Kisah Mantan Atlet Bisnis Rendang Jengkol, Ekspor Sampai AS

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Sri Yuliastuti ialah mantan atlet terjun payung mewakili Jawa Barat yang kini sukses menjadi pebisnis. Ia memiliki perjuangan masakan “Rendang Uni Tutie” yang sudah berhasil mengekspor produknya ke Australia dan Amerika. 

Awalnya, Tutie mengaku tidak hobi memasak. Ilham urusan ekonomi muncul sebab Tutie ditantang sahabatnya untuk membuat rendang, mengingat ia ialah orang Minang asli.

Bacaan Lainnya

“Ada teman yang ingin dibikinin rendang, sebagai orang Minang saya ditantang harus membuat rendang. Karena permintaan ibunya teman, saya iyakan dan pertama waktu itu saya masukin media sosial dan selanjutnya saya dapat order,” kata Tutie, dalam program Pejuang Lokal Bangun Bisnis Anti Gentar yang digelar Blibli.com di Grand Indonesia, Jakarta, Senin (15/8/2022). 




Rendang (Pixabay)Foto: Rendang (Pixabay)
Rendang (Pixabay)

Tutie adalah salah satu pejuang lokal Blibli yang dianggap inspiratif dan berkontribusi terhadap kemajuan home industry di Indonesia. Ketika ini, lewat merek Rendang Uni Tutie, dia sudah memproduksi beragam makanan khas Sumatera Barat, mulai dari rendang daging, rendang jengkol, rendang kacang merah, kalio, dan sambalado. 

Lalu, bagaimana usaha Tutie sampai produknya mampu terkenal diseluruh dunia?

Ilmu membuat rendang ia dapatkan secara tidak sengaja. Pada waktu itu, Tutie acapkali membantu ibunya meracik bumbu rendang ketika program keluarga maupun Hari Raya Idul Fitri. Lambat laun, dia dapat memperkirakan sendiri takaran bumbu yang pas.

Bermula dari pesanan sahabat dekat, Tutie mulai mendapatkan banyak pesanan lainnya. Poly pelanggan yang tak mau berpaling dari kelezatan Rendang Uni Tutie. 

Berbicara cita rasa, rendang Sri telah diadaptasi dengan selera dan rasa yang otentik khas Bukit Tinggi. Semua produknya mampu bertahan sampai 2 tahun dalam kemasan.

Untuk mempertahankan cita rasanya, Rendang Uni Tutie hanya menggunakan produk-produk lokal pilihan berkualitas yang diproduksi sesuai dengan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dan standar makanan halal. Rendang Uni Tutie sudah dijual di banyak sekali marketplace, termasuk Blibli, dan berhasil dieskpor ke luar negeri, mulai dari Jerman, Paris, Denmark, Arab Saudi, sampai Maroko. Baru-baru ini, Sri juga menerima permintaan dari Amerika Perkumpulan dan Australia.

Dalam menjalankan urusan ekonomi, Tutie dibantu oleh 5 karyawannya. Mereka bekerja menghasilkan produk rendang bercita rasa tinggi dari sebuah pabrik rumahan di Bogor, Jawa Barat, 

Untuk harga, Rendang Uni Tutie mulai Rp 30 ribu sampai Rp 105 ribu. Soal omzet, Sri mampu mengantongi sampai ratusan juta perbulannya.

[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)


sumber : cnbcindonesia.com

Baca Juga :  X8 Speeder Tanpa Iklan Mod Apk Terbaru 2021 [NO ROOT]

Pos terkait