Kripto Anjlok, Miliarder Ini Makin Kaya Raya

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Di tengah anjloknya nilai kripto, miliarder Jerman-Amerika sekaligus pendiri PayPal, Peter Thiel, malah cuan besar. Keuntungan itu terjadi karena perusahaannya, Founders Fund, melepaskan kripto setelah delapan tahun disimpan.

Aksi jual itu benar-benar tepat waktu. Pada akhirnya, penjualan kripto besar-besaran itu melindungi perusahaan dari ambruknya nilai Bitoin pada akhir 2022 lalu, dikutip dari Fortune, Kamis (19/1/2023).

Bacaan Lainnya

Akhir November lalu, harga jual Bitcoin ambles ke sekitar US$15.599. Nilai tersebut merupakan harga terendah dari mata uang kripto tersebut selama dua tahun terakhir.

Financial Times mengutip sumber yang mengatakan perusahaan Thiel mengantongi US$1,8 miliar pada Maret 2022. Hal tersebut berasal dari penjualan sebagian besar kripto yang dimiliki Founders Fund kala itu, sebelum kripto anjlok.

Thiel memang tidak mengumbar penjualan besar-besaran aset kripto perusahaannya. Namun, dia tetap mendukung ekosistem Bitcoin saat konferensi Bitcoin 2022 bulan April lalu di Miami.

“Kami berada di ujung rezim uang fiat,” ucapnya. Thiel juga paham soal Bitcoin yang diremehkan, namun menurutnya kripto itu “punya potensi menggantikan emas”.

Sementara itu, Reuters menuliskan Founders Found menolak berkomentar soal masalah tersebut.

Nasib baik itu berbanding terbalik dengan deretan perusahaan kripto yang mengalami kebangkrutan. Sebut saja hedge fund kripto Three Arrows Capital dan bursa FTX.

Khusus untuk FTX, keruntuhan perusahaan bahkan menyeret mantan bosnya Sam Bankman-Fried ke meja hijau. Selain itu perusahaan juga telah menyebabkan kehancuran pada banyak perusahaan lain.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Apa Itu Cryptocurrency?

(tib)


Pos terkait