Korut Tidak Akan Tolerir Tuduhan AS Soal Program Nuklir


loading…

Korut Tidak Akan Tolerir Tuduhan AS Soal Program Nuklir. FOTO/Reuters

PYONGYANG Korea Utara (Korut) memperingatkan bahwa mereka “tidak akan pernah mentolerir” kritik Amerika Perkumpulan (AS) terhadap acara nuklir negara yang terisolasi itu. Pyongyang menyebut Washington sebagai “gerbong proliferasi nuklir” dan mengaku tidak akan membiarkan pelanggaran hak kedaulatannya.

Bacaan Lainnya

Korut telah melakukan uji coba rudal dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini. Para ahli internasional percaya bahwa mereka sedang mempersiapkan uji coba nuklir ketujuh, yang pertama semenjak 2017.

Baca: Kim Jong-un Bilang Korut Siap Perang Versus AS dengan Senjata Nuklir!

Misi tetap Korut untuk PBB mengeluarkan pernyataan pada hari Rabu (3/8/2022), saat para diplomat berkumpul di New York untuk konferensi PBB selama sebulan guna meninjau Perjanjian perihal Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan dalam pertemuan itu, bahwa Korut “terus memperluas program nuklirnya yang melanggar hukum” dan “sedang bersiap untuk melakukan uji coba nuklir ketujuh.”

“Ini adalah puncak dari kesibukan menyalahkan, Amerika Serikat menuduh ‘ancaman nuklir’ seseorang mengingat fakta bahwa itu adalah gembong proliferasi nuklir,” kata Korea Utara dalam pernyataan itu, mirip dikutip dari AFP.

Baca: Korut: Ukraina Tak Berhak Kritik Pengakuan Pyongyang atas Donetsk dan Luhansk

Korut juga mengatakan telah menarik diri dari perjanjian non-proliferasi semenjak lama, jadi tidak ada yang berhak melanggar hak negara untuk membela diri.

“Kami tidak akan pernah mentolerir upaya apa pun oleh AS dan pasukan budaknya untuk menuduh negara kami tanpa alasan dan melanggar hak kedaulatan dan kepentingan nasional kami,” lanjut pernyataan Korut.

Baca Juga :  Arti Mimpi Ayah Meninggal Dunia, Tafsir dan Makna – P-Media

Pekan lalu, pemimpin Korut Kim Jong-un mengatakan, negaranya siap untuk memobilisasi pencegah perang nuklirnya dan melawan setiap bentrokan militer AS.

(esn)

puncak-media.com