Berikut 5 Risiko Trading di Exchanger Kripto Tidak Berizin

Berikut 5 Risiko Trading di Exchanger Kripto Tidak Berizin

P-mediaBerikut 5 Risiko Trading di Exchanger Kripto Tidak Berizin. Memiliki exchanger kripto tidak berizin mungkin terdengar mengganggu, tetapi ada 5 risiko besar yang wajib diwaspadai. Apa sajakah itu?

Ketika ini sudah ada banyak exchanger kripto yang beroperasi di Indonesia. Ini tentu menjadi kabar positif untuk para trader sebab kian meningkatkan perdagangan aset kripto.

Bacaan Lainnya

Selain itu, trader juga akan lebih leluasa dalam memilih exchanger kripto sesuai kriteria yang diinginkan.

Salah satu kriteria penting yang perlu diperhatikan pada ketika memilih exchanger kriptoadalah status regulasi. Di Indonesia, peraturan exchanger kriptoberada di bawah otoritas Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Dengan demikian, ialah wajib bagi perusahaan yang menjalankan aktivitas perdagangan kripto di Indonesia untuk memperoleh izin dan terdaftar di Bappebti sebelumnya.

Baca Juga :

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah ada konsumen kalau trading di exchanger tidak berizin? Lebih menarik untuk memilih exchanger kripto mirip itu sebab pilihannya mampu lebih luas dan tidak ada kekangan dari regulasi?

Risiko Keamanan Dana

Salah satu risiko fatal yang mungkin akan dihadapi pada ketika trading di exchanger kripto yang tidak memiliki izin ialah seputar keamanan dana.

Lazimnya, badan-badan regulator akan menyelidiki persoalan ini guna menghindari para trader kripto dari tindakan-tindakan curang exchanger.

Sudah banyak kasus exchanger scam yang menghilangkan saldo kripto klien-kliennya. Kalau diperhatikan, exchanger-exchanger scam tersebut memiliki ciri yang sama, yaitu tidak memiliki izin Pengaturan dari badan otoritas yang kredibel. Selain itu, lokasi perusahaan mereka juga berada di pulau-pulau terpencil.

Ini ialah cara yang rupawan untuk menerima uang dengan cara yang mudah dan cepat untuk menerima uang dengan cara yang mudah.

Situs Diblokir

Risiko selanjutnya yang juga akan kerap dialami kalau trader nekat melakukan transaksi di exchanger kripto ilegal ialah kendaraan akses ke situs exchanger.

Hal ini memang lumrah, sebab situs exchanger kripto yang tidak memenuhi syarat peraturan dari Bappebti akan diblokir oleh pemerintah Indonesia.

Ini ialah salah satu cara yang paling efektif untuk menerima keuntungan dari situs ini. Selain itu, ada juga efek samping lain berupa gagal konek ke situs, atau website yang dibuka membutuhkan waktu sangat lama sampai akhirnya muncul tampilan “situs tidak dapat ditangkap”. Sehingga, untuk membuka situs tersebut diperlukan cara-cara khusus.

Manipulasi Chart

Kalau Anda tertarik dengan produk ini, jangan ragu untuk menghubungi kami.Mirip yang telah diketahui, salah satu teknik trading paling efisien di market kripto ialah analisis candlestick atau price action.

Namun, bagaimana caranya jika ternyata chart sengaja dimanipulasikan oleh exchanger kripto scam? Tentu hal mirip itu akan sangat merugikan.

Dengan chart yang sudah dimanipulasi, tentu sehebat apapun analisa yang digunakan tidak akan berkhasiat. Tujuan exchanger scam mengendalikan chart ialah untuk keuntungan mereka sendiri.

Oleh sebab itu, untuk mengetahui kejadian tersebut, akan jauh lebih baik kalau trader memilih trading di platform exchanger kripto yang sudah teregulasi dengan terang.

Exchanger Terpercaya Indonesia

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa penukar panas dapat menyebabkan kerugian yang lebih besar.

Mirip yang dirilis dari Konteksan, ketika ini hanya ada 25 exchanger kripto yang memenuhi persyaratan dari Bappebti untuk beroperasi di Indonesia. Beberapa diantaranya mirip Tokocrypto, Indodax, Rekeningku, Digitalexchange, Pintu, dll.

Tidak hanya diblokir, Bappebti juga menegaskan bahwa exchanger kriptoilegal juga akan diberlakukan sanksi sesuai aturan perbaikan Nomor 3 Tahun 2020 perihal Perubahan Ketiga Atas Peraturan Bappebti No. 5 Tahun 2019.

Hal itu berlaku dengan Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik aset Kripto di Bursa Berjangka. Jadi, exchanger resmi yang beroperasi dan terpercaya otoritas nantinya akan menghadapi tuntutan hukum.

Berhenti Berburu

Risiko selanjutnya yang mungkin ditemukan pada ketika trading di kriptoilegal ialah bersamaan dengan para stop loss hunter.

Singkatnya, Stop Hunting adalah salah satu permainan pasar yang dirancang dilakukan oleh para whale untuk mendukung harga ke arah yang mereka inginkan.

Skema mirip ini sepintas seperti Pump and Dump yang membuat aset kripto tertentu melonjak secara dramatis dalam waktu singkat.

Lazimnya, Stop Hunting biasanya terjadi pada exchanger kripto abal-abal yang lebih banyak melisting koin-koin micin sehingga mudah untuk dimanipulasikan.

Di Indonesia sendiri, listing koin pada exchanger Resmi Terbesar cukup ketat. Koin-koin yang tersedia di exchanger resmi Indonesia adalah koin-koin yang sudah terang.

Dengan demikian, regulasi yang mengawasi exchanger resmi di Indonesia tentu akan sangat membantu trader terhadap aktivitas stop hunting dari para Whale kripto.

Baca Juga :  Si Jahat Lite Linktree Yandex Video Bokeh Apk Download 2022