Sekolah Finlandia Pertama Hadir di Indonesia, Segini Biayanya

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Kalau bicara soal pendidikan, ada sejumlah negara di dunia yang kerap menjadi rujukan. Salah satu yang paling ternama adalah Finlandia. 

Negara di Eropa utara tersebut terkenal memiliki salah satu sistem pendidikan terbaik di dunia. Anak-anak Finlandia juga hampir selalu mencatatkan nilai tertinggi dalam tes internasional. Bahkan, mengutip World Economic Forum, Finlandia sukses unggul di atas Amerika Serikat dan negara-negara di Asia Timur yang dikenal sebagai peringkat nomor satu dalam matematika dan sains.

Bacaan Lainnya

Hal itu membuat Teddy Koentjoro bertekad membawa keunggulan pendidikan Finlandia ke Indonesia. Setelah melakukan banyak riset, Teddy akhirnya mendirikan sekolah berbasis kurikulum Finlandia pertama di Indonesia, HEI School, pada 2020. 




HEI Schools Jakarta, sekolah Finlandia pertama di Indonesia. IstFoto: HEI Schools Jakarta, sekolah Finlandia pertama di Indonesia. (Ist)

Bekerja sama dengan Universitas Helsinki, Finlandia, HEI Schools merupakan preschool (pendidikan anak usia dini) satu-satunya yang berafiliasi langsung dengan Kedutaan Besar Finlandia di Indonesia. 

Tim puncak-media.com Indonesia berkesempatan mengunjungi sekolah yang berada di kawasan Senayan, Jakarta ini. Saat pertama kali memasuki area sekolah, kami seolah memasuki IKEA, toko furnitur ternama asal Skandinavia, karena interiornya yang estetik dan banyak menggunakan unsur kayu. Tidak ada tabrak warna yang mencolok mata seperti sekolah preschool pada umumnya. 

“Di Finlandia, anak-anak banyak belajar di alam. Mereka ada kegiatan menjelajah hutan. Di Jakarta tentu sulit menerapkan itu, jadi kami beradaptasi dengan membawa unsur alam ke sekolah,” kata Teddy, saat berbincang dengan puncak-media.com Indonesia, Jumat (20/1/2023).

Selain aspek estetika, faktor keamanan juga menjadi perhatian penting. Karena itu, gedung sekolah dilengkapi dengan sistem keamanan berbasis sidik jari.

Apa bedanya sekolah Finlandia dengan sekolah internasional lain?




HEI Schools Jakarta, sekolah Finlandia pertama di Indonesia. IstFoto: HEI Schools Jakarta, sekolah Finlandia pertama di Indonesia. (Ist)

Ada banyak sekolah internasional di Indonesia, tapi HEI School punya pendekatan yang berbeda. Mengadopsi filosofi pendidikan dari Finlandia, sekolah ini tidak menekankan akademik semata, tapi juga menggunakan pendekatan yang berbasis holistik, termasuk pendekatan bermain yang juga sangat dibutuhkan anak. 

“Semua yang diaplikasikan di sini research-based,” kata Kepala Sekolah HEI Schools Senayan, Arthalia Larsen. 

“Di sekolah ini, enam jam waktu sekolah itu tidak seluruhnya untuk belajar, tapi kami mengajarkan mereka rutinitas. Kami mengajarkan mereka untuk mengenali kapasitas kemampuan dan cara merespon kebutuhan tubuhnya, laparnya, capeknya, emosinya,” ujarnya lagi. 

Selain itu, rasio guru dan murid di HEI Schools juga besar. Rata-rata satu guru hanya bertanggungjawab atas tiga siswa. Namun, rasio itu makin kecil seiring dengan makin besarnya usia siswa. 

Ketika mengunjungi salah satu kelas di HEI Schools, tim liputan puncak-media.com Indonesia disambut para siswa usia 4-5 tahun yang secara mandiri sedang membersihkan kotak makannya sendiri usai snack time. Menariknya, hal tersebut otomatis mereka lakukan setelah mendengar musik tanda waktu makan camilan telah berakhir.

“Alasan menggunakan musik karena ini membantu anak mengingat sesuatu dengan lebih mudah. Kegiatan juga jadi lebih menyenangkan karena bisa dilakukan sambil menari-nari, jadi minat anak [terhadap kegiatan] bisa lebih tinggi,” ungkap Captain Teachers HEI Schools Senayan, Meriana Kartini.

Tema belajar bulanan




HEI Schools Jakarta, sekolah Finlandia pertama di Indonesia. IstFoto: HEI Schools Jakarta, sekolah Finlandia pertama di Indonesia. (Ist)

Setiap bulan, ada tema belajar khusus yang direkomendasikan oleh HEI Schools pusat di Finlandia. Tema ini menjadi acuan bagi para guru untuk merancang aktivitas di sekolah. Setiap kelas bisa memiliki aktivitas yang berbeda, tergantung kebutuhan dan minat siswa. 

Misalnya, pada Januari 2023 ini tema belajar di HEI Schools adalah Head, Shoulders, Knees and Toes. Salah satu pengejawantahan dari tema ini adalah belajar mengenal anggota tubuh. Pihak HEI Schools lalu mendatangkan dokter gigi ke sekolah untuk mengenalkan siswa mengenai kesehatan mulut dan gigi. 

Kurikulum di sekolah Finlandia ini juga dirancang khusus untuk melatih siswa agar mandiri. Karena itu, selain belajar dan bermain, mereka juga berlatih cara menggunakan toilet, membersihkan sisa makanan sendiri, hingga menggelar matrasnya sendiri ketika jadwal tidur siang. 

Selain itu, beberapa perabotan, seperti toilet, meja dan kursi makan, hingga wastafel sengaja tidak disesuaikan untuk ukuran anak agar siswa tidak