Geger Wujud Manusia Masa Depan di Foto, Ini Penampakannya

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Terlihat ada seseorang yang berasal dari masa depan di sebuah foto viral di internet. Foto yang diunggah di Facebook itu diklaim dari tahun 1940 dengan warna hitam putih.

Postingan pertama kali diunggah dalam grup Islandia Gamlar ljósmyndir oleh pengguna Kristjan Hoffmann pada tahun 2016 dengan judul “Satu hal yang menarik perhatian pada gambar yang indah ini adalah pada tahun 2016”.

Bacaan Lainnya

Sejumlah pengguna mengklaim seorang pria nampaknya menggunakan perangkat terlalu canggih di masa tersebut. NY Post menuliskan, pria itu begitu menonjol karena mengenakan mantel berwarna terang. Tangannya terlihat mendekat ke telinga seperti sedang menelepon dengan ponsel.

Saat itu jelas belum ada teknologi telepon genggam. Jadi sekilas, pria itu terlihat aneh berada di kerumunan masyarakat tahun 1940-an.




Manusia dari masa depan tertangkap kameraFoto: NY Post
Manusia dari masa depan tertangkap kamera

“Satu hal yang menarik perhatian dari gambar adalah bahwa di atas jendela, di sudut tengah gambar, seorang pria sedang bersandar dan menggunakan ponsel,” tulis Hoffman, dikutip NY Post, Jumat (20/1/2023)

“Saya tidak tahu harus berkata apa, saya tidak berpikir dia hanya berbicara di telepon..Dia dalam keadaan mematung, sendirian dan mengenakan penutup kepala yang berbeda dari yang lain serta syal dan bertingkah sama seperti kita hari ini”.

Foto ini juga pernah disebarkan melalui platform Youtube. Di sana, gambar tersebut masuk dalam video teori konspirasi berjudul 10 Real Cases of Times Travel That Cannot Explained (10 Kasus Nyata Perjalanan Waktu yang Tidak Dapat Dijelaskan).

Namun tak semua setuju dengan teori time traveler atau penjelajah waktu. Beberapa pengguna ada yang menyatakan kemungkinan pria itu memeriksa apakah jam tangannya berfungsi hingga menyatakan kemungkinan dia sedang mengisap pipa tembakau dan menggaruk telinganya.

 

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Makhluk Mirip Manusia Muncul di Sumatra, Peneliti Penasaran

(dem)


Pos terkait