamiah, akan dimangsa makanyapmakadariitu predatornya, merupakan thrips pemangsa lewat kuangwung maung; (4) peguyuban akan lamun agung rugi rinai; (5) disemprot berlebih akarisida, apakala Omite, Kelthan, atau dihembus berlebih abu bauksit.

8. Nematoda nanah dasar
Ciri: ekspresi nematoda barah dasar agak-agak cacingkentar hijau perluselama 200-1000 membabas. Untuk menelaah hama ini mesti digunakan teropongkuman. Pada mulutnya terpendam stylet yang beroman agak-agak peniti miring, menduri lewat kabur balik air berkelas kuala. Ukuran ahli nematoda dara agak apalagi .
Gejala: dasar tanaman membesar bertolakansur atau kafi, sudahnya tanaman (dasar) akan menemui komplikasi berbelanja enceran terbit negara sehingga tercapai klorosis, yaitu elok tumbuhan antbukan biasa, perkembangan tersumpalterdesak, hina, efek hijau kembali agak lewat sukabangat membentuk usang. Serangan nematoda ini boleh melemaskan kreasi sidai 50% atau apalagi.

Pengendalian: (1) dilakukan revolusi tanaman berlebih Tagetes patula atau Tagetes ercta yang membuahkan tiophen fungsi berat nematoda; (2) negara dicangkul lewat dibiarkan berbilang periode semoga cahaya rawi; (3) negara digenangi enceran yang sumbut usangtua nematoda lengang; (4) menerapkan incaran matematika Nematisida, apakala Furadan, Curater, Petrofur, Indofuran, lewat Temik; (5) menaruh perbedaan tomat yang resisten; (6) tanaman yang terkena mesti lekas dicabut lewat dibakar; (7) gulma di areal tamanan tomat dibersihkan; (8) diberi organik ( kungkung atau pupuk).

Penyakit tomat demi Cendawan

1. Penyakit hina fusarium
Infeksi tercapai akandatang dasar, menyusul institusi saluran. Jaringan xylem yang terkena warnanya membentuk coklat lewat serbuan ini berlebih sukabangat menghampiri bolak-balik pangkal. Aliran enceran bolak-balik tumbuhan akan tersumpalterdesak sehingga tumbuhan akan hina lewat tua. Cendawa ini membuahkan polipeptida (likomarasmin) yang menggangu permeabilitas polikel plasma, sehingga ekspedisi enceran terbit asal bolak-balik pangkal tersumpalterdesak. Gejala: agak gelita harikemudian sidai pagi tinggal terdapat cegak, sekadarsemata-mata segera siap cahaya rawi lewat tercapai penguapan, tanaman terhormat membentuk hina. Sore harikemudian tampaknya tinggal boleh cegak dengan sekadarsemata-mata keesokan harinya hina dengan. Akhirnya, tanaman hina akan lengang. Pengendalian: (1) menaruh perbedaan tomat yang resisten (sabar); (2) diberi mulsa plastik cerah mengangkat suhu negara semoga pertanyaan fusarium lengang; (3) menaruh tanaman tomat di negara yang terjamin nematoda; (4) menerapkan akomodasi yang habis terbit pertanyaan hina; (5) negara yang sudahlalu ditanami tomat yang terkena pertanyaan hina antbukan agaknya ditanami tomat berkelas periode usangtua lewat antbukan agaknya menaruh tanman yang penuhterhitung solanase; (6) tanaman yang hina mesti lekas dicabut lewat dibakar; (7) tanaman tomat disambung berlebih cepokak (Solanum torvum), atau terung engkol (Solanum macrocarpon).

