Darah Tinggi? Ini Sederet Makanan Penurun Tekanan Darah

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Tekanan darah tinggi atau hipertensi kerap dialami sejumlah orang. Kondisi itu terjadi saat tekanan darah terhadap dinding arteri sedang tinggi, sehingga penting untuk diwaspadai.

Jika terlalu tinggi, tekanan darah Anda dapat menyebabkan kondisi serius seperti stroke atau penyakit jantung. Meskipun obat-obatan dapat membantu menurunkan tekanan darah, tapi beberapa makanan juga dapat menurunkan tekanan darah.

Bacaan Lainnya

Ahli diet, Julia Zumpano, mengatakan pemilihan menu makan yang tepat sangat penting agar tekanan darah tidak melonjak. Berikut daftar makanan penurun darah tinggi yang bisa dikonsumsi sehari-hari.

1. Makanan tinggi vitamin C

Makanan tinggi vitamin C dapat melindungi dari stres oksidatif, yang menyebabkan peradangan. Pilihan yang baik meliputi:

-Paprika
-Buah kiwi
-Brokoli
-Kubis
-Stroberi
-Ubi jalar
-Buah jeruk seperti jeruk, grapefruits, lemon dan limau

2. Makanan tinggi vitamin E

Nutrisi yang larut dalam lemak bertindak sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Cobalah makanan berikut ini:

-Kacang almond
-Alpukat
-Biji bunga matahari
-Selai kacang
-Ikan salmon

3. Makanan tinggi potasium

Kalium membantu menurunkan tekanan darah dengan merelaksasikan dinding pembuluh darah dan membantu tubuh membuang natrium yang berlebihan. Makanan-makanan itu meliputi:

-Pisang
-Kentang
-Bayam
-Tomat
-Wortel
-Anggur
-Kacang-kacangan/biji-bijian seperti pistachio, almond, dan biji rami.
-Alpukat.

“Pisang mengandung potasium tinggi, yang membantu tubuh Anda membuang sodium. Makan makanan tinggi natrium dapat meningkatkan tekanan darah Anda,” kata Zumpano.

4. Makanan tinggi selenium

Selenium adalah antioksidan yang membantu melindungi tubuh Anda dari stres oksidatif. Pilih makanan ini untuk selenium:

-Makanan laut seperti tuna, halibut, dan udang.
-Kacang brazil
-Ayam
-Turki

5. Makanan tinggi L-arginin

L-arginin membantu membuat oksida nitrat, bahan kimia yang membantu merelaksasikan sel otot. Beberapa penelitian menunjukkan makanan ini dapat membantu menurunkan tekanan darah:

-Daging
-Unggas
-Kacang-kacangan/biji-bijian seperti biji labu, kenari dan kacang tanah.
-Kacang-kacangan seperti buncis dan kedelai.
-Produk susu seperti susu, yogurt, dan keju.

6. Makanan tinggi kalsium

Penelitian telah menunjukkan bahwa memenuhi tunjangan diet yang direkomendasikan untuk kalsium 1.000 miligram dan mendapatkan hingga 1.500 miligram per hari dapat meningkatkan tekanan darah. Makanan kaya kalsium meliputi:

-Produk susu seperti susu, yogurt, keju, dan keju
-Kacang almond
-Sayuran berdaun hijau tua dan brokoli
-Kacang kering dan kacang polong
-Tahu
-Jus jeruk
-Susu nondairy yang diperkaya seperti almond, kedelai, kelapa, dan oat.

Makanan lain yang dapat membantu menurunkan tekanan darah

Bawang putih juga dapat membantu menurunkan tekanan darah Anda. Bawang putih telah terbukti membantu mengurangi peradangan.

Menggunakan bawang putih untuk menambah rasa pada makanan Anda juga membantu Anda mengurangi garam, yang juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Alkohol dalam jumlah sedang juga telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah. Wanita tidak boleh minum lebih dari satu gelas per hari, sedangkan pria tidak boleh minum lebih dari dua gelas per hari.

Perlu diingat, mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang lebih banyak dapat menyebabkan tekanan darah naik.

Beberapa orang harus minum kurang dari jumlah ini, atau tidak sama sekali. Minum alkohol dalam jumlah sedang pun dapat mengganggu pengobatan tertentu dan dapat meningkatkan risiko kondisi kronis lainnya, termasuk kanker dan osteoporosis tertentu.

Apakah suplemen berguna?

Suplemen tertentu dapat membantu. Tetapi Zumpano memperingatkan bahwa Anda harus berbicara dengan dokter Anda sebelum menambahkan suplemen.

Mendapatkan nutrisi dari makanan utuh adalah yang terbaik. Beberapa suplemen juga dapat berisiko, berdasarkan jenis suplemen dan konsentrasi yang diminum, dan juga dapat mengganggu pengobatan tertentu.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


5 ‘Penyakit Orang Tua’ yang Kini Banyak Diderita Anak Muda

(miq/miq)


Pos terkait