Cristiano Ronaldo Memilih 5 Pemain Hebat di Tahun 2015 – Apa yang Terjadi Pada Mereka?

Pada tahun 2015, Cristiano Ronaldo diminta untuk memilih lima pemain yang akan mencapai kehebatan di masa depan.

Dia memilih Martin Odegaard, Neymar, Memphis Depay, Eden Hazard dan Paul Pogba.

Bacaan Lainnya

Tujuh tahun berlalu, kelima pemain tersebut telah melewati jalur yang berbeda namun masih bermain di lima liga top Eropa, termasuk Ronaldo yang kini bermain untuk Manchester United.

Penyerang Real Madrid ketika itu mengatakan (melalui GiveMeSport) perihal kuintet pada tahun 2015:

“Anda melihat banyak pemain dengan potensi. Aku akan menyebut Martin Odegaard dari (Real) Madrid, misalnya.

Di usia 16 tahun, dia masih belia, tapi Anda mampu lihat dia pemain yang sangat rupawan. (Eden) Hazard juga contoh lain, pemain nomor tujuh Manchester United, Memphis Depay, juga rupawan; Paul Pogba dan mungkin Neymar.”

Mari kita lihat bagaimana lima pemain telah bernasib selama bertahun-tahun.

Martin Odegaard

Ia disebut-sebut menjadi superstar semenjak Real Madrid mengontraknya ketika masih remaja.

Gelandang Norwegia, bagaimanapun, membutuhkan pindah dari Santiago Bernabeu untuk menerima pengakuan.

Odegaard pindah ke Arsenal trend panas lalu dan menjadi pemain kunci skuat Mikel Arteta. Dia ditunjuk sebagai kapten Arsenal setelah kepergian Alexandre Lacazette.

ST ALBANS, ENGLAND – JANUARY 27: Arsenal unveil new loan signing Martin Odegaard at London Colney on January 27, 2021 in St Albans, England. (Photo by Stuart MacFarlane/Arsenal FC via Getty Images)

Memphis Depay

Depay bermain untuk Manchester United pada tahun 2015.

Namun, tugasnya di Old Trafford sangat mengecewakan, dan dia kemudian bermain untuk Lyon dan Barcelona. Blaugrana telah secara substansial memperkuat agresi mereka trend panas ini, membawa Raphinha dan Robert Lewandowski.

Depay, sebagai akibatnya, telah tergelincir ke urutan kekuasaan dan mampu pindah lagi trend panas ini.

Baca Juga :  La Liga Masih Menolak Upaya Barcelona untuk Mendaftarkan 5 Pemain Baru

Paul Pogba

Cristiano Ronaldo memilih Paul Pogba sebab kehebatannya saat pemain Prancis itu bermain untuk Juventus pada 2015.

Gelandang berusia 29 tahun itu kembali ke Turin trend panas ini setelah menjalani tugas yang mengecewakan di Manchester United, di mana ia bergabung dengan biaya rekor dunia sebesar £89 juta pada trend panas 2016.

Namun, semuanya tidak berjalan sesuai agenda. untuk Pogba di Old Trafford, sebab ia hanya menawarkan kilasan kecemerlangannya.

Eden Hazard

Eden Hazard, sementara itu, sedang bersenang-senang di Chelsea saat Ronaldo memujinya sebab kehebatannya.

Namun, hal-hal telah menurun baginya semenjak kepindahannya senilai £103,5 juta ke Real Madrid tiga tahun lalu. Dia belum bisa mereplikasi performanya di Chelsea di Santiago Bernabeu, hanya mencetak enam gol, sebab dia terus berjuang melawan cedera dan performa buruk.

Neymar

Ronaldo yang paling dekat dengan prediksinya yang benar ialah Neymar.

Superstar Brasil memiliki mantra yang sangat baik dengan Barcelona dari 2013 sampai 2017, memenangkan treble kontinental pada 2014-15 dan dua gelar La Perserikatan.

Dia pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) dengan biaya rekor dunia sekitar £200 juta.

Namun, Neymar telah bermain up and down di PSG meski bermain bersama Lionel Messi dan Kylian Mbappe semenjak trend lalu.

Dia finis ketiga dalam peringkat Ballon d’Or dua kali dalam karirnya – pada 2015 dan 2017.

LENS, FRANCE – JANUARY 13: Neymar Jr of Paris Saint-Germain looks on during the Champions Trophy match between Paris Saint-Germain and Olympique de Marseille at Stade Bollaert-Delelis on January 13, 2021 in Lens, France. (Photo by Aurelien Meunier – PSG/PSG via Getty Images)

Bagaimana nasib Cristiano Ronaldo semenjak 2015?

Cristiano Ronaldo secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, dan dia masih kuat di usia 37 tahun.

Semenjak 2015, ia telah memenangkan tiga gelar Perserikatan Champions UEFA berturut-turut bersama Real Madrid, yang ditinggalkannya pada 2018 setelah mencetak rekor 450 gol dalam 438 pertandingan di banyak sekali kompetisi.

Baca Juga :  Terapi Nyeri Dada Sebelah Kiri

Ronaldo menikmati tugas tiga trend berbuah di Italia dengan Juventus, mencetak 101 gol dalam tiga trend dan memenangkan dua Serie A dan gelar Coppa Italia.

Trend panas lalu, pemenang Ballon d’Or lima kali itu kembali ke Manchester United dan mencetak gol terbanyak dengan 24 gol di seluruh kompetisi.

sumber sportskeeda

Pos terkait