Berapakah besar sudut yang tidak diketahui pada bangun diatas

Dalam geometri, sudut ialah Puncak-media.com antara 2 sinar (atau segmen garis) dengan titik ujung yang sama (alias verteks). Cara paling umum untuk mengukur sudut ialah menggunakan satuan derajat, dan satu bundar penuh memiliki sudut 360 derajat. Anda mampu menghitung besar satu sudut dalam suatu poligon kalau mengetahui bentuk segi banyak tersebut dan besar sudut-sudut lainnya, atau dalam kasus segitiga siku-siku, kalau Anda mengetahui panjang dua sisinya. Sebagai tambahan, Anda mampu mengukur sudut menggunakan busur atau menghitungnya memakai kalkulator grafik.

  1. 1

    Bacaan Lainnya

    Hitung jumlah sisi dalam poligon. Untuk mampu menghitung besar sudut interior poligon, pertama-tama Anda perlu menentukan banyaknya sisi yang dimiliki poligon tersebut. Ketahui bahwa jumlah sisi poligon sama dengan jumlah sudutnya.[1] X Teliti sumber Kunjungi sumber

    • Sebagai contoh, segitiga memiliki 3 sisi dan 3 sudut interior, sementara persegi memiliki 4 sisi dan 4 sudut interior.
  2. 2

    Temukan besar total semua sudut interior poligon. Rumus untuk menemukan ukuran total semua sudut dalam poligon ialah: (n – 2) x 180. Dalam kasus ini, n ialah jumlah sisi yang dimiliki poligon. Total ukuran sudut dalam beberapa poligon umum ialah sebagai berikut:[2] X Teliti sumber Kunjungi sumber

    • Total sudut dalam segitiga (poligon bersisi 3) ialah 180 derajat.
    • Total sudut dalam segiempat (poligon bersisi 4) ialah 360 derajat.
    • Total sudut dalam segilima (poligon bersisi 5) ialah 540 derajat.
    • Total sudut dalam segienam (poligon bersisi 6) ialah 720 derajat.
    • Total sudut dalam segitiga (poligon bersisi 7) ialah 1080 derajat.
  3. 3

    Bagikan ukuran sudut total dari semua poligon teratur dengan jumlah sudutnya. Poligon teratur ialah poligon yang panjang semua sisinya sama sehingga semua besar sudutnya pun sama. Sebagai contoh, besar setiap sudut dalam segitiga sama sisi ialah 180 ÷ 3, atau 60 derajat, dan besar setiap sudut dalam persegi ialah 360 ÷ 4, atau 90 derajat.[3] X Teliti sumber Kunjungi sumber

    • Segitiga sama sisi dan persegi ialah contoh poligon teratur, sementara Pentagon di Washington, D.C., Amerika Perkumpulan, ialah contoh segilima teratur, dan rambu berhenti ialah contoh oktagon/segidelapan teratur.
  4. 4

    Kurangkan besar total sudut poligon dengan jumlah semua sudut yang diketahui untuk mencari besar sudut di poligon tidak teratur. Jika poligon tidak memiliki panjang sisi dan besar sudut yang sama, Anda hanya perlu menjumlahkan semua sudut yang diketahui dalam poligon tersebut. Kemudian, kurangkan total besar sudut poligon terkait dengan jumlah semua sudut yang diketahui untuk menemukan besar sudut yang belum diketahui.[4] X Teliti sumber Kunjungi sumber

    • Sebagai contoh, kalau Anda mengetahui bahwa 4 sudut dalam pentagon masing-masing ialah 80, 100, 120, dan 140 derajat, jumlahkan semuanya untuk memperoleh 440. Kemudian, kurangkan angka tersebut dari total besar sudut sebuah pentagon, yaitu 540 derajat: 540 – 440 = 100 derajat. Jadi, besar sudut yang tersisa ialah 100 derajat.

    Tip: Sebagian poligon memiliki “cara pintas” untuk membantu Anda mengukur sudut yang tidak diketahui. Segitiga sama kaki ialah segitiga yang panjang dua sisinya sama dan memiliki 2 sudut yang besarnya sama. Paralelogram ialah segiempat dengan panjang sisi-sisi berseberangan sama dan memiliki besar sudut-sudut yang berseberangan secara diagonal juga sama.

