Bpjs Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah

Bpjs Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah – Pasti ada risiko kecelakaan saat pekerja sedang bekerja. Karena itu, banyak pekerja mengalami kecemasan atau kekhawatiran saat melakukan tugas sehari-hari.

Untuk menghilangkan kecemasan dalam bekerja, tentunya mereka harus memiliki jaminan sosial, termasuk melalui program perlindungan yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan (Bpjamsostek).

Bpjs Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah

Sarbinih adalah salah satu pekerja yang terluka. Dia adalah salah satu staf di Balai Pengelolaan Hutan dan Taman Utara Jakarta.

Bacaan Lainnya

Jadi Peserta Bukan Penerima Upah Bpjamsostek, Cukup Bayar Rp16.800 Per Bulan

Bekerja sebagai Personal Service Provider (PJLP), Sarbinih merawat tanaman dan pohon hias. Namun, saat bekerja, Sarbinih pingsan dan pingsan.

Bapak Sarbinih dikirim ke Puskesmas Tanjung Periok. Namun nyawanya tak tertolong dan Sarbinih dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.17 WIB.

Bapak Suhuri, Kepala BPjamsostek Jakarta Cabang Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (28/6).

Pak Suhuri berkata: “Kami sudah membayarkan santunan kecelakaan kerja (JKK) yang meninggal dunia, yang menjadi hak mereka untuk ikut serta.”

Rudi Upayakan Pekerja Bukan Penerima Upah Di Dapilnya Terdaftar Di Bpjs Ketenagakerjaan

Suhuri menambahkan, atas meninggalnya JKK, Rusdiana mendapat ganti rugi sebagai ahli waris yang merupakan anak dari almarhum sebesar 227 juta rubel.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya jaminan sosial bagi pekerja sektor informal untuk menjadi peserta Bpjamsostek.

Mulai dari sopir angkutan, pemilik toko, petani hingga pelaku UMKM bisa mengikuti skema Unpaid Payee (BPU) BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan begitu orang bisa menghasilkan banyak uang dengan aman dan terjamin. Apalagi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” kata Suhuri. (RO/OL-09)

Ini Langkah Mudah Untuk Daftar Peserta Bukan Penerima Upah

Forkopi sebut RUU PPSK berisi pasal yang bisa ‘bunuh’ koperasi 👤 🕔 Rabu 23 November 2022, 19:40 WIB

Saat ini di IPEX 2022, Adhi City Sentul memperkenalkan ruang hunian dan komersial baru 👤 🕔 Rabu 23 November 2022, 19:23 WIB

Kategori Asana (LB 45 m², LT 72 m²) merupakan hunian minimalis dengan konsep resort lifestyle, mezanin multi fungsi, halaman dalam, …

Minyak Sawit Indonesia Dominasi Pasokan Minyak Nabati Dunia 2023 👤 🕔 Rabu 23 November 2022, 19:15 WIB

Pekerja Informal Bisa Daftar Bpjs Ketenagakerjaan, Cara Daftarnya Mudah

Organik adalah pilihan terbaik di masa depan. Tidak hanya untuk gaya hidup sehat, tetapi juga untuk pemulihan lahan pertanian. Bahkan, ada pihak swasta yang menawarkan beberapa layanan asuransi untuk melindungi diri mereka sendiri. Padahal seperti yang kita tahu, asuransi swasta membutuhkan banyak uang dari masyarakat di Indonesia. Dalam kesulitan mencari jaminan sosial yang bisa dibelanjakan untuk melindungi diri, akhirnya ada solusi bagi masyarakat Indonesia. Exit atau keluarnya sendiri disebut BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) yang hadir dalam dua bentuk yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Khusus bagi pegawai yang ingin mendapatkan perlindungan dan jaminan masa depan yang terjangkau, maka pilihannya adalah BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK). Dengan mendaftar menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan, Anda akan mendapatkan tiga jenis layanan JHT (Jaminan Hari Tua), JKK (Asuransi Kecelakaan) dan JKM (Asuransi Kematian) yang tentunya sangat bermanfaat.

