Gokil! Bursa Kripto Binance Siap Keluar Rp 30 T Demi Bertahan

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Dalam rangka memulihkan industri kripto akibat kebangkrutan yang dialami FTX, Bursa pertukaran cryptocurrency, Binance, berkomitmen mencurahkan dana pemulihan sebesar US$1 miliar atau sekitar Rp 15 triliun. Bahkan, dalam postingan blognya, Binance mengatakan jumlah ini berkemungkinan meningkat menjadi US$ 2 miliar atau sekitar Rp 30 triliun jika diperlukan di masa depan.

Dari pantauan puncak-media.com terhadap data blockchain, stablecoin BUSD milik Binance memang menunjukkan saldo sekitar US$ 1 miliar. Dilansir dari situs web Paxos, BUSD adalah stablecoin yang dikeluarkan oleh perusahaan infrastruktur blockchain Paxos dan disetujui serta diatur oleh Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York.

Bacaan Lainnya

CEO Binance Changpeng Zhao dinilai muncul sebagai penyelamat untuk mengisi celah yang ditinggalkan oleh Bankman-Fried dan hadir sebagai penyelamat di pasar kripto. Dia memperkirakan program ini akan berlangsung sekitar enam bulan, dan menerima aplikasi dari investor untuk menyumbangkan dana tambahan.Ia menekankan hal ini dijalankan secara”fleksibel pada struktur investasi” dan menerima kontribusi dalam bentuk token, uang tunai, dan hutang.

“Kami berharap situasi individu membutuhkan solusi yang disesuaikan,” terang Binance, dikutip dari puncak-media.com.

Binance mengungkapkan sudah ada sekitar 150 perusahaan yang telah mengajukan dana dukungan tersebut. Namun, pasar kripto tidak menunjukkan perubahan yang signifikan terkait kabar ini. Bahkan, diperkirakan volume perdagangan yang tipis akan terjadi di AS saat orang Amerika merayakan liburan Thanksgiving.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Bappebti Beberkan Alasan Binance, Coinbase Cs Diblokir di RI

(RCI/dhf)


Pos terkait