Pegawai Twitter ‘Salah Pecat’ Diminta Masuk Kantor Lagi

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Hanya beberapa hari setelah merumahkan setengah karyawan, Twitter diP-media meminta agar puluhan orang yang terkena pemutusan hubungan kerja kembali ke perusahaan.

Berdasarkan laporan Bloomberg, beberapa dari mereka yang diminta untuk kembali diberhentikan karena salah pecat.

Bacaan Lainnya

Mereka dipecat sebelum manajemen menyadari bahwa pekerjaan dan pengalaman yang mereka miliki diperlukan untuk membangun fitur baru yang dibayangkan oleh Elon Musk, demikian dikutip dari Reuters, Selasa (8/11/2022).

Twitter baru-baru ini memberhentikan 50% karyawannya, termasuk karyawan di tim kepercayaan dan keselamatan (trust and safety).

Menurut tweet dari para staf perusahaan media sosial mengatakan tim yang bertanggung jawab untuk komunikasi, kurasi konten, hak asasi manusia, dan etika pembelajaran mesin termasuk di antara mereka yang dirumahkan, seperti juga beberapa tim produk dan teknik.

PHK massal di Twitter terjadi setelah Elon Musk membeli platform media sosial tersebut. Ia bergerak cepat setelah pengambilalihan besar-besaran untuk membuat platform perpesanan sehat secara finansial.

Sebuah email perusahaan yang dilihat oleh AFP mengatakan karyawan Twitter akan menerima kabar melalui email pada awal jam kerja Jumat (4/11) waktu California, tentang bagaimana nasib mereka.

Pengumuman itu tidak memberikan angka pasti, tetapi Washington Post dan New York Times melaporkan ada sekitar setengah dari 7.500 karyawan Twitter yang akan diberhentikan.

[Gambas:Video CNBC]

(dem)


Pos terkait