Masa Suram Kripto Masih Berlanjut, Coinbase PHK Karyawan Lagi

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Raksasa pertukaran kripto, Coinbase, memangkas lebih dari 60 orang dari tim perekrutan dan tim orientasi institusionalnya.

Seorang juru bicara mengatakan tindakan itu diambil karena ada ketakutan terjadi penularan lain di sektor koin digital yang kini keadaannya terlalu berisiko, dan saingan yang lebih besar, FTX, sedang dekat dengan kebangkrutan.

Bacaan Lainnya

Pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi yang kedua kalinya tahun ini.

“Pemutusan hubungan kerja akan membantu beroperasi seefisien mungkin,” kata juru bicara, dikutip dari Reuters, Jumat (11/11/2022).

Pada bulan Juni, Coinbase memangkas 1.100 pekerjaan, atau 18% dari tenaga kerjanya, beberapa minggu setelah mengatakan akan memperpanjang pembekuan perekrutan dan membatalkan sejumlah penawaran kerja yang diterima.

Cryptocurrency merana tahun ini karena suku bunga yang lebih tinggi dan memperburuk kekhawatiran akan penurunan ekonomi membuat harga yang mengeliminasi pemain kunci seperti Voyager Digital, Three Arrows Capital dan Celsius Network.

Tapi pukulan yang lebih besar untuk aset digital datang sejak FTX menunjukkan goncangan. FTX kini sedang menjajaki opsi sejak krisis likuiditas terungkap, dan sekarang sedang menghadapi pengawasan dari regulator AS atas penanganan dana pelanggannya, serta aktivitas pinjaman crypto perusahaan.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Unik! Harga Berguguran, Jumlah Uang Kripto Baru Malah Nambah

(roy/roy)


Pos terkait