Data Pengguna Lazada Disebut Bocor, Ini Penjelasan Perusahaan

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Nama Lazada jadi salah satu yang disebut Menteri Kominfo Johnny Plate dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR mengalami insiden kebocoran data. Pihak perusahaan telah buka suara dan menjelaskan soal insiden tersebut.

Juru bicara Lazada mengatakan perusahaan menerima informasi dari salah satu penjual bahwa ada akses tidak sah pada akunnya. Pihak platform bekerja sama dengan penjual melakukan investigasi dan membantu memblokir akses akun tersebut.

Bacaan Lainnya

“Baru-baru ini kami menerima informasi dari salah satu penjual kami bahwa terdapat akses tidak sah ke akun penjual tersebut,” kata juru bicara Lazada dalam keterangannya yang diterima puncak-media.com Indonesia, Rabu (23/11/2022).

“Untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data-data dan akun penjual tersebut, kami telah bekerja sama dengan penjual yang bersangkutan untuk menginvestigasi hal ini dan juga membantu penjual tersebut untuk memblokir akses akunnya dan juga meningkatkan edukasi kepada pengguna-pengguna Lazada untuk selalu waspada terhadap phishing“.

Dari hasil investigasi internal, juru bicara Lazada memastikan tidak ada kerentanan pada sistem atau proses apapun dari sisi platform yang menyebabkan akses tidak sah pada akun penjual tersebut. Menurut juru bicara Lazada, yang dikonformasi penjual, kejadian tersebut terjadi akibat kelalaian penjual untuk menjaga kerahasiaan informasi login akunnya sendiri.

Masalah tersebut juga telah dilaporkan pada Kementerian Kominfo. Juru bicara Lazada menjelaskan jika laporan itu bagian dari kepatuhan pada aturan yang ada di Indonesia dan menjanjikan akan berkoordinasi dengan pihak kementerian memastikan insiden serupa tak lagi terjadi.

Baca Juga :  Download Video Yandex Blue Thailand (Wikwik) Full Hd No Sensor Terbaru

“Kami juga ingin kembali mengingatkan kepada semua pengguna Lazada [baik pembeli maupun penjual] untuk menjaga kerahasiaan user name dan password mereka setiap saat. Lazada tidak akan pernah meminta pengguna kami untuk memberikan data tersebut dalam situasi apapun juga,” jelas juru bicara Lazada.

Selain Lazada, Johnny juga menyebutkan insiden kebocoran data terjadi pada Carousel, MyPertamina, Pedulilindungi, dan Mobile Legends. Semua itu terjadi selama bulan November 2022 ini.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Sinar Mas Suntik DANA Rp 3,7 T, Lazada Beli Saham dari Emtek


Pos terkait