Segini Pesangon 11 Ribu Pegawai Meta yang Terdampak PHK

Jakarta, puncak-media.com Indonesia– Induk usaha Facebook, Meta, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 11.000 karyawan. CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan bahwa pihaknya mengurangi sekitar 13% dari total 87 ribu karyawannya.

Dalam suratnya yang dikirim ke para karyawan terdampak, sang pendiri Facebook juga menerangkan seperti apa pesangon atau kompensasi pada karyawan yang kena PHK.

Bacaan Lainnya

“Setiap orang akan segera mendapatkan sebuah email untuk memberitahu kalian apa artinya PHK ini bagi kalian. Setelah itu, setiap karyawan yang terimbas akan punya kesempatan untuk berbicara pada seseorang agar pertanyaan mereka terjawab dan mengikuti sesi pengumuman,” tulis Zuckerberg di website resmi Meta, dikutip Minggu, (13/11/2022).

Berikut detail tunjangan dan jumlah pesangon yang diberikan perusahaan, khususnya untuk karyawan Meta di Amerika Serikat.

– Pesangon 16 minggu gaji pokok plus tambahan dua minggu gaji untuk setiap tahun kerja

– Pembayaran uang cuti

– Pencairan jatah saham

– Asuransi kesehatan untuk karyawan yang kena PHK dan keluarganya selama 6 bulan

– 3 bulan dukungan untuk mencari pekerjaan baru

– Dukungan spesialis untuk membantu karyawan imigran

“Di luar AS, dukungannya akan sama. Kami juga membuat keputusan untuk menghilangkan akses pada sebagian besar sistem Meta bagi yang kena PHK hari ini, mengingat banyaknya informasi sensitif. Tapi alamat email tetap aktif sepanjang hari sehingga setiap orang bisa berpamitan,” lanjut Zuckerberg.

“Karyawan yang meninggalkan Meta adalah orang-orang berbakat dan penuh semangat, mereka membawa dampak penting bagi perusahaan dan komunitas kita. Kalian semua telah membantu Meta sukses dan saya berterima kasih untuk itu. Saya yakin kalian akan melakukan pekerjaan hebat di tempat lain,” tambah Zuckerberg.

Baca Juga :  Suaranya Merdu, Tidak Ada Sumbang-sumbangnya!

Sebagai informasi, selain PHK perusahaan juga telah memutuskan untuk mengurangi Puncak-media.com kantor, menurunkan pengeluaran diskresioner, dan memperpanjang pembekuan perekrutan hingga kuartal pertama untuk mengendalikan pengeluaran. Perusahaan tidak mengungkapkan biaya yang dikeluarkan untuk PHK, tetapi angka itu termasuk dalam perkiraan pengeluaran 2022 yang diumumkan sebelumnya antara US$ 85 miliar dan US$ 87 miliar.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Rumah Mewah Mark Zuckerberg Dijual Rp 456 miliar, Butuh Duit?

(hsy/hsy)


Pos terkait