Penemuan Teknologi Canggih China yang Kini Mendunia

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – China merupakan salah satu negara yang terkenal memiliki inovasi teknologi canggih. Bahkan, sudah sejak lama Negeri Tirai Bambu menciptakan benda yang kini digunakan oleh umat manusia.

Berikut lima penemuan asal China yang mendunia, sebagaimana dirangkum puncak-media.com Indonesia.

Bacaan Lainnya

1. Kertas




Paper boats are seen placed during a protest against the seizure by Russian special forces of three of the Ukrainian navy ships, which Russia blocked from passing through the Kerch Strait into the Sea of Azov in the Black Sea, in front of the Russian embassy in Kiev, Ukraine November 25, 2018. REUTERS/Gleb GaranichFoto: Kapal kertas terlihat ditempatkan selama protes terhadap penyitaan oleh pasukan khusus Rusia dari tiga kapal angkatan laut Ukraina, yang diblokir Rusia . Reuters/Gleb Garanich

Kertas telah ada di China sejak tahun 105. Bahkan kertas tertua di dunia ditemukan di sebuah makam dekat Xian pada tahun 1957. Terbuat dari serat rami, kertas berasal dari periode di antara 140 SM dan 87 SM.

Kasim China dan pejabat istana dinasti Han Timur Cai Lun umumnya dianggap sebagai penemu kertas dan proses pembuatan kertas. Dia menambahkan kulit pohon dan ujung rami ke proses pembuatan kertas skala awal dan kecil.

Setelah penemuan proses pembuatan kertas oleh orang China, ini memungkinkan pembuatan skala besar dan penggunaan luas salah satu penemuan paling menentukan sepanjang masa.

2. Kompas

Sebuah artefak dari Meksiko yang berasal dari tahun 1.000 SM menunjukkan penggunaan kompas dengan batu magnet, yang merupakan bagian bijih besi yang dimagnetisasi secara alami. Namun, penduduk China adalah yang pertama menyadari bahwa dapat dimagnetisasi dengan bersentuhan dengan batu magnet.

Selama Dinasti Han pada tahun 202 SM – 220 M, orang China mulai menggunakan sendok batu iodestone berorientasi utara-selatan dan kompas berbentuk mangkuk untuk ramalan. Awalnya digunakan sebagai bagian dari praktik Feng Shui, yang bertujuan untuk menyelaraskan individu dengan lingkungan sekitarnya.

Pada 1000 M, kompas navigasi digunakan di kapal-kapal China. Baru kemudian pedagang Arab yang datang ke China mempelajari teknologi tersebut dan membawanya ke barat.

3. Teh




Ilustrasi teh putih. (Dok: @1mhealthtips)Ilustrasi teh putih. (Dok: @1mhealthtips)

Tanaman teh berasal dari Yunnan barat. Legenda Tiongkok kuno mengatakan bahwa teh pertama kali ditemukan oleh Shennong, “bapak pertanian” Tiongkok, sekitar 2.737 SM. Di Dinasti Tang, teh menjadi minuman populer yang dinikmati oleh orang-orang dari berbagai kelas sosial.

“Cha Jing” (atau ‘Buku Teh’) yang ditulis oleh Lu Yu di Dinasti Tang menguraikan metode budi daya, minum, dan mengklasifikasikan teh yang berbeda, dan dianggap sebagai monografi pertama di dunia tentang teh. Pohon teh hidup tertua di dunia sendiri ada di Lin Cang, dan berusia sekitar 3.200 tahun.

4. Bubuk mesiu

Dikenal sebagai “bubuk hitam”, bubuk mesiu ditemukan sekitar 1000 SM oleh alkemis Tao Cina. Wei Boyang, juga dikenal sebagai bapak alkimia. Ia menggambarkannya pada tahun 142 M sebagai zat yang dapat “terbang dan menari” dengan keras.

Ironisnya, itu dikembangkan lebih lanjut oleh para alkemis yang berusaha menghasilkan zat yang memungkinkan kehidupan abadi. Eksperimen melibatkan pemanasan 10% sulfur dan 75% sendawa dengan tujuan mengubah tubuh.

Pada abad ke-10, bubuk hitam digunakan untuk kembang api dan sinyal. Secara bertahap inovasi ini dibawah ke barat dan secara luas digunakan sebagai alat perang. Saat itu, bubuk mesiu masih digunakan sebagai bahan peledak untuk memecah endapan batu bara dan batuan hingga awal abad ke-20, ketika digantikan oleh dinamit.

5. Besi cor




abrik Baja dan Besi Guofeng yang telah dinonaktifkan dan sebuah gedung apartemen yang sedang dibangun di Tangshan, provinsi Hebei, China, August 22, 2018. Picture taken August 22, 2018.  REUTERS/Thomas PeterPabrik Baja dan Besi Guofeng yang telah dinonaktifkan dan sebuah gedung apartemen yang sedang dibangun di Tangshan, provinsi Hebei, China, August 22, 2018. Picture taken August 22, 2018. REUTERS/Thomas Peter

Penelitian arkeologi telah mengkonfirmasi bahwa besi cor, yang terbuat dari besi kasar yang meleleh, dikembangkan di China pada awal abad ke-5 SM selama Dinasti Zhou.

Orang China mampu membuat besi menjadi bentuk fungsional dan ornamen. Dengan perkembangan anil, yakni cara membiarkan logam atau kaca mendingin secara perlahan untuk memperkuatnya, China mulai membuat mata bajak, pedang yang lebih panjang, dan bahkan bangunan dari besi.

Sebaliknya, tanur sembur baru ditemukan di barat pada akhir abad ke-8 M dan besi cor belum tersedia secara luas di Eropa sebelum 1380.

[Gambas:Video CNBC]


Pos terkait