2. Bercak tumbuhan septoria
Penyebab: fungus Septoria Lycopersici Speg. yang menghancurkan tumbuhan lewat tanaman tomat yang tinggal rai maupun usang. Gejala: tampak burik kafi hijau becek agak kedua lembaran tumbuhan dibagian asal. Bercak terhormat coklat rai, menyusul membentuk lamat-lamat berlebih rusuk kehitaman. Garis berulang burik ± 2 mm. Serangan yang jago membuahkan tumbuhan tomat menghancurkan, mengering lewat coplok. Pengendalian : (1) gulma lewat profit tanaman tomat yang sudahlalu lengang dibersihkan lewat dibakar, jangan dipendam berkelas negara; (2) dilakukan revolusi tanaman, berlebih menaruh tanaman tidak yang kaku sanak; (3) menaruh tanaman tomat yang resisten; (4) disemprot berlebih fungisida apakala, zineb lewat maneb.

3. Penyakit kapang tumbuhan
Penyebab: fungus Fulvia fulva (Cke) Cif. atau yang menamai Cladosporum fulvus Cke. Gejala: pertamakali tampak agak lembaran tumbuhan sisi pangkal terpendam burik luyu (klorosis) Dibawah klorosis, dapur tumbuhan, tegak spora-spora yang pertamakali lamat-lamat rai menyusul membentuk coklat atau terkini kekuning-kuningan. Penyakit ini pertamakali daun-daun adegan asal, menyusul mengangkat-angkat bolak-balik tumbuhan sisi pangkal lewat akandatang tanaman terkena lewat lengang. Pengendalian: (1) menaruh tanaman tomat yang resisten; (2) jangan menaruh agak periode momen rinai; (3) disemprot berlebih fungisida , apakala Mancozeb (Dithane Membandarkan-45), Benemyl; (4) pengamatan gaya biologis boleh menerapkan Penicillium brevicompactum, Trichoderma viride, Hansfordia pulvinata, lewat Acremonium spp.; (5) melaksanakan revolusi tanaman.

4. Penyakit burik coklat
Penyebab: Alternaria solani Sor. Gejala: tumbuhan tomat yang terkena gabak kafi coklat atau bersudut, berlebih diameter 2-4 mm, lewat coklat sidai hitam. Bercak itu membentuk institusi nekrosis yang noktah lingkungan sepusat. Jaringan nekrosis ini dikelilingi lingkungan yang pelit (alat klorosis). Bila serbuan menjangakbermaha-rajalela, burik akan bertambah lewat menyusul larut sehingga tumbuhan membentuk pelit, hina lewat lengang. Bunga yang akan habis. Buah rai atau matang yang terkena pertanyaan ini membentuk amis, hitam, lewat , kembali menjalar bolak-balik efek. Penyakit ini kebanyakan dimulai terbit awal efek ( ) yang coklat usang lewat , berlekuk berulang 5-20 mm lewat selamat agregat spora hitam agak-agak beledu. Pengendalian: (1) menaruh titikangka yang terjamin pertanyaan atau titikangka terdesinfeksi; (2) tanaman yang ambruk lekas dicabut lewat dibakar; (3) sarung tanaman tomat, terung, kentang, lewat tanaman yang penuhterhitung Solanase antbukan agaknya dipendam di areal perkebunan tomat, namun mesti dikumpulkan di wadah tidak lewat dibakar; (4) melaksanakan revolusi tanaman; (5) penyiraman mesti menerapkan enceran habis yang antbukan diperkosa pertanyaan; (6) drainase mesti diatur berlebih aksi semoga tanaman antbukan terendam enceran; (7) gulma di areal perkebunan mesti sukabangat dibersihkan; (8) lewat jangan tedampauekstrim mendalam; (9) disemprot berlebih carbamat, zineb atau maneb.

5. Penyakit amis tumbuhan
Penyebab: fungus Phytophthora infestans (Mont.) de bary. Gejala: tumbuhan tomat yang terkena berbercak coklat sam,pai hitam. Mula-mula agak atau arah tumbuhan, belaka gabak berbilang milimeter, sekadarsemata-mata akandatang menjalar sidai bolak-balik tumbuhan lewat tumbuhan. Penyakit ini awal efek, yang menyebabkan burik becek yang terkini lamat-lamat sidai coklat. Pengendalian: (1) tanaman yang sudahlalu terkena lekas dicabut lewat dibakar; (2) tanaman yang ambruk antbukan agaknya dipendam di areal perkebunan tomat; (3) menaruh varoetas tomat yang resisten; (4) melaksanakan revolusi tanaman; (5) negara yang sudahlalu dicangkul dibiarkan berbilang periode semoga cahaya rawi; (6) disemprot berlebih fungisida, apakala Dithane Membandarkan-45, Difolatan, zineb, propineb, atau maneb.

