Tips Merawat Baterai Lithium-ion di All New Ertiga Hybrid

AKURAT.CO PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan salah satu keunggulan yang dibawa All New Ertiga Hybrid ialah kemampuannya dalam meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar. Hal tersebut didapat sebab kendaraan beroda empat tersebut menggunakan teknologi Suzuki Smart Hybrid.

Suzuki Smart Hybrid adalah teknologi elektrifikasi yang terdiri dari beberapa komponen. Salah satu komponen utamanya ialah baterai Lithium-ion.

Bacaan Lainnya

Meski komponen tersebut bebas perawatan, namun Suzuki menawarkan edukasi dan berita ringan perihal baterai Lithium-ion kepada konsumen agar performa dan daya tahan baterai tetap terjaga dan bekerja maksimal.

baca juga:

ast. Kepada Service Dept. Head PT SIS, Hariadi mengatakan, sebagai salah satu komponen vital pada All New Ertiga Hybrid, baterai Lithium-ion memerlukan pemeriksaan ringan dengan mengikuti anjuran pemakaian agar masa pakai dan umur baterai tetap terjaga dengan baik.

Menurutnya, pengecekan baterai Lithium-ion mampu dilakukan dengan mudah dan mampu bersamaan dengan perawatan rutin baterai dan komponen kendaraan lainnya.

“Untuk memudahkan konsumen, bengkel resmi Suzuki akan melakukan pengecekan bersamaan dengan masa servis kendaraan secara rutin,” kata Hariadi, melalui siaran pers yang diterima Seksama.co, Jumat (1/7).

Ia menambahkan, untuk menawarkan kepercayaan dan ketenangan kepada konsumen, perusahaan juga menawarkan masa garansi yang panjang untuk baterai Lithium-ion, yaitu 5 tahun atau 100.000 km.

Baterai Lithium-ion pada All New Ertiga Hybrid bisa menyediakan listrik untuk komponen dan fitur elektronik, sehingga dapat meringankan beban kerja mesin sekaligus meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang yang lebih baik.

Baca Juga :  Tempat Wisata di Bojonegoro Jatim

Perannya penting dan membantu terutama ketika Engine Auto Start-Stop aktif. Untuk meningkatkan faktor keamanan, baterai Lithium-ion juga dilengkapi dengan wadah kedap udara, sehingga membuat baterai aman dari kotoran dan cipratan air.

Hariadi menjelaskan cara paling mudah untuk mengecek terlebih dahulu ialah memastikan sisa kapasitas baterai selalu mencukupi atau penuh, dengan melihat indikator baterai pada MID (Multi Information Display).

Kalau kapasitas baterai berkurang atau berkurang, konsumen disarankan untuk mengisi ulang baterai dengan cara deselerasi regeneratif ketika berkendara atau secara rutin menghidupkan mesin kalau kendaraan beroda empat jarang digunakan.

Hal ini dikarenakan daya baterai yang tersisa dapat berkurang secara bertahap ketika kendaraan beroda empat tidak digunakan dan dipengaruhi oleh faktor eksternal, mirip suhu udara dan lain-lain.

Selanjutnya, konsumen juga dapat memastikan untuk selalu mengikuti rekomendasi sesuai dengan manual perawatan kendaraan dari Suzuki Indonesia agar kendaraan beroda empat tetap aman dan dalam kondisi prima.

Selain itu, konsumen juga harus menghindari modifikasi komponen kelistrikan yang tidak sesuai yang dapat menyebabkan kerusakan, dilarang melepas baterai Lithium-ion sendiri tanpa mekanik resmi Suzuki, menghindari menerobos banjir, menghindari suhu di bawah -20°C dan di atas 140° C. , jauhkan baterai dari jangkauan anak-anak, jangan cuci baterai dengan cairan apa pun, dan kembalikan limbah baterai Lithium-ion ke bengkel resmi.

“Untuk mengoptimalkan daya tahan baterai pada komponen Suzuki Smart Hybrid, kami menghimbau kepada konsumen untuk mengikuti anjuran perawatan yang tertuang dalam manual perawatan kendaraan,” kata Hariadi.

Selain untuk menjaga masa pakai yang lama, pemeriksaan juga penting untuk menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman dan aman bagi All New Ertiga Hybrid.

“Pastikan untuk selalu melakukan perawatan dan penggantian komponen di bengkel resmi Suzuki terdekat untuk mendapatkan suku cadang asli dan penanganan yang prima oleh ahlinya,” pungkas Hariadi.

Baca Juga :  Suka Mencampur Makanan, Ini 6 Kebiasaan Unik Orang Finlandia