Baca Juga :  Ujian Tes Kesehatan Mental

Berbicara tentang BPJS TK atau ketenagakerjaan, Anda harus tahu bahwa organisasi ini dulunya bernama Jamsostek yang menyediakan program asuransi sosial yang memberikan perlindungan bagi karyawan perusahaan Indonesia, seperti asuransi kesehatan. Namun kini, sejak Jamsostek berganti nama menjadi BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja lepas atau wiraswasta juga diperbolehkan mendaftar asuransi BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, jika Anda adalah orang yang memiliki pekerjaan di luar pekerjaan, seperti pedagang, petani, nelayan, blogger, seniman, atlet, pengemudi, pekerja lepas, dan pekerja mandiri lainnya, Anda dapat mendaftarkan diri dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sejak Mei 2015, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah memperkenalkan program Penerima Bukan Upah (BPU). Dengan skema baru ini, masyarakat yang tidak tergolong penerima upah atau penerima upah tetap (wiraswasta) dapat memperoleh jaminan ketenagakerjaan BPJS dan kesempatan yang sama dengan mereka yang bekerja di sektor formal.

Pembukaan program BPU sendiri memiliki dasar yang dijelaskan oleh BPJS Ketenagakerjaan yaitu karena minat masyarakat terhadap kategori wirausaha sangat minim. Selain itu, di bawah BPJS, pekerja mandiri berhak menjadi peserta BPJS TK karena dianggap sebagai pencari nafkah. Padahal, menurut BPJS TK, para pekerja informal ini seharusnya diberikan layanan BPJS TK, namun sayangnya minat atau ketertarikan mereka masih kurang.

Daftar Mandiri Sebagai Pbu Bpjs Ketenagakerjaan Online

Ada yang menarik dari program BPU itu sendiri bagi para peserta. Dan hal menarik ini seharusnya membuat para wiraswastawan ini ingin mendaftar. Yang menarik dari program BPU ini adalah memberikan fasilitas khusus yang tidak dimiliki oleh peserta BPJS TK, peserta kategori pegawai tetap atau dibandingkan dengan Jamkesmas dan Jamkesda. Beberapa fasilitas yang diperoleh wiraswasta di bawah skema BPU antara lain:

1. Mendapat fasilitas perawatan dan pengobatan Jika mengalami kecelakaan kerja, pekerja berhak mendapatkan perawatan di rumah sakit pemerintah yang biaya pengobatannya bisa mencapai Rp 20 juta. Menurut BPJS TK, angka tersebut adalah Rp. 20 juta juga bisa diubah menjadi angka tak terhingga. Ini sudah dibahas dan ada petunjuk pengoperasian dan petunjuk pengoperasian untuk ini.

Baca Juga :  Tautan/link Google Form Tes Kesehatan Mental Yang Viral Di Tiktok

2. Dapatkan pertanggungan penuh Jika Anda tidak mampu bekerja, BPJS TK akan memberikan pertanggungan penuh berdasarkan penghasilan yang diajukan. Misalnya, jika seorang karyawan mengalami kecelakaan dan tidak dapat bekerja selama tiga bulan, tiga bulan tersebut akan ditutup dengan penghasilan yang dapat dilaporkan. 3. Santunan kematian Fitur menarik lainnya yang bisa didapatkan oleh karyawan itu sendiri adalah jaminan kematian. Jika dia meninggal secara normal, ahli warisnya akan menerima 21 juta dram. Namun, jika peserta meninggal dunia karena kecelakaan kerja, ia akan menerima 48 kali penghasilan standar. 4. Investasi murah dan nyaman Terakhir, peluang menarik yang bisa didapatkan oleh karyawan sendiri dari program BPU adalah investasi yang murah dan nyaman. Memang keberadaan BPJS sangat murah untuk uang pertanggungan sebagai konsep asuransi, namun untuk skema BPU ini, hanya 1 persen pendapatan yang dibebankan untuk asuransi kecelakaan kerja dan 0,30 persen untuk asuransi kematian itu sendiri.

Dalam proses pembayaran kepada peserta program BPU BPJS TK, Anda harus melakukan pembayaran sendiri. Kecuali Anda karyawan perusahaan yang iurannya akan dipotong dari gaji karyawan yang bersangkutan ditambah dengan iuran perusahaan tempat Anda bekerja. Sekarang, karena Anda tidak bekerja untuk perusahaan dan wiraswasta, Anda tidak ingin membayar biaya tersebut sebagai pekerja lepas. Berikut biaya dan manfaat program TK-LHK yang dapat dilaksanakan:

