Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol, Satgas Investasi Buka Suara!

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Satgas Waspada Investasi (SWI) akhirnya buka suara terkait modus penipuan yang terjadi di kalangan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). SWI mengungkapkan ini bukanlah masalah pinjaman online (pinjol) melainkan penipuan penjualan fiktif berkedok toko online.

“Kasus ini bukan masalah pinjol, tetapi penipuan berkedok toko online dengan pembiayaan pembelian barang yang ternyata barangnya fiktif, tetapi uangnya mengalir ke pelaku,” terang Ketua SWI Tongam L. Tobing, dikutip dari keterangan pers SWI Jumat (18/11/2022).

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Tongam, modus penipuan ini dilakukan pelaku dengan menawarkan kerja sama usaha penjualan online di toko online miliki pelaku. Korban diiming-imingi komisi 10% dari transaksi yang dilakukan. Korban diminta untuk membeli barang di toko tersebut, apabila tidak memiliki uang korban diminta untuk meminjam secara online. Kemudian, setelah korban meminjam uang ke pinjaman online (pinjol), uang tersebut dikirim ke pelaku. Pelaku berjanji akan membayar cicilan hutang pinjaman online tersebut, hal ini lah yang membuat korban yang juga mahasiswa IPB tersebut berminat untuk melakukan kerja sama ini.

Namun, pada kenyataannya, pelaku tidak memenuhi janjinya. Ia tidak membayar cicilan tersebut sehingga penagih pinjol menagih uang kepada para mahasiswa sebagai peminjam. Bahkan, barang yang dibeli dari pelaku tidak diserahkan ke korban, dengan kata lain pembelian dilakukan secara fiktif.

Keterangan ingin didapatkan Tongam setelah bertemu dengan pimpinan IPB dan sejumlah mahasiswa yang menjadi korban modus penipuan ini pada Kamis (17/11/2022). SWI mengaku sudah berkoordinasi dengan Polresta Bogor dan pihak Rektorat IPB untuk mendorong proses penegakan hukum kepada pelaku.

Baca Juga :  Apa Itu Otg & Cara Mengecek Hp Mendukungnya Atau Tidak

“Kami akan melakukan sosialisasi investasi ilegal untuk menghindari korban lain dan menyampaikan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk membantu mahasiswa yang jadi korban penipuan tersebut,” katanya.

SWI menghimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap penawaran investasi yang ilegal dan imbal hasilnya tidak logis. Apabila menemukan tawaran investasi yang mencurigakan masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkannya ke Layanan Konsumen OJK 157, atau melalui email[email protected]atau[email protected].

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Waspada! Pinjol Ilegal Bakal Teror Korbannya Pakai Cara Ini

(mij/mij)


Pos terkait