Waspada Serangan Jantung di Usia Muda, Ini Penyebab Utamanya

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Serangan jantung tidak hanya bisa dialami oleh kelompok lanjut usia (lansia), tetapi juga anak muda. Ini karena penyakit jantung tidak disebabkan oleh usia seseorang, melainkan pola hidup yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan cepat saji, merokok, mengonsumsi alkohol, hingga kurang berolahraga.

Faktanya, semakin banyak orang dewasa muda, terutama wanita, yang mengalami serangan jantung.

Bacaan Lainnya

“Tren penyakit jantung yang kita lihat selama dua dekade terakhir terjadi pada usia yang sangat muda, didefinisikan sebagai orang yang berusia di bawah 40 tahun,” kata ahli jantung dari University Hospitals, Raju Modi. “Dari tahun 2006 hingga 2016, kami telah melihat sekitar 2 persen peningkatan per tahun pada orang yang sangat muda dengan serangan jantung.”

Tetapi penyebab yang mendasari kondisi ini tampaknya agak berbeda berdasarkan jenis kelamin, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan pada 3 Mei 2022, di JAMA Network Open.

Para peneliti menganalisis data dari 2.264 orang berusia 18 hingga 55 tahun yang dirawat di rumah sakit karena serangan jantung. Mereka lalu dibagi berdasarkan usia, jenis kelamin, dan ras. Para peneliti menemukan ada tujuh faktor yang menyumbang 85% risiko serangan jantung pertama pada pria dan wanita.

Tujuh faktor tersebut adalah:

  1. Diabetes
  2. Depresi
  3. Tekanan darah tinggi
  4. Kebiasaan merokok
  5. Riwayat serangan jantung dini dalam keluarga
  6. Pendapatan rumah tangga rendah
  7. Kolesterol tinggi

Secara khusus, diabetes dikaitkan dengan risiko terbesar di kalangan wanita, sedangkan merokok saat ini adalah faktor terbesar bagi pria.

Pendapatan rumah tangga yang rendah dilacak dengan risiko yang lebih tinggi pada wanita tetapi tidak pada pria, sedangkan kolesterol tinggi dan kurangnya aktivitas fisik dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi pada pria tetapi tidak pada wanita. 

Tips untuk jantung yang sehat:

  • Lakukan setidaknya 30 menit aktivitas aerobik selama lima hari seminggu. Tidak harus olahraga yang intens, berjalan santai selama 30 menit sudah bagus.
  • Beralih ke pola makan nabati dengan memasukkan lebih banyak buah dan sayuran dalam makanan atau kudapan Anda. Diet memiliki dampak besar pada perkembangan penyakit jantung.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Sering Kecolongan, Kenali 5 Tanda Gejala Kolesterol Tinggi

(hsy/hsy)


Baca Juga :  5 Keuntungan Usaha Toko Bangunana Yang Menguntungkan

Pos terkait