Tanda Oli Transmisi Harus Diganti

Tanda Oli Transmisi Harus Diganti – Mengganti oli gardan secara rutin sama pentingnya dengan mengganti oli mesin. Karena kalau oli gardan telat diganti, efeknya hubungan gigi cepat rusak, dan suara jadi lebih kasar.

Apakah Anda salah satu pengendara motor matic yang terkadang lupa mengganti oli gardan? Anda wajib membaca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui ciri-ciri oli gardan matic yang keluar, agar jika ciri-ciri tersebut muncul pada mesin anda, anda dapat segera mengganti oli tersebut.

Tanda Oli Transmisi Harus Diganti

Cara kerja oli pada motor matic untuk melumasi dan menghaluskan rasio pada sistem transmisi matic. Oleh karena itu, jika penggantiannya terlambat, rasio roda gigi akan cepat rusak dan kerusakan lainnya akan terjadi.

Bacaan Lainnya

Ini Akibatnya Jika Lupa Ganti Oli Transmisi Matik

Waktu ideal bagi pengguna sepeda motor matic adalah 4 hingga 8 bulan pemakaian, tergantung jenis dan merek sepeda motor tersebut. Ada juga yang setelah 3 bulan pemakaian harus mengganti oli gardan.

Selain itu, kapan harus mengganti oli gardan juga bisa diketahui jarak tempuhnya, jika jarak tempuh sudah mencapai 8000 km, sebaiknya segera ganti oli gardan mesin Anda.

Oli gardan otomatis dapat bertahan lebih lama dari oli mesin karena oli mesin bekerja lebih keras daripada oli gardan yang hanya bekerja untuk melumasi roda-roda mesin.

Tujuan dari penggantian oli transmisi secara rutin adalah agar transmisi matic pada mesin anda tetap lancar dan membuat CVT lebih awet.

Oli Gardan Lebih Awet, Catat Waktu Tepat Untuk Menggantinya!

Jika oli yang sudah lama tidak diganti akan menimbulkan suara berisik dan mengganggu dari mesin matic yang anda kendarai, terdengar berisik.

Pasalnya, oli gardan yang digunakan untuk menggerakkan transmisi otomatis sudah mulai bekerja atau sudah tidak kental lagi. Jangan sampai merusak komponen motor mobil anda karena jarang ganti oli gardan. Jika tidak, biaya perbaikan bisa berkali-kali lipat lebih besar dari biaya penggantian pelumas.

Jika mesin tiba-tiba bergetar dan mengeluarkan suara kasar saat berkendara, artinya oli gardan mobil Anda perlu segera diganti. Hal ini terjadi karena pelumasan sudah tidak sempurna lagi, sehingga saat melewati jalan tertentu seperti tanjakan, getaran tidak dapat dihindari.

Jika oli memiliki kekentalan hingga SAE 70 untuk mobil, sedangkan untuk motor matic harus SAE 140 atau SAE 90. Lama kelamaan kekentalan oli akan berkurang dan menjadi kotor.

Spesifikasi Dan Harga Oli Honda Mobilio, Butuh Berapa Liter?

Jika hal ini terjadi pada mesin atau mobil Anda, berarti oli gardan harus segera diganti, karena sudah tidak layak pakai.

Baca Juga :  √3 Cara Trading Forex Yang Aman Dan Menguntungkan - Info Aktual

3 ciri di atas adalah tanda bahwa oli gardan mobil Anda perlu segera diganti. Penggunaan oli gardan yang salah merek juga dapat menyebabkan kerusakan pada sepeda motor Anda.

Sebaiknya pilihlah merk oli gardan terbaik yang dapat bekerja maksimal untuk menghindari kerusakan serius pada kendaraan. Yang terbaik sebagai minyak adalah Evalube. Evalube adalah oli roda gigi dengan formula unggul yang cocok untuk semua jenis motor matic.

Selain itu, mobil dengan transmisi manual dinilai sangat mudah dan murah perawatannya dibandingkan dengan perawatan mobil matic alias transmisi otomatis.

Fungsi Oli Transmisi Manual Dan Tanda Oli Harus Diganti

Ibaratnya, kalau tidak pakai transmisi manual, masih oke. Berbeda dengan transmisi otomatis yang jika tidak ditangani bisa lebih cepat rusak.

Biasanya banyak pemilik mobil manual yang kurang memperhatikan kualitas oli transmisi. Ya, sama seperti transmisi otomatis, manual sebenarnya juga ada oli.

Oli di manual juga harus diganti secara berkala. Hal ini untuk menjaga agar komponen dalam transmisi tetap terjaga dengan baik.

Banyak pemilik bertanya-tanya kapan penggantian oli transmisi manual yang disarankan? Pertanyaan seperti itu sering terdengar oleh mereka yang baru saja menerima mobil.

Berapa Km Harus Ganti Oli Gardan Motor Matic? Ini Ciri Cirinya!

Padahal, oli transmisi pada mobil manual sangat jarang diganti. Kalaupun harus diganti, biasanya setelah menempuh perjalanan puluhan ribu kilometer.

Bagi yang membeli mobil baru, coba baca manual mobil baru tersebut. Di manual biasanya disebutkan bahwa pergantian oli transmisi pada mobil manual ini bisa mencapai 40 ribu kilometer.

Namun, ini sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh manual masing-masing mobil. Namun, terkadang realisasi di lapangan berkata lain.

Para pemilik mobil ini sebaiknya mengganti oli transmisi mobil manual dengan interval waktu yang lebih cepat. Misalnya setiap 20 ribu kilometer sekali atau setiap 25 ribu kilometer sekali.

Indikator Oli Menyala? Ini Langkah Yang Harus Dilakukan

Biasanya waktu ini adalah waktu yang disarankan. Namun, ada beberapa pengecualian jika mengalami gejala aneh pada transmisinya seperti berikut ini.

Salah satu tanda mobil manual yang perlu diganti oli adalah kesulitan dalam persneling. Biasanya saat masuk persneling, persnelingnya agak keras dan sulit untuk masuk ke persneling yang lurus.

Gejala tersebut bisa dua macam, pertama mungkin oli transmisinya sudah jelek atau bisa juga kampas koplingnya sudah tipis. Namun cara termudah dan termurah adalah dengan mengganti oli transmisi terlebih dahulu.

Dengan cara ini Anda akan ingat kapan terakhir kali Anda mengganti oli transmisi dan gardan. Karena keduanya diganti secara bergantian.

Baca Juga :  Cara Membuat Antena Tv Dari Parabola Bekas

Jika Ada Tanda Tanda Ini, Saatnya Oli Mobil Kamu Perlu Diganti

Biaya yang perlu dikeluarkan juga tidak besar kok, karena oli transmisi biasanya hanya membutuhkan 1 liter hingga 1,2 liter oli.

Kalau oli biasanya membutuhkan 2 liter sampai 2,5 liter oli. Biaya tergantung pada oli yang dibeli oleh pemilik mobil.

Ada oli seharga Rp 80.000 per liter, ada juga oli seharga Rp 150.000. Itu tergantung pada pemilik mobil oli mana yang akan dipilih.

Oli transmisi biasanya menggunakan SAE pada 40, 80 atau 90. Sedangkan untuk oli gardan biasanya menggunakan SAE 90 hingga 140 API GL5.

Bahaya, Ini Ciri Ciri Oli Gardan Motor Matic Telah Habis

Saat anda berkendara anda mendengar suara dengung dari kolong mobil, bisa jadi dari transmisi. Persalinan yang sudah memiliki payudara harus diperiksa.

Dengung transmisi ini berasal dari kontak antar roda gigi pada transmisi. Biasanya dengung tersebut berasal dari oli transmisi yang kualitasnya sudah menurun.

Salah satu ciri oli transmisi manual yang buruk adalah menimbulkan getaran. Roda gigi bergetar saat idle atau stasioner.

Padahal, efek getaran ini bisa berasal dari beberapa faktor. Salah satunya oli transmisi atau bisa juga berasal dari dudukan transmisi yang sudah mulai rusak.

Ketahui Perawatan Oli Transmisi Untuk New Xpander Transmisi Manual

Jika bergetar, biasanya ada ketidaknyamanan saat mengemudi. Daripada merasa risih, bawa saja mobil kesayangan Anda ke bengkel.

Untuk mengetahui kondisi oli transmisi, biasanya terdapat dipstick khusus oli transmisi. Tongkat celup ini biasanya berbentuk tongkat celup oli mesin.

Salah satu indikatornya oli masih bagus, pink atau kemerahan. Jika warna oli transmisi sudah agak hitam, sebaiknya segera ganti.

Kondisi oli seperti itu menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas. Bisa juga oli kotor karena filter terlalu kotor.

Kapan Saatnya Anda Harus Segera Ganti Oli Transmisi? Begini Penjelasannya

Banyak orang yang beranggapan bahwa oli transmisi pada mobil manual sebenarnya tidak memiliki fungsi. Padahal, oli transmisi ini juga memiliki peran yang cukup penting.

Salah satu fungsi oli transmisi adalah menjaga temperatur komponen-komponen di dalam transmisi tetap dingin. Saat berkendara, transmisi manual atau otomatis akan menghasilkan panas.

Oli ini bertugas untuk menjaga temperatur komponen-komponen pada transmisi dengan benar. Hampir sama dengan oli pada mesin mobil.

Jika rapuh, oli transmisi bisa bocor. Ketika keluar, apa yang dikenal sebagai bibit minyak transmisi dan efeknya sangat berbahaya bagi transmisi.

Cara Tepat Menguras Oli Transmisi Mobil Matik

Oli yang bocor akan mengurangi jumlah oli pada transmisi. Padahal, komponen pada transmisi akan cepat panas dan jika tidak dikontrol akan sulit untuk berpindah gigi.

Baca Juga :  Video Bokeh Museum Internet 2021 Youtube Video Download Free - Info Aktual - Info Aktual

Lagi pula, memperbaiki transmisi manual lebih murah daripada transmisi otomatis. Untuk mobil yang banyak digunakan seperti Avanza, Rush atau Xenia bisa mencapai Rp 4 jutaan.

Biaya ini dikeluarkan untuk penggantian komponen. Kalau perombakan total, biayanya bisa mencapai Rp 5 juta. Tentu saja, ini bukan biaya yang murah.

Akibat jarangnya ganti oli transmisi mobil manual, Anda harus memperbaikinya dengan biaya yang mahal. Daripada menghabiskan banyak uang, lebih baik mencegahnya agar tidak pecah.

Tanda Oli Mobil Kurang, Jangan Anggap Sepele Karena Mesin Bisa Rusak

Rizen Panji Pikirannya selalu penuh dengan mobil buatan Jerman, Swedia dan Perancis dengan tahun produksi di bawah 2000. Jangan lupa, mesin yang duduk di kap mesin tentunya harus memiliki 6 silinder untuk memompa adrenalin saat berkendara OTOTIPS – Umum semua lampu indikator pada odometer mobil akan menyala saat kunci dihidupkan. Selain indikator oli, lampu indikator ini juga akan menyala saat kendaraan dihidupkan. Begitu mobil dinyalakan, indikator oli akan mati sendiri. Namun, jika pengukur oli menyala selama kondisi jalan atau saat mengemudi, ini bisa menjadi masalah pada tekanan oli mesin kendaraan.

Seperti diketahui, indikator oli merupakan salah satu lampu indikator pada odometer yang berfungsi untuk memperingatkan pengemudi jika terjadi malfungsi atau kesalahan pada sirkulasi oli. Di sisi lain, mesin mobil membutuhkan suplai oli yang konstan untuk melumasi semua komponen mesin. Oleh karena itu, mobil tidak boleh dibiarkan berjalan dalam waktu lama tanpa tekanan oli mesin yang cukup. Lalu, apa yang harus dilakukan pengemudi saat dalam kondisi seperti ini?

Hal pertama yang harus dilakukan saat indikator oli mesin menyala adalah segera menepi ke jalan raya. Menurut laman Auto2000, jika mobil dipaksa terus berjalan, bisa mengakibatkan bagian mesin yang bergerak tidak terlumasi dengan baik dan mengakibatkan kerusakan serius.

Kemudian, setelah mobil berhenti, buka kap mesin dan periksa level oli dengan tongkat celup. Jika saat level dimasukan ke dalam lubang dan hasilnya kering, berarti level oli mesin sangat rendah. Selain mengecek volume oli mesin dengan tongkat celup, Anda juga harus mencurigai kebocoran atau kebocoran oli mesin.

Jual Oli Transmisi Atf Dw Dw1 Dw 1 Tipe Honda Automatic Matic Metik / At Transmission Kemasan Galon 1l

Itu mungkin terjadi. Karena kebocoran internal pada mesin dapat menyebabkan oli. Untuk memeriksanya, lihat di bawah mobil apakah ada indikasi kebocoran. Jika oli menetes di bawah mesin, kemungkinan paking robek atau filter oli tidak terpasang dengan benar.

Sedangkan jika tidak ditemukan kebocoran, namun oli mesin berkurang, solusinya mungkin dengan menambah oli lagi.

Pos terkait