Ga Dipenjara, Pendiri Startup Bodong Tinggal di Rumah Mewah

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Elizabeth Holmes, pendiri Theranos, tak masuk penjara setelah dijatuhi hukuman November lalu. Dia diketahui masih tinggal di rumah mewah sambil mengajukan banding atas keputusan pengadilan.

Theranos merupakan startup tes darah asal Amerika Serikat (AS). Wall Street Journal mengungkapkan laporan mesin tes darah perusahaan tidak bisa berfungsi seperti yang diklaim Holmes.

Bacaan Lainnya

Berikutnya valuasi Theranos sebesar US$9 miliar amblas. Sementara Holmes diseret ke meja hijau setelah dituding melakukan penipuan.

November lalu dia dihukum lebih dari 11 tahun penjara. Namun sejak saat itu, Holmes masih tinggal di perkebunan yang sewanya senilai US$13 ribu per bulan.

Menurut jaksa, wanita 38 tahun itu tidak menunjukkan adanya penyesalan. Holmes juga diminta seorang hakim federal untuk mulai menjalani hukumannya pada 27 April mendatang.

“Tidak ada dua sistem peradilan, satu untuk orang kaya dan satu untuk orang miskin. Hanya ada satu sistem peradilan di negara ini,” kata pengacara pemerintah dalam pengajuan, dikutip dari New York Post, Selasa (24/1/2023).

Berdasarkan sejumlah laporan tahun 2021, Holmes tinggal di Silicon Valley senilai US$135 juta selama persidangan. Perkebunan seluas 74 acre itu terletak di Woodside California yang berjarak satu jam dari gedung pengadilan San Jose.

Sementara itu, pengacara Holmes mengatakan kliennya harus dibiarkan bebas dengan jaminan selama bandingnya. Alasannya karena akan menimbulkan masalah substansial mengenai kasus yang bisa mengarah ke persidangan baru.

Sebelumnya pada Januari 2022, Holmes dinyatakan bersalah pada kasus penipuan. Ini terdiri dari tiga dakwaan penipuan transaksi elektronik dan satu dakwaan konspirasi.

[Gambas:Video CNBC]


Pos terkait