Ingin Minta Naik Gaji ke Atasan? Hindari 5 Kalimat Ini

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Memulai percakapan dengan atasan terkait kenaikan gaji sering kali dianggap sebagai sesuatu yang kurang mengenakkan. Sebab, belum mulai membicarakannya, rasa takut akan permintaan ditolak sudah membuat diri ‘terpaku’ sehingga tanpa sadar Anda mengatakan hal yang dapat merusak peluang naik gaji.

Melansir dari puncak-media.com Make It, menurut penulis buku “Say Less, Get More: Unconventional Negotiation Techniques to Get What You Want,”¬†Fotini Iconomopoulos, ada lima kalimat yang harus dihindari ketika ingin melakukan negoisasi kenaikan gaji, apa saja?

Bacaan Lainnya

“Saya ingin gaji yang lebih besar…”

Menurut Fotini, dibandingkan mengatakan “saya ingin gaji lebih besar,” lebih baik mengatakan “Kisaran gaji yang tepat,”. Biasanya, seseorang cenderung ‘membeku’ ketika hendak menyebutkan permintaan mereka. Akibatnya, mereka mengatakan “Saya menginginkan gaji yang lebih besar,” untuk menghindari menyebut angka spesifik.

Padahal, cara terbaik untuk memenangkan negoisasi adalah mengatakan apa yang diinginkan. Fotini mengatakan, ia sering melihat orang ragu-ragu ketika melakukan negoisasi karena takut meminta terlalu tinggi.

Tidak ada negosiator yang hebat bila tanpa persiapan. Maka dari itu, Fotini menyarankan seseorang untuk mencari tahu terlebih dahulu, berapakah kisaran gaji yang tepat untuk profesi dan kemampuan yang dimiliki. Hal tersebut dapat dilakukan melalui riset terhadap orang-orang di industri yang sama.

“Sepertinya saya pantas mendapatkan kenaikan gaji karena …”

Fotini menegaskan bahwa negosiator yang hebat tidak terlihat ragu-ragu dengan mengatakan¬†‘sepertinya’. Jika Anda mengatakan ‘sepertinya’, secara tidak langsung Anda ragu dengan diri sendiri. Maka dari itu, seseorang harus yakin tentang seberapa besar nilai yang dibawa ke organisasi dan tidak takut untuk mengartikulasikannya.

Baca Juga :  Cara Merawat AC Yang Baik dan Benar

Jika Anda mendapat pujian performa kerja dari rekan kerja, manajer, atau orang lain, sebutkan hal tersebut dalam percakapan negosiasi. Menurut Fotini, opini objektif dari orang lain akan membuat penawaran kenaikan gaji Anda bisa dipertimbangkan. Selain itu, bicarakan pula tentang kontribusi Anda selama bekerja di perusahaan, seperti proyek yang sukses dikerjakan.

“Saya berharap bisa…”

Menurut Fotini, menggunakan kata-kata ‘harapan’ membuat seseorang terlihat tidak benar-benar mengharapkan untuk menerima kenaikan gaji. Maka dari itu, katakan dengan yakin terkait apa yang diinginkan, seperti “Berdasarkan pengalaman saya, saya menginginkan…”.

Gunakan riset yang telah dilakukan dan beritahu peningkatan performa kerja yang telah dilakukan untuk membingkai permintaan Anda. Ketika Anda membingkai harapan Anda sebagai fakta objektif, hal itu akan terlihat lebih rasional dan lebih sulit untuk ditolak.

“Saya mau pindah ke…”

Mengancam untuk resign dan pindah ke perusahaan lain ketika permintaan kenaikan gaji ditolak adalah hal yang berbahaya. Alih-alih dikabulkan, atasan Anda mungkin akan mempersilakan Anda untuk pergi dari perusahaan.

Maka dari itu, lebih baik mengatakan “Saya dapat tawaran pekerjaan di perusahaan lain, tetapi saya lebih tertarik melanjutkan posisi di perusahaan ini untuk jangka panjang.”

Tawaran pekerjaan dari luar dapat digunakan sebagai alasan untuk meminta kenaikan gaji, tetapi harus dikatakan dengan hati-hati. Ini adalah cara yang lebih efektif dan kolaboratif. Sebab, hal itu membuat situasi tetap positif dan secara tidak langsung meminta perusahaan untuk kompetitif demi mempertahankan Anda.

Apa yang harus dilakukan saat permintaan naik gaji tidak bisa dipenuhi?

Tidak semua proses negosiasi bisa selesai dengan cepat. Terkadang, permintaan kenaikan gaji Anda akan ditolak, tetapi itu bukan berarti Anda tidak bisa memintanya lagi. Fotini mengatakan, ini baru permulaan.

Baca Juga :  Receiver Nex Parabola Terbaru 2022

Bila Anda ingin tetap bekerja di perusahaan Anda saat ini, mungkin perlu sedikit lebih lama untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan. Jika perusahaan mengatakan “Tidak sekarang (untuk naik gaji)”, kuncinya adalah menanyakan kapan sekiranya Anda bisa naik gaji. Bila perusahaan mengatakan bahwa Anda membutuhkan lebih banyak pengalaman, tanyakan secara pasti terkait pengalaman seperti apa yang diperlukan perusahaan.

Ingatlah bahwa Anda melakukan negosiasi ini karena perusahaan Anda membutuhkan Anda.

[Gambas:Video CNBC]

(hsy/hsy)


Pos terkait