Game Kompilasi ‘Record of Lodoss War Chronicle’ Akan Diluncurkan Pada 31 Agustus 2022

Pengguna dapat menyesuaikan ukuran dan geometri area bermain mereka dengan headset PlayStation VR2 dan pengontrol PlayStation VR2 Sense, mirip yang terlihat pada gambar di atas. Kamera depan yang terpasang di headset PS VR2 akan memindai lingkungan, sedangkan pengontrol Sense PS VR2 akan memungkinkan pengguna untuk membentuk area permainan. Ketika menggunakan periferal selama bermain game, pemain akan diberi tahu kalau mereka mendekati batas yang telah ditentukan di area bermain mereka.

Kamera headset yang menghadap ke depan juga akan memungkinkan pengguna untuk “melihat melalui” headset dengan menekan tombol pada headset atau mengetuk Kartu di layar di Sentra Kontrol. Ini akan memungkinkan pengguna untuk beralih dengan cepat antara melihat materi di headset dan mengamati sekeliling mereka. Nir ada fungsi perekaman pada kamera.

Bacaan Lainnya

Sistem ini juga dapat berinteraksi dengan PlayStation 5 HD Camera untuk merekam cuplikan gameplay.

Di headset, pemain juga dapat memilih antara Mode VR dan Mode Sinematik. Dalam Mode VR, headset akan menampilkan HDR 4000×2040 (2000×2040 per mata) pada kecepatan bingkai 90Hz/120Hz. Dalam Mode Sinematik, tutup kepala menampilkan layar bioskop virtual di antarmuka pengguna konsol serta semua konten non-VR. Layar bioskop virtual akan menampilkan materi HDR 1080p (1920 x 1080) pada 24 frame per detik, atau 60 Hz/120 Hz.

Headset PS VR2 baru menampilkan bentuk “orb” yang sama dengan pengontrol Sense PS VR2, yang pertanda perspektif 360 derajat pemain di dunia realitas virtual. Secara umum, headset menekankan pada kebulatan sebab ditujukan untuk interaksi insan yang berkelanjutan. Headset sekarang mencakup tombol penyesuaian lensa, desain yang lebih tipis, dan pengurangan berat yang sederhana.

Baca Juga :  Link 164.68 127 25 Full Bokeh Indonesia No Sensor

 

Headset PS VR2 ialah versi terbaru dari headset PS 4 PS VR. Headset akan dapat menghasilkan konten HDR 4K pada setiap layar OLED pada resolusi 2000×2040 pada 90/120hz per mata, dengan bidang pandang 110 derajat. Selain itu, ia akan menampilkan pelacakan luar-dalam untuk headset dan pengontrol, pelacakan mata, dan audio 3D. Headset PS VR2 dan pengontrol PS VR2 Sense keduanya akan menawarkan umpan balik haptic.

Headset PS VR pertama dirilis pada Oktober 2016. Shhei Yoshida, presiden Sony Computer Entertainment Worldwide Studios, meluncurkan headgear di Game Developers Conference (GDC) pada 2014, kemudian Sony mengumumkan edisi revisi headset di GDC pada Maret 2015.

Source: ANN

Puncak-Media.Com