Eks Miliarder Wanita Termuda Masuk Penjara Tanpa Jeruji

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Hakim yang menjatuhkan hukuman kepada pendiri Theranos Elizabeth Holmes merekomendasikan dia untuk menjalani hukumannya di fasilitas wanita dengan keamanan minimum di Texas.

Hakim Edward Davila dari Distrik Utara California merekomendasikan Holmes untuk berada di Kamp Penjara Federal di Bryan, Texas, menurut pengajuan pengadilan minggu lalu.

Bacaan Lainnya

Fasilitas di Bryan, menampung sekitar 540 narapidana wanita di empat unit asrama di kampus seluas 37 hektare, menurut situs webnya, dikutip dari CBS News, Kamis (24/11/2022).

Kamp penjara itu memiliki perumahan asrama, rasio staf terhadap narapidana yang relatif rendah, dan pagar pembatas yang terbatas atau tidak ada sama sekali.

Menurut Biro Penjara, tempat itu berorientasi pada pekerjaan dan program. Jadi semua narapidana di fasilitas tersebut diharuskan untuk bekerja, mereka juga akan mendapat upah per jam antara 12 sen dan US$1,15.

Narapidana memiliki akses untuk mengikuti kursus korespondensi, permainan papan, film dan seni dan kerajinan, serta program konseling keluarga untuk memperkuat hubungan orang tua yang dipenjara dengan anak-anak mereka.

Fasilitas Bryan menawarkan kunjungan keluarga yang mudah daripada penjara lain. Davila merujuknya dalam hukumannya, menulis, “Pengadilan menemukan bahwa kunjungan keluarga meningkatkan rehabilitasi.”

Holmes diketahui memiliki seorang putra berusia 16 bulan dengan pasangannya, William Evans, dan sedang mengandung anak kedua.

“Dibandingkan dengan tempat lain dalam sistem penjara, tempat ini adalah surga,” kata pengacara pembela kriminal Alan Ellis kepada Bloomberg.

Jika Holmes menjalani hukumannya di kompleks tersebut, dia akan tidak akan melihat tembok tinggi, tidak ada jeruji dan juga tidak ada pagar pembatas.

Baca Juga :  Xxnamexx Mean Video Bokeh Mp3 Video Bokeh Museum Full (HD sampai 4K)

Namun belum tentu Holmes akan dikirim ke fasilitas Bryan, semua tergantung dengan Biro Penjara yang akan membuat keputusan akhir tentang tempat dia menjalani hukumannya, meskipun itu akan mempertimbangkan rekomendasi Davila.

Holmes dijatuhi hukuman 11 tahun karena perannya dalam menipu investor di Theranos, sebuah perusahaan rintisan pengujian darah yang pernah menjanjikan yang runtuh setelah pengungkapan bahwa teknologi utamanya tidak berfungsi seperti yang dijanjikan.

Bernilai US$10 miliar pada puncaknya, Theranos menarik investasi ratusan juta dolar dari kelas berat termasuk maestro media Rupert Murdoch, miliarder perangkat lunak Larry Ellison, keluarga Walton dari Walmart, dan klan DeVos di belakang Amway.

Pada 2014, Forbes memberi Holmes gelar miliarder wanita termuda yang kekayaannya diraih bukan dari warisan. Saat itu, Holmes berusia 30 tahun dengan harta US$ 4,5 miliar.

[Gambas:Video CNBC]

(dem)


Pos terkait