Pekerja Bukan Penerima Upah Diharap Jadi Peserta Bpjs Ketenagakerjaan

1. Skema JHT JHT atau Jaminan Hari Tua adalah skema yang memungkinkan karyawan mendapatkan jaminan di hari tuanya dari saldo simpanannya di BPJS TK. Uniknya, tabungan dalam program JHT di BPJS Ketenagakerjaan memiliki tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan deposito bank. Untuk proyek ini Anda perlu menyetor Rp. 40.000 setiap bulan. Saldo JHT ini bisa Anda tarik saat sudah tidak bekerja lagi. 2. Proyek JKK JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) Peserta BPJS TK akan mendapat jaminan jika terjadi kecelakaan kerja dengan santunan sebesar Rp96.000.000. Meski peserta ini baru mendaftar beberapa hari, namun ketika mengalami kecelakaan kerja, mereka akan mendapatkan santunan hingga 96.000.000 AMD. Namun, JKK tidak bisa dialokasikan seperti JHT. Peserta hanya perlu membayar investasi bulanan sebesar Rp 20.000 untuk mengikuti program ini. 3. Proyek JKM Terakhir, proyek yang dapat diikuti oleh wiraswasta dari BPJS TK adalah Proyek JKM (Jaminan Kematian). Seperti program JKK di atas, dengan mengikuti program JKM, Anda akan mendapatkan santunan kematian sebesar Rp21.000.000. Iuran JKM bulanan sangat terjangkau yaitu Rp 6000.

Baca Juga :  Cara Cetak Kartu Digital Bpjs Kesehatan

Berikut beberapa informasi terkait program BPJS Ketenagakerjaan untuk wiraswasta atau pekerja lepas. Dengan segala kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan, Anda wajib berwiraswasta untuk mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS TK. Siapa pekerja informal? Ini termasuk pengemudi ojek atau ojek online (ojol), pengemudi angkutan umum, penjual keliling, dokter, pengacara/advokat, artis, dll.

Direktur Anggota BPJS Ketenagakerjan Zainuddin menjelaskan, pekerja informal ini bisa masuk dalam kategori pekerja bukan penerima upah.

Dapatkan berita terupdate dan pilihan berita dari setiap hari. Bergabunglah dengan grup Telegram “Pembaruan Berita” dengan mengklik tautan https://t.me/comupdate dan bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

Jaminan Sosial Pekerja Bukan Penerima Upah (bpu)

INFOGRAFI BERITA TERKAIT. Apa itu Microsleep dan bahayanya saat berkendara INFOGRAFIS. Informasi pribadi tidak dibagikan Tambahkan Stiker Instagram Anda INFOGRAPHIC. Cara Cek InfoGRAFIS HP Refurbished dan Refurbished.

Jixie mencari berita yang dekat dengan minat dan minat Anda. Paket berita ini disajikan sebagai artikel kurasi yang lebih relevan dengan minat Anda.

Link dan jadwal live streaming Piala Dunia 2022 hari ini: Maroko vs Kroasia dan Jerman vs Jepang

[Tren Populer] Tautan Hari Guru Nasional Twibbon 2021 | Aturan memasuki pusat perbelanjaan dan tempat wisata selama PPKM tingkat 3

Bpjs Ketenagakerjaan Gencar Masuk Pasar

[Tren Populer] Tautan Hari Guru Nasional Twibbon 2021 | Aturan memasuki pusat perbelanjaan dan tempat wisata selama PPKM tingkat 3

Informasi pribadi Anda akan digunakan untuk verifikasi akun saat Anda membutuhkannya. Bantuan atau ketika ada aktivitas yang tidak biasa di akun Anda. Bagi pegawai BPJS, tentunya informasi ini harus bisa dipahami.

Ada kategori dalam BPJS ketenagakerjaan

Penerima upah bpjs ketenagakerjaan, cara bayar bpjs ketenagakerjaan penerima upah, cek saldo bpjs ketenagakerjaan bukan penerima upah, daftar online pencairan bpjs ketenagakerjaan penerima upah, cara daftar bpjs ketenagakerjaan bukan penerima upah, cara klaim bpjs ketenagakerjaan bukan penerima upah, cara mendaftar bpjs ketenagakerjaan penerima upah, cara cek penerima upah bpjs ketenagakerjaan, daftar bpjs ketenagakerjaan penerima upah, cara daftar bpjs ketenagakerjaan online penerima upah, cara bayar iuran bpjs ketenagakerjaan bukan penerima upah, cara daftar bpjs ketenagakerjaan penerima upah

Pos terkait