  1. 1

    Ingat bahwa dalam setiap segitiga siku-siku hanya ada satu sudut yang besarnya sama dengan 90 derajat. Secara definisi, sudut siku-siku selalu memiliki besar sama dengan 90 derajat, bahkan kalau tidak diberi label. Jadi, Anda akan selalu mengetahui besar minimal satu sudut dan mampu menggunakan trigonometri untuk mencari besar kedua sudut lainya.[5] X Teliti sumber Kunjungi sumber

  2. 2

    Ukur panjang dua sisi segitiga. Sisi terpanjang segitiga disebut “hipotenusa.” Sisi “samping” ialah sisi yang berada di sebelah sudut yang ingin dicari besarnya. Sisi “depan” ialah sisi yang berada di depan sudut yang dicari. Ukur kedua sisi ini sehingga Anda mampu menentukan ukuran sudut yang tersisa dalam segitiga.[6] X Teliti sumber Kunjungi sumber

    Tip: Anda mampu menggunakan kalkulator grafik untuk menyelesaikan persamaan atau mencari tabel daring yang mendaftarkan nilai-nilai beragam sinus, cosinus, dan tangen.

  3. 3

    Gunakan fungsi sinus kalau Anda mengetahui panjang sisi depan dan hipotenusa. Masukkan angka ke persamaan: sinus (x) = depan ÷ hipotenusa. Katakan panjang sisi depan ialah 5 dan panjang hipotenusa ialah 10. Bagikan 5 dengan 10, yaitu sama dengan 0,5. Sekarang Anda mengetahui bahwa sinus (x) = 0,5 yaitu sama dengan x = sinus-1 (0,5).[7] X Teliti sumber Kunjungi sumber

    • Jika Anda memiliki kalkulator grafik, cukup tikkan 0,5 dan tekan sinus-1. Kalau Anda tidak memiliki kalkulator grafik, gunakan bagan daring untuk menemukan nilainya. Anda akan menemukan bahwa x = 30 derajat
  4. 4

    Gunakan fungsi cosinus kalau mengetahui panjang sisi samping dan hipotenusa. Untuk soal semacam ini, gunakan persamaan: cosinus (x) = sisi samping ÷ hipotenusa. Jika panjang sisi samping ialah 1,666 dan panjang hipotenusa ialah 2,0, bagikan 1,666 dengan 2, yang sama dengan 0,833. Jadi, cosinus (x) = 0,833 atau x = cosinus-1 (0,833).[8] X Teliti sumber Kunjungi sumber

    • Masukkan 0,833 ke kalkulator grafik dan tekan tombol cosinus-1. Jika tidak, carilah di bagan nilai cosinus. Jawabannya ialah 33,6 derajat.
  5. 5

    Gunakan fungsi tangen kalau mengetahui panjang sisi depan dan samping. Persamaan untuk fungsi tangen ialah tangen (x) = depan ÷ samping. Katakan Anda mengetahui panjang sisi depan ialah 75 dan panjang sisi samping ialah 100. Bagikan 75 dengan 100, yaitu 0,75. Adalah, tangen (x) = 0,75, yang sama dengan x = tangen-1 (0,75).[9] X Teliti sumber Kunjungi sumber

    • Cari nilai dalam bagan tangen atau tekan 0,75 pada kalkulator grafik, lalu tangen-1. Nilainya sama dengan 36,9 derajat.
  • Sudut diberi nama berdasarkan besar ukurannya. Mirip yang disebutkan di atas, sudut siku-siku memiliki besar 90 derajat. Sudut yang besarnya kurang dari 90 tetapi lebih dari 0 derajat dinamakan sudut lancip. Sudut yang ukurannya lebih dari 90 derajat dan kurang dari 180 derajat dinamakan sudut tumpul. Sudut dengan besar 180 derajat dinamakan sudut lurus, sementara sudut yang lebih dari 180 derajat dinamakan sudut refleks.
  • Dua sudut yang kalau dijumlahkan menghasilkan 90 derajat dinamakan sudut komplementer (kedua sudut selain sudut siku-siku dalam segitiga siku-siku ialah sudut komplementer). Dua sudut yang kalau ditambahkan berjumlah 180 derajat dinamakan sudut suplementer.

Disusun bersama :

Asisten Profesor Matematika

Artikel ini disusun bersama Mario Banuelos, PhD. Mario Banuelos ialah Asisten Profesor Matematika di California State University, Fresno. Dengan lebih dari delapan tahun pengalaman mengajar, Mario mengkhususkan diri dalam biologi matematika, optimalisasi, model statistik untuk evolusi genom, dan ilmu data. Mario memiliki gelar BA dalam Matematika dari California State University, Fresno, dan Ph.D. dalam Matematika Terapan dari University of California, Merced. Mario pernah mengajar di tingkat sekolah menengah maupun perguruan tinggi. Artikel ini telah dilihat 222.125 kali.

Daftar kategori: Matematika

Halaman ini telah diakses sebanyak 222.125 kali.

Baca Juga :  Salin/Tempel Nama PUBG Keren + Simbol Jepang (Cewe & Cowo)

Pos terkait