Setop Akun Palsu di Twitter

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Elon Musk menjanjikan pada pengiklan akan mengubah platform Twitter. Yakni dengan menjadikan kekuatan kebenaran dan menghentikan akun palsu.

Janji tersebut terjadi setelah GM, General Mills, dan Mondelez International Inc menarik iklan dari twitter. Mereka khawatir pemilik baru raksasa jejaring sosial itu bisa melonggarkan aturan moderasi konten.

Bacaan Lainnya

Dalam sebuah perbincangan pada hari Rabu yang menampilkan Musk, sejumlah merek lain juga memantaunya yakni Wendy’s Co, Chick-fil-A, General Motors Co, dan Ford Motor Co.

Musk menyalahkan penurunan besar-besaran pendapatan Twitter kepada koalisi kelompok hak-hak sipil yang meningkatkan tekanan pada pengiklan. Yang  menangguhkan iklan secara global setelah melakukan PHK dari setengah jumlah total pegawainya.

“Saya mengerti jika orang ingin memberikan waktu sebentar,” kata Musk soal merek yang menjeda iklan mereka, dikutip dari Reuters, Kamis (10/11/2022).

“(Namun) cara terbaik melihat bagaimana segala sesuatunya berkembang adalah dengan menggunakan Twitter”.

Sebelumnya, Musk dilaporkan akan membebankan biaya pada akun bercentang biru atau terverifikasi. Layanan tersebut masuk dalam paket Twitter Blue berbayar.

Dia mengatakan akun berlangganan Twitter Blue dengan tanda centang biru akan menjadi lebih penting dan menonjol. Pengguna akan berfokus pada unggahan dari pengguna terverifikasi dan mengabaikan konten berkualitas rendah lainnya.

Layanan tersebut akan mencegah akun spam, yang menurut Musk tidak mau untuk membayar langganan.

“Ada perbedaan besar antara kebebasan berbicara dan kebebasan menjangkau,” kata Musk, dan menambahkan Twitter akan membatasi visibilitas konten kebencian.

Baca Juga :  Video Viral Penemuan Ikan Tapah Raksasa 65 Kilogram di Sumut

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Elon Musk Tolak Permintaan Twitter untuk Percepat Sidang

(npb/npb)


Pos terkait