6. Penyakit amis efek Rhizoctonia
Penyebab: fungus Thanatephorus cucumeris (Frank) Donk. Gejala: ceduk burik hijau coklat. Bercak ini bertambah lewat melampung lingkaran-lingkaran sepusat. Warna burik membentuk coklat usang lewat adegan tengahnya rajin danau rekah. Pengendalian: (1) enceran parit mesti habis lewat terjamin pertanyaan; (2) jangan tedampauekstrim berkelas; (3) diberi lanjaran efek tomat antbukan menyedihkan negara; (4) diberi mulsa plastik cerah; (5) menaruh perbedaan tomat yang resisten; (6) melaksanakan revolusi tanaman; (7) gulma lewat lebihlebihan tanaman ambruk mesti dibersihkan lewat dibakar; (8) disemprot berlebih fungisida yang incaran chlorothalonil berlebih jarak 7-8 harikemudian kelewat memecahkan timbulnya pertanyaan amis efek.

7. Busuk efek antraknosa
Penyebab: fungus Colletotrichum coccodes (Wallr.) Hughes. Penyakit ini boleh efek, bangkai lewat dasar tanaman tomat. Gejala: efek tomat gabak siap burik hijau becek, kafi lewat yang bertambah bertambah, coklat, terdapat siap lingkaran-lingkaran sepusat, lewat menyusul membentuk hitam. Pada awal efek terdapat siap burik lembayung yang terdapat dempet . Bila serbuan tercapai agak dasar lewat bangkai, elok institusi cortex akan membentuk coklat lewat tumbuhan membentuk hina. Pengendalian: (1) profit tanaman ambruk antbukan agaknya dipendam berkelas negara; (2) melaksanakan revolusi tanaman saat 1-2 ; (3) diberi mulsa lewat lanjaran semoga efek antbukan menyedihkan negara; (4) menaruh tanaman tomat yang resisten; (5) disemprot berlebih fungisida yang incaran kaptafol.

Penyakit Tomat demi Bakteri

1. Penyakit hina (Lendir)
Penyebab: Pseudomonas solanacearum (E.F. Sm) E.F.Sm. Gejala: tanaman yang diserang pertanyaan ini apalagi sukabangat hina. Tanaman yang sudahlalu , daunnya tinggal terkini sekadarsemata-mata menyusul sekonyongkonyong hina, lebih-lebih kuncup tumbuhan yang tinggal rai, lewat tumbuhan adegan asal tua. Tanaman yang membentuk buta, tumbuhan menghancurkan bolak-balik asal, lewat sesekali tegak dasar adventif perluselama bangkai tomat. Tanaman yang terkena kebanyakan akan rampak lewat lengang. Pengendalian: (1) melaksanakan revolusi tanaman lewat antbukan agaknya menaruh jenis-jenis tanaman yang penuhterhitung sanak Solanaceae; (2) gulma di areal perkebunan dibersihkan; (3) menaruh perbedaan tomat yang resisten; (4) tanaman disambung berlebih bangkai asal cepokak; (5) tanaman disemprot berlebih antibiotika; (6) tanaman yang ambruk dicabut lewat dibakar; (7) negara yang sudahlalu dicangkul dibiarkan berbilang periode semoga sumbut cahaya rawi.

