Jilat Ludah Sendiri, Apple Siapkan MacBook Layar Sentuh?

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Apple dilaporkan sedang merancang MacBook dengan layar sentuh (touch screen). Informasi ini agak bertolak belakang dengan ucapan perusahaan sebelumnya yang menentang teknologi tersebut dalam perangkatnya.

Laporan Bloomberg yang mengutip sumber menyebutkan insinyur Apple tengah terlibat dalam proyek MacBook layar sentuh pertama. Namun belum ada informasi pasti soal peluncuran dan ada kemungkinan rencana bisa berubah, dikutip Senin (16/1/2023).

Bacaan Lainnya

Bloomberg menuliskan berdasarkan pertimbangan internal, Apple bisa meluncurkan MacBook tersebut tahun 2025. Jika benar, ini bakal jadi pembaruan yang signifikan pada Macbook Pro. Namun, pihak Apple menolak berkomentar soal kabar laptop layar sentuh.

Sebelumnya, pendiri Apple Steve Jobs pernah menyebut layar sentuh merupakan penemuan desain yang “mengerikan secara ergonomis”. Perusahaan juga mengatakan touch screen tidak berfungsi baik pada laptop.

Untuk itu, iPad menjadi pilihan Apple untuk mengadopsi touch screen di perangkat produktivitas. Selain itu, ada kekhawatiran akan terjadi kanibalisme produk jika seri Mac juga hadir dengan touch interface.

Bukan hanya Jobs, penerusnya Tim Cook juga tetap mempertahankan sikap soal anti layar sentuh di laptop. Pada 2012 misalnya, dia pernah mengatakan penyatuan tablet dan laptop oleh Microsoft sama seperti menggabungkan pemanggang roti dengan kulkas.

Sementara itu, Apple juga berencana mengubah teknologi layarnya ke OLED sebagai bagian dari perombakan MacBook Pro. Untuk sekarang, perangkat masih menggunakan layar LCD, meski iPhone dan Apple Watch sudah menyematkan layar OLED.

Sejauh ini memang hanya Apple yang produknya belum menawarkan layar sentuh. Pesaingnya seperti Dell, HP, Microsoft, Lenovo, Samsung, dan Acer telah selangkah lebih maju dari perusahaan asal Cupertino Amerika Serikat (AS) itu.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Foxconn Tambah Investasi di Vietnam, RI Masih Setia Menanti

(tib)


Pos terkait