Mau Cuan dari Nilai Investasi Unit Link? Perhatikan Hal Ini

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Poly masyarakat yang masih memandang sebelah mata produk asuransi unit link. Padahal, asuransi unit link adalah produk yang menarik sebab memiliki dua manfaat dalam satu polis, yakni menawarkan perlindungan terhadap risiko jiwa dan juga memiliki manfaat investasi.

Terlebih asuransi unit link dapat membawa manfaat apabila nasabah memahami fitur produk ini dan cermat dalam memilih perusahaan asuransi jiwa.

Bacaan Lainnya

Ekonom Center of Reform Economic (CORE) Pieter Abdullah mengatakan, dalam memilih produk asuransi unit link, nasabah mampu mempertimbangkan terlebih dahulu perusahaan yang membuat dan mengeluarkan produk tersebut.

Menurut dia, saat ingin menerima produk asuransi unit link yang aman, nasabah dapat memilih produk yang dikeluarkan perusahaan milik negara atau swasta yang terpercaya.

“Asuransi bonafide biasanya yang termasuk di dalam perusahaan internasional. Kan dari mana-mana, ada di Amerika Serikat, ada di Jepang, ada di Indonesia. Berarti back up perusahaan cukup kuat,” ungkap Pieter dalam Podcast Cuap Cuap Cuan puncak-media.com Indonesia beberapa waktu lalu.

Tips selanjutnya ialah memahami produk asuransi tersebut yakni apakah produk tersebut sudah sesuai dengan tujuan nasabah. Oleh sebab itu, nasabah perlu memahami baik-baik mengenai produk asuransi unit link yang akan dibeli.

“Dan untuk itu agar kita bisa meyakini matching tujuan dan produknya, baca. Cari referensi. Sekarang informasi bisa didapat di mana-mana,” tegas Pieter.

Setelah mencari banyak sekali berita mengenai produk unitlink dan membaca banyak sekali referensi, lanjut dia, calon nasabah mampu melakukan konfirmasi kepada tim penjual produk. Terutama ketika akan menerima polis unit link.

Baca Juga :  Baru Rilis, Film Pengabdi Setan 2 Ditonton 500 Ribu Penonton

“Ulangi antara keterangan sales dari asuransi dengan pada waktu kita menandatangani polis. Seringkali yang terjadi keterangan sales dan polis berbeda. Bukan karena penipuan, tapi ini masalah interpretasi,” terang dia.

Namun, lanjut Pieter, hal penting yang harus dipahami masyarakat ialah unit link adalah produk asuransi, bukan produk investasi. Sehingga unit link terang tidak mampu dikatakan sebagai produk investasi, apalagi dijadikan sebagai diversifikasi. Ia berpendapat kalau niatnya hendak investasi, maka harus memiliki produk yang murni untuk investasi.

Unit link dikatakan Pieter umumnya termasuk produk asuransi yang jangka panjang dan harus sudah diperhitungkan dengan saksama.

“Kita mengambil asuransi ada tujuannya dan sudah ada kemampuan untuk membayarnya, jangan sampai karena ini investasi dan kita tidak mampu menjalani sesuai dengan masa waktunya,” terangnya.

Adapun yang harus dipahami ialah selain aspek asuransi juga ada aspek investasinya. Untuk investasi, pengguna harus tahu kemana dana diinvestasikan, sehingga pengguna mengetahui risikonya.

“Jadi, uang kita akan ditaruh dimana dan risikonya berapa harus kita pahami. Risiko sesuai dengan imbal hasil, kalau risiko tinggi cuannya bisa kita harapkan tinggi. Jangan sampai kita berpikirnya risiko rendah tapi cuan tinggi,” pungkas Pieter. 

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Mau Rekreasi di Trend Liburan? Ingat Asuransi Kecelakaan

(dpu/dpu)


sumber : cnbcindonesia.com