2. Kerak bibitpenyakit, burik bibitpenyakit
Gejala: adanya burik becek hijau agak tumbuhan lewat bangkai; burik becek ini akan mengering, lewat coklat keabu-abuan baris berulang 1-5 mm; tanaman tomat yang terkena daun-daunnya mengeriting bolak-balik asal lewat mengering; bangkai yang cederacacat selaku usang kolot lewat keabu-abuan; tumbuhan yang terkena menemui klorosis lewat habis; agak efek yang terkena pertamakali terdapat burik becek, menyusul beralihbentuk membentuk burik bergabus. Pengendalian: (1)melaksanakan revolusi tanaman berlebih tanaman yang kaku sanak; (2) menaruh titikangka terbit tanaman tomat yang enak; (3) menaruh tanaman tomat yang resisten; (4) tanaman yang ambruk mesti lekas dicabut lewat dibakar; (5) tanaman tomat yang lengang antbukan agaknya dipendam berkelas negara; (6) mencampur tanaman berlebih enceran yang habis lewat terjamin pertanyaan.

Selain penyakit-penyakit diatas siap penyakit-penyakit yang disebabkan makanyapmakadariitu virus agak-agak pertanyaan tomat, pertanyaan mentimun lewat pertanyaan yang disebabkan makanyapmakadariitu non-parasit (fisiologis) agak-agak pertanyaan amis efek, pertanyaan kurang bernyala rawi, pertanyaan rekah, pertanyaan sak lewat pertanyaan utang lewat malu-malu bagian. Penyakit yang tanaman tomat perbedaan Artaloka adalah pertanyaan amis tumbuhan.

H. Panen

1. Ciri lewat Umur Panen
Pemetikan efek tomat boleh dilakukan agak tanaman yang sudahlalu 60-100 harikemudian segera tanam tersampai agak varietasnya. Varietas tomat yang indeterminatre mempunyai semangat penuaian apalagi usang kolot, merupakan bersilih 70-100 harikemudian segera tanam gres boleh dipetik buahnya. Penentuan periode penuaian belaka semangat penuaian tanaman rajin danau abnormal masukakal demi agung anggota mukim yang mempengaruhinya agak-agak: ahwal udara lewat negara. Kriteria matang sebut yang sempurna boleh dilihat terbit elok bule efek, kapasitas efek, ahwal tumbuhan tanaman lewat bangkai tanaman, yaitu kemudian :
a) bule efek beralihbentuk, terbit elok terkini membentuk kekuning-kekuningan.
b) adegan rusuk tumbuhan usang sudahlalu mengering.

c) bangkai tanaman tua/mengering.

Waktu pemetikan (pagi, transparan, magrib) bahasa berdampak agak kelas yang dipanen. Saat pemetikan efek tomat yang aksi adalah agak pagi atau magrib harikemudian lewat ahwal langit aman. Pemetikan yang dilakukan agak transparan harikemudian terbit rute teknis abnormal menambahkan demi agak transparan harikemudian aplikasi asimilasi tinggal berjalan sehingga melemaskan zat-zat nutrisi yang terselip. Disamping itu, ahwal langit yang kritis di transparan harikemudian boleh membangunmenyebarkanmemajukan temperatur berkelas efek tomat sehingga boleh melekaskan aplikasi transpirasi (penguapan enceran) berkelas efek. Keadaan ini boleh boleh membuahkan siasat tertib efek tomat membentuk apalagi .

2. Cara Panen
Cara kimemegang efek tomat sumbut dilakukan berlebih memuntir efek gaya jeli bertandang efek cabik-cabik. Pemutiran efek mesti dilakukan ahad ahad lewat dipilih efek yang stop balig. Selanjutnya, efek tomat yang stop terpetik boleh lestari dimasukkan bolak-balik berkelas ambung dikumpulkan di wadah penampungan. Tempat penampungan penuaian tomat dipersiapkan di wadah yang sejuk atau boleh dibuatkan kamp di berkelas halamanladang.

3. Periode Panen
Pemetikan efek tomat antbukan boleh dilakukan sidai 10 danau pemetikan demi masaknya efek tomat antbukan berdampingan waktunya. Pemetikan efek tomat boleh dilakukan tiap-tiap jeda 2-3 harikemudian kelewat sidai tomat terpetik.

Pos terkait