Toko Online Terbesar Di Indonesia

Toko Online Terbesar Di Indonesia – Dua perusahaan e-commerce, Tokopedia dan Shopee, bersaing memperebutkan pasar Indonesia. Keduanya memiliki pangsa pasar terbesar dalam hal kunjungan rata-rata per bulan.

Menurut data iPrice, Tokopedia berada di posisi terdepan, dengan rata-rata trafik mencapai 158,1 juta kunjungan per bulan pada kuartal ketiga tahun 2021. Jumlah ini naik 7% dari kuartal sebelumnya dengan 147,8 juta kunjungan.

Toko Online Terbesar Di Indonesia

Sementara itu, Shopee memiliki trafik rata-rata 134,4 juta kunjungan. Jumlah kunjungan meningkat 5,8% dibandingkan triwulan II tahun 2021 sebesar 127 juta kunjungan.

Bacaan Lainnya

Situs Surganya Belanja Online

Bukalapak yang didirikan oleh Ahmad Zaki kemudian berada di posisi ketiga dengan 30,1 juta kunjungan pada kuartal ketiga 2021, naik 2,3% dari kuartal sebelumnya. Saat itu, Lazada memiliki 27,95 juta hits. Jumlah ini naik 1% dari kuartal sebelumnya yang mencapai 27,7 juta kunjungan.

Indonesia merupakan pasar ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Hasil riset Google, Temasek dan Bain & Company memperkirakan total nilai penjualan atau

(GMV) Indonesia mencapai $70 miliar pada tahun 2021. Perkiraan GMV ini akan tumbuh menjadi $146 miliar pada tahun 2025.

Peningkatan perkiraan tersebut didukung oleh tingkat penjualan e-commerce, yang akan mencapai $53 miliar pada tahun 2021 dan diperkirakan akan tumbuh menjadi $104 miliar pada tahun 2025.

Situs E Commerce Terbaik Di Indonesia

Sebuah studi berjudul “e-Conomy SEA 2021: Roaring 20s: The SEA Digital Decade” menunjukkan bahwa hal ini disebabkan oleh para pemasar digital yang semakin paham teknologi. Sebanyak 28% pengecer online di Indonesia mengatakan mereka tidak akan selamat dari pandemi tanpa platform digital.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja melalui halaman kontak kami Budaya belanja online tumbuh secara signifikan di negara kita tercinta ini. Bisa dibilang belanja online bukanlah sesuatu yang baru dan luar biasa, tetapi sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Baik itu bahan makanan, fashion pria dan wanita, produk bayi, peralatan rumah tangga, buku, elektronik, dan banyak lagi, jutaan orang memesan setiap hari.

Selama pandemi Covid-19, jumlah orang yang berbelanja online juga meningkat. Alih-alih meninggalkan rumah, orang-orang saat ini lebih memilih belanja online yang aman. Bahkan dengan data yang beredar, persentase transaksi online saat ini meningkat berlipat ganda.

Bagi Anda yang masih belum mengetahui toko online terbaik, terbesar dan terpercaya, artikel ini akan mengupasnya secara detail dan menyeluruh untuk menemukan informasi yang Anda butuhkan. Inilah iPrice, salah satu peneliti yang berperan penting dalam menyusun peta e-commerce di Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, dan Filipina. Pada kuartal kedua tahun 2020, terakhir diperbarui pada 21 Juli 2020, iPrice telah merilis kembali daftar e-commerce Indonesia, diurutkan berdasarkan jumlah rata-rata pengunjung untuk setiap kuartal.

Baca Juga :  Rekomendasi Mobil Bekas 2020

Inilah 10 Perusahaan Ritel Terbesar Di Asia Tenggara, Indonesia Mendominasi

BACA JUGA: Berbelanja di Toko dan Website 100% Aman atau Penipu? Berdasarkan pengalaman Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Traveloka dan 8 website lainnya

Tidak hanya berdasarkan jumlah pengunjung bulanan ke situs, itu juga dilengkapi dengan peringkat aplikasi, pengikut media sosial, dan jumlah karyawan. Merujuk pada survei iPrice, berikut adalah peringkat website atau toko online terbesar di Indonesia berdasarkan pengunjung dan review terbanyak:

Shopee merupakan pendatang baru di dunia online Indonesia, resmi berdiri di Indonesia pada akhir tahun 2015. Sam Shopee adalah perusahaan yang berbasis di Singapura dengan kantor di beberapa negara Asia. Perusahaan ini dipimpin oleh lulusan National University of Singapore Chris Feng dan didirikan oleh Forrest Lee. Sejak awal, Shopee lebih aktif melibatkan pengguna melalui aplikasi mobile. Tak heran jika Shopee mendominasi App Store dan Play Store. Dibandingkan dengan toko online lainnya, aplikasi Shopee adalah yang paling banyak diunduh oleh pengguna. Apalagi sekarang sudah muncul promo ShopeePay dan ShopeePayLater. Tidak jauh berbeda dengan marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak, Shopee juga menawarkan beragam produk antara lain fashion, elektronik, otomotif, kosmetik, gadget, dan peralatan rumah tangga. Fitur Free Ongkir dan Subsidi Ongkos Kirim yang dapat Anda nikmati hampir setiap kali berbelanja adalah layanan Shopee yang paling terkenal dan populer. BACA JUGA: 16 Trik, Tips dan Cara Beli Murah di Shopee

Sejujurnya, saya telah berbelanja lebih banyak di Shopee dalam setahun terakhir karena saya tinggal jauh dari Jawa sekarang, jadi saya bergantung pada biaya pengiriman tambahan. Bagaimanapun, meski baru berada di Indonesia selama 3 tahun, Shopee berhasil menduduki peringkat sebagai toko online dengan pengunjung bulanan terbanyak menurut riset iPrice.

Pengalaman Belanja Online… (ii)

Peringkat pertama diambil oleh perusahaan teknologi Indonesia Tokopedia yang berdiri pada 17 Agustus 2009 dan bergerak dalam pengembangan platform trading. Mengejar misi kesetaraan ekonomi digital, Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontine Alpha Addison telah berkontribusi dalam pemberdayaan jutaan merchant dan UKM. Tokopedia menjadi pemimpin pasar berkat layanan pembukaan cabang toko online yang mudah dan gratis, serta belanja online yang lebih aman dan nyaman. Adapun apa yang dijual di sana sangat lengkap: pakaian, aksesoris, elektronik, buku, peralatan rumah tangga, barang digital untuk membayar tagihan. Jangan lupa bahwa Tokopedia adalah marketplace seperti mall besar dengan ribuan bahkan jutaan penjual. Jadi pilihlah penjual tertentu dengan bijak, baca syarat dan ketentuan pembelian online agar proses pembelian Anda aman dan lancar. Salah satu fitur yang saya suka dan sering saya nantikan dari Tokopedia adalah promo cashback. BACA JUGA: Belanja di Tokopedia, Pengalaman Saya – 20 Transaksi dan Order dalam 3 Tahun

Baca Juga :  Tabel Kredit Mobil Bekas Adira

Bukalapak menempati urutan kedua dalam nama toko online yang paling banyak dikunjungi. Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah “shelter”, Bukalapak bertujuan untuk menjadi tempat dimana para pelaku UMKM dan pebisnis dapat menyimpan barangnya secara online. Seperti Tokopedia, Bukalapak adalah pasar e-commerce tempat ribuan atau jutaan orang berjualan. Didirikan oleh Ahmad Zaki pada tahun 2011, perusahaan ini berkembang pesat dan layak untuk diperhitungkan. Selain menyediakan barang kebutuhan pokok seperti pakaian, elektronik, perabot rumah tangga, gadget dan barang kebutuhan sehari-hari lainnya, Bukalapak kini memperluas layanannya. Fitur baru yang menarik perhatian yang dikembangkan Bukalapak adalah BukaReksa dan BukaEmas, yang mendukung masyarakat dalam berinvestasi. “Bukamobile” juga tersedia bagi Anda yang ingin mendapatkan mobil dengan cara mencicil. Saya baru belanja di Bukalapak sejauh ini, tapi adik saya sangat semangat menabung emas. Dia mengatakan bahwa dia pernah menabung hanya Rs 3.000 dan tabungannya di Bukalapak hampir emas.

