Babi Haram di Qatar, Koki Tim Negeri K-Pop Pakai Jurus Khusus

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – FIFA World Cup 2022 atau Piala Dunia FIFA 2022 akan diselenggarakan di Qatar, 20 November hingga 18 Desember 2022. Tahun ini, terdapat 32 tim nasional (timnas) yang akan berjuang untuk memperebutkan turnamen bergengsi empat tahun sekali tersebut, salah satunya adalah Korea Selatan.

Sebagai negara Islam, seluruh produk yang mengandung babi dilarang oleh Qatar selaku tuan rumah. Berkaitan dengan hal tersebut, tim nasional Korea Selatan membawa dua koki khusus untuk menemukan cara kreatif dalam penyajian makanan yang lezat dan bergizi bagi para pemain tanpa menggunakan babi.

Bacaan Lainnya

Dalam menu makanan minggu pertama di Doha, Qatar, Asosiasi Sepak Bola Korea menyajikan para pemain timnas masakan tradisional Korea dengan beberapa hidangan Asia lainnya. Seluruh masakan tersebut hanya menggunakan daging ayam, sapi, dan bebek.

Dilansir dari The Korea Herald, Jumat (18/11/2022), hidangan ayam disajikan untuk makan siang, sementara daging sapi dan bebek sebagai menu makan malam. Tidak hanya daging, para pemain juga mengonsumsi hidangan laut, seperti udang, kepiting, sea bream, dan cumi-cumi.

Chef Kim Hyung-chae mengatakan kunci dalam penyajian makanan adalah menjaga keseimbangan antara nutrisi dan rasa.

“Para pemain hari ini sangat menjaga tubuh mereka dan menjaga pola makan yang sehat,” sebut Kim. “Kami hanya ingin membantu mereka menjaga diet seimbang di sini.”

Rekan Chef Kim, Chef Shin Dong-il menyebutkan bahwa para pemain timnas Korsel lebih memilih makanan Korea daripada masakan lainnya.

“Kami mengambil petunjuk dari menu dari Piala Dunia sebelumnya dan mencoba menemukan hidangan khusus yang dinikmati para pemain,” kata Shin. “Tapi agak sulit mengumpulkan sayuran dan daging segar di luar negeri selama pandemi COVID-19,” lanjutnya.

Baca Juga :  Video Do Mendigo Que Foi Espancado Completo

Piala Dunia 2022 bukanlah pengalaman pertama bagi dua koki khusus yang dibawa oleh timnas Korea ini. Sebelumnya, mereka pertama kali bekerja sama di Piala Dunia 2010 yang diselenggarakan di Afrika Selatan. Sejak saat itu, Kim dan Shin terus bertugas untuk timnas Korsel di piala dunia hingga sekarang.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


FIFA Pakai Bantuan AI Tindak Diskriminasi di Piala Dunia 2022

(miq/miq)


Pos terkait