Apakah Wanita Hamil Boleh Tidak Puasa

Apakah Wanita Hamil Boleh Tidak Puasa – Puasa ibu hamil dan menyusui selalu aman bagi penderita dan anaknya, namun harus dengan syarat yang disetujui oleh dokter.

Wanita hamil dan menyusui termasuk di antara sedikit kelompok yang tidak harus berpuasa selama Ramadhan. Puasa harus diubah ke bulan lain dan/atau diganti dengan membayar fidyah. Itu dari sudut pandang fikih. Bagaimana dari segi kesehatan, apakah puasa aman bagi ibu dan bayi saat ibu hamil atau menyusui?

Apakah Wanita Hamil Boleh Tidak Puasa

Taufik Jamaan, SpOG selaku dokter spesialis kebidanan dan kandungan menganggap puasa aman untuk ibu hamil atau menyusui selama berat badan yang terkena stabil dan tidak ada gangguan fisik. Jangan khawatir, kata Taufik, karena selama hamil tubuh ibu mengalami berbagai jenis adaptasi.

Bacaan Lainnya

Hukum Membatalkan Puasa Karena Sakit

Kondisi ini meliputi metabolisme lemak, “lapar cepat”, metabolisme karbohidrat, metabolisme protein, metabolisme air, dan penambahan berat badan. “Berbagai fungsi organ tubuh ibu hamil juga mengalami perubahan selama kehamilan, baik sistem kardiovaskular, pencernaan, pernapasan, dan organ lainnya,” tambahnya seperti dikutip.

Taufik kemudian merujuk pada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa puasa aman bagi ibu hamil. “Berdasarkan berbagai penelitian yang ada, jelas puasa di bulan Ramadan tidak berbahaya bagi ibu hamil. Namun kondisi kehamilan itu sendiri harus diperhatikan,” kata Taufik.

Salah satunya adalah penelitian Alwasel dari Universitas King Saud, Arab Saudi pada tahun 2010, tentang perubahan plasenta pada ibu hamil. Studi telah menunjukkan penurunan berat plasenta ibu hamil yang berpuasa pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Namun, hal itu tidak memengaruhi berat lahir bayi dan kesehatan bayi secara keseluruhan. Berbeda dengan perubahan plasenta dari ibu yang menderita penyakit kronis.

Studi lain yang dilakukan di Yaman, kata Taufik, juga menunjukkan bahwa sekitar 90,3 persen dari 2.561 pasien hamil yang berpuasa selama Ramadhan tidak menunjukkan adanya hubungan antara penurunan berat badan ibu dan anak akibat puasa.

Orang Yang Boleh Untuk Tidak Berpuasa

Mengacu pada database National Center for Biotechnology Information (NCBI) tahun 2004, akademisi Joosoph J. dan dua rekannya melakukan penelitian tentang puasa pada ibu hamil. Mereka memperoleh data kuesioner dari 202 responden Muslim Singapura (125 melalui email dan 57 melalui telepon).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% responden tidak segan-segan untuk tetap menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadhan meskipun sedang mengandung anaknya. Namun, keputusan ini termasuk dukungan dari keluarga dan pasangannya. Kebanyakan dari mereka tidak melihat kesulitan. Padahal, mereka berharap berpuasa agar lebih mudah atau tidak memberatkan.

Dalam kesempatan lain, Taufik Jamaan juga mengatakan bahwa puasa sangat menenangkan ibu hamil karena tekanan darahnya stabil. Bayi dalam kandungan, lanjut Taufik, juga tenang, tidak banyak merasakan kontraksi, gerakannya halus, dan ibu akan mudah melahirkan.

Meski diperbolehkan, beberapa ahli kesehatan menegaskan bahwa yang penting adalah memulihkan diri ibu hamil itu sendiri. Jika Anda merasa baik, lanjutkan. Untuk saat ini, jika tidak, Anda tidak perlu memaksakannya. Selain menemui pasangan dan keluarga, ibu hamil sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Hal ini dikarenakan ada kalanya seorang wanita yang sehat ternyata memiliki penyakit yang dapat membahayakan dirinya jika menangis saat hamil.

Hukum Puasa Bagi Wanita Yang Hamil, Menyusui, Dan Melahirkan

Dokter kandungan Riyan Hari Kurniawan, SpOG memberikan arahan, jika masa kehamilan sudah memasuki trimester pertama (tiga bulan), ibu hamil diperbolehkan berpuasa selama tidak mengalami masalah seperti mual, muntah, lemas dan pusing. “Pastikan tidak ada masalah, demi kesehatannya dan janinnya,” imbuhnya.

Selain itu, jika masa kehamilan berada pada trimester kedua, pastikan berat badan ibu hamil harus dalam kenaikan yang sesuai, yaitu 0,5 kilogram per minggu. Tidak boleh dilupakan dan yang paling mendasar: ibu tidak mengalami keluhan apapun. Pada trimester terakhir atau ketiga, ibu hamil biasanya tidak berpuasa demi memberikan nutrisi pada janinnya.

“Saat memasuki trimester ketiga, janin terus mengembangkan organnya dengan baik, ibu hamil harus memastikan makan [makanan] dalam jumlah banyak dan utuh,” kata Riyan.

Alasan mengapa ibu hamil perlu lebih sering memeriksakan kesehatannya adalah untuk memastikan bahwa mereka tidak menderita diabetes. Efendi Rimba dari Klinik Graha Citra Husada menegaskan, ibu hamil dengan diabetes tipe 1 disarankan untuk tidak berpuasa karena risikonya terlalu besar.

Hukum Puasa Bagi Wanita Yang Menyusui Dan Kaffarah/fidyahnya

Penderita diabetes tipe 1 tidak bisa mengontrol gula dalam tubuhnya, kata Efendi, dan perlu membuat gula untuk janin selama dalam kandungan. Selain memproduksi gula untuk dirinya sendiri, dia juga perlu memproduksi gula untuk anaknya, sehingga ibu yang memproduksi gula belum bisa memproduksi gula untuk janinnya,” tambah Efendi kepada Antara.

Bagi ibu hamil penderita diabetes tipe 2 yang sangat ingin berpuasa, boleh saja selama memperhatikan kadar gula darahnya. Efendi menyarankan ibu hamil dengan diabetes puasa untuk memeriksakan gula darahnya minimal dua minggu sekali. Ibu hamil dengan diabetes sering menggunakan suntikan insulin, bukan insulin oral agar tidak menyentuh plasenta.

“Dia harus tahu apakah gulanya tinggi atau rendah, Anda juga tahu bahwa ketika dia turun, dia gemetar, tangannya gemetar, jantungnya berdebar kencang, dia berkeringat dan menjadi basah karena gula,” katanya.

Apa yang sebaiknya ibu hamil makan dan minum saat berpuasa? Riyan Hari Kurniawan mengatakan ibu hamil membutuhkan 2.500 kkal yang meliputi 50 persen karbohidrat, 30 persen protein, dan 20 persen lemak. Karbohidrat bisa berasal dari beras, jagung, dan kacang-kacangan. Protein terutama dari hewani dapat ditemukan pada ikan, telur, daging, sayuran seperti tempe dan tahu. Sisanya, sekitar 20 persen lemaknya, bisa ditemukan dalam kacang-kacangan.

Ibu Hamil Dan Menyusui Tidak Puasa, Wajib Fidyah Atau Qadha?

Riyan meminta ibu hamil untuk tidak melupakan asupan vitaminnya, yaitu makan buah yang cukup. Serta asupan folat yang dapat ditemukan pada sayuran hijau dan kacang-kacangan, kalsium yang dapat ditemukan pada ikan dan produk susu, serta zat besi yang dapat diperoleh secara melimpah melalui konsumsi daging hewani dan juga sayuran.

Jika ingin aman, Riyan menyarankan ibu hamil untuk minum segelas susu di pagi hari. Hal penting lainnya, agar tubuh tidak mudah kehilangan air saat puasa, adalah cukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih sebanyak dua liter saat puasa dan di pagi hari. Riyan menganjurkan minum minuman hangat dan tidak terlalu manis, serta mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti yang terdapat pada kolak atau kurma.

Penggunaan yang sama dapat digunakan untuk ibu yang sedang menyusui. Baby Center UK telah memastikan bahwa menyusui selama puasa tidak berbahaya bagi ibu atau bayi. Cukup perhatikan asupan cairan Anda untuk menghindari dehidrasi. Gejala dehidrasi meliputi rasa sangat haus, urine berwarna gelap, pusing dan kepala terasa ringan, lemas, mulut dan bibir kering.

Baby Center UK kemudian menyarankan untuk menyimpan makanan segar dan siap saji di dapur dan lemari es agar ibu menyusui dapat mengaksesnya sepanjang malam. Penting juga untuk menjaga tubuh pada suhu yang nyaman (tidak terlalu dingin atau terlalu panas). Pastikan Anda rutin makan sahur dengan gizi seimbang, dan bila perlu bantu dengan suplemen vitamin D 10 mcg per hari untuk kualitas ASI pada ibu menyusui. Wanita Muslim hamil dan menyusui tidak diperbolehkan berpuasa jika puasa dapat membahayakan keselamatan mereka dan anak-anak mereka.

Siapa 9 Golongan Yang Boleh Tidak Puasa Ramadhan?

Akan tetapi, jika wanita muslimah ini sehat, tidak lemah, tidak sakit, dan tidak mempedulikan kondisi janin yang dikandungnya atau anak yang disusuinya bersama dirinya, maka dia wajib berpuasa.

“Sesungguhnya Allah azza wa jalla telah mengambil bagian dari doa para musafir.

Abadikan harta Anda dengan beramal jariyah untuk membantu meningkatkan sumber daya umat dalam memahami Literasi Cerdas Indonesia 2045. Klik disini.

Download ebook Panduan Puasa Ramadhan Pertama Untuk Anak untuk segala usia sebagai panduan berpuasa di bulan suci Ramadhan 2021.

Hamil 7 Bulan Puasa

Seri 25 Kisah Para Nabi dan Rasul, Seri Asmaul Husna, Seri Ilustrasi Doa Sehari-hari, Seri Tata Cara Sholat, Seri Ilustrasi Juz Amma, Seri Sains dan Sains, Rukun Iman, Seri Rukun Islam, Seri Iman, Seri Akhlak, Seri Sahabat Seri Cerita . , Seri Komik Pengetahuan, Seri Komik Islam, Seri Filsafat Ibadah, Seri Hadits, Seri Dongeng Nusantara, Seri Dongeng, Seri Ensiklopedia, Seri Flora dan Fauna, Seri Mewarnai, Seri Kegiatan Calistung, dll.

Seluruh donasi digunakan untuk mendanai pembuatan konten ebook anak terbaru dan untuk membantu mengembangkan dan mengelola Program Pendidikan Sosial Gerakan Literasi Indonesia di Indonesia.

File ebook anak dikirimkan ke alamat email dalam waktu 1 x 24 jam pada hari yang sama setelah tim redaksi menerima konfirmasi donasi infaq.

Kak Nurul Ihsan adalah pencipta buku anak yang telah berkarya sejak tahun 1991 hingga saat ini dengan lebih dari 500 buku anak dan buku pendidikan karya Kak Nurul Ihsan dan tim CBM Studio. Profil dan buku karya Kak Nurul Ihsan dan tim CBM Studio dapat dilihat disini.

Puasa Bagi Ibu Hamil

Apakah boleh puasa di hari jumat, apakah penderita diabetes boleh puasa, apakah ibu hamil boleh puasa, apakah wanita hamil boleh menyusui, apakah boleh menyikat gigi saat puasa, apakah ibu menyusui boleh puasa, apakah orang hamil boleh puasa, apakah hamil muda boleh puasa, apakah boleh puasa tanpa sahur, apakah boleh puasa setiap hari, apakah wanita hamil boleh berhubungan, apakah wanita hamil boleh puasa

Pos terkait