Lazada Indonesia telah beroperasi selama 6 tahun, didirikan pada tahun 2012 dan berlokasi di Singapura. Grup e-commerce Lazada sedang berekspansi ke negara-negara Asia Tenggara lainnya. Di awal kiprahnya di nusantara, Lozada aktif menggaet konsumen dengan bantuan iklan. Sekitar tahun 2012, Anda mungkin pernah melihat iklan Lazada di layar online Zalora, yang didirikan oleh perusahaan Rocket Internet yang sama. Rocket Internet berasal dari Jerman dan berfokus pada proyek bisnis yang kreatif dan inovatif di Internet. Setelah beberapa waktu, saham Rocket Internet dibeli oleh banyak investor, seperti Alibaba. Saat ini Lazada merupakan salah satu e-commerce yang mampu bertahan dari perkembangan toko online baru. Secara konseptual, Lazada berbeda dengan Tokopedia, Bukalapak dan Shopee yang memiliki platform trading. Lazada adalah situs B2B yang bekerja dengan pedagang pilihan untuk mengirimkan produk. Di bawah slogan Effortless Shopping, Lazada menjual hampir semua kebutuhannya, termasuk elektronik, aksesoris, fashion, kesehatan, kecantikan, otomotif, dan peralatan rumah tangga. Sudah 3-4 kali belanja di Lazada, apalagi beli barang elektronik, alhamdulillah lancar semua. Namun, saya sudah lama tidak berbelanja di sana karena tidak memiliki anggaran.

Baca Juga :  Jual Suzuki Carry Pick Up Bekas

Toko online Blibli merupakan salah satu website e-commerce yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat. Jika kita melihat jumlah pengunjung situs per bulan, kita dapat menyimpulkan bahwa rata-rata pengguna harian Blibla melebihi 1 juta orang. Blibli berada di bawah payung PT.Global Digital Niaga, yang terkait erat dengan perusahaan rokok raksasa Djarum. Djarum bertujuan untuk memasuki dunia digital Indonesia melalui inovasi anak perusahaan yang berfokus pada Internet. Didirikan pada tahun 2011 di Jakarta Barat, Blibli terus memperluas layanannya. Keunggulan Blibla adalah memiliki fitur baru yang memudahkan pelanggan mengembalikan produk, misalnya melalui Return and Refund Center di Surabaya dan Denpasar. Saat ini, Blibli menjual ratusan ribu produk yang termasuk dalam 15 kategori, di antaranya fashion, kecantikan, elektronik, mainan, permainan, memasak dan peralatan rumah tangga. Blibli terkenal dengan program Blibli Rewardnya, yaitu program loyalitas untuk member setia dimana member akan dihadiahi sejumlah poin setiap kali melakukan pembelian. Selain itu, bekerja sama dengan perusahaan keuangan seperti Home Credit Indonesia, Kredivo dan Akulaku dapat memesan barang secara cicilan tanpa kartu kredit.

Konglomerat Paling Kaya Berada Di Balik E Commerce Raksasa

BACA JUGA : Jangan Beri Pulsa Tanpa Kartu Kredit Sebelum Tau Plus Minus Pembelian Secara Cicilan Jangan Pakai Kartu!!! 6. JD.ID Jumlah pengunjung situs per bulan: 9.301.000

Toko online JD.ID yang satu ini mungkin belum begitu familiar di telinga Anda, meski belakangan ini sangat aktif beriklan di layar kaca. Hal ini dikarenakan JD.ID masih tergolong baru di Indonesia. Namun jika melihat sejarahnya, Anda akan menemukan bahwa JD.ID adalah toko online tertua di Tanah Air, Tirai Bambu, yang berdiri sejak tahun 2006. Toko online tersebut merupakan pesaing terbesar dari toko online Alibaba yang didirikan oleh Jack Ma, seorang pengusaha internet ternama dunia. Kehadiran JD.ID di Indonesia hadir hampir bersamaan dengan Shopee, mulai tahun 2015 bekerja sama dengan Provident Capital, perusahaan investasi terbesar di Asia Tenggara. Saat ini, e-commerce yang juga dikenal dengan Jing Dong Mall yang berlokasi di Jakarta ini terus berinovasi dalam produk dan layanan. Sebelumnya JD.ID identik dengan penjualan produk elektronik dan gadget langka seperti iPad

Toko online terbesar indonesia, toko buku online terbesar di indonesia, pasar online terbesar di indonesia, toko terbesar di indonesia, daftar toko online terbesar di indonesia, urutan toko online terbesar di indonesia, toko online terbesar dan terpercaya di indonesia, situs online terbesar di indonesia, online shop terbesar di indonesia, toko online terbesar di dunia, toko emas terbesar di indonesia, toko online terbesar di china

Pos terkait