Uang Kertas Makin Tak Laku, Transaksi Elektronik Melesat 33%

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Bank Indonesia (BI) melaporkan transaksi uang elektronik pada September 2022 di mana nilai transaksinya lebih tercatat turun dari bulan sebelumnya namun naik cukup signifikan jika dibandingkan tahun yang sama periode sebelumnya.



Bacaan Lainnya

Dalam catatan Bank Indonesia (BI) total nilai transaksi uang elektronik sebesar Rp 98,55 triliun per September 2022. Angka ini tercatat turun 2,02% secara mont to month/mtm yakni sebesar Rp 100,58 triliun.

Kendati demikian, nilai transaksi uang elektronik pada September tersebut tercatat lebih tinggi 33,71% secara year-on-year/yoy yakni sebesar Rp73,70 triliun.

Secara rinci per September 2022 saja, nilai transaksi belanja uang elektronik tercatat sebesar Rp 37,06 triliun. Sementara, nilai transaksi transfer antar uang elektronik tercatat sebesar Rp17,89 triliun.

Selain itu, nilai transaksi inisial atau ketika pertama kali mengisi uang elektronik sebesar Rp 497 miliar, nilai transaksi top up uang elektronik sebesar Rp 39,28 triliun. Serta, untuk tarik tunai uang elektronik, nilai transaksinya tercatat sebesar Rp2,8 triliun.

Sedangkan, nilai transaksi reedem uang elektronik sebanyak Rp919 miliar dengan volume transaksinya sebanyak 1,076 miliar kali. Jumlahnya terkoreksi 0,14% dibandingkan pada Agustus 2022 yang sebanyak 1,078 juta kali.

Terakhir, nilai transaksi kartu debit sebesar Rp657,97 triliun pada September 2022. Nilai tersebut melemah 5,21% dibandingkan pada Agustus 2022 yang sebesar Rp694,13 triliun.

TIM RISET puncak-media.com INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(aum/aum)


Baca Juga :  Viral Video Jubilee Hills Rape Victim Hyderabad Minor Girl Case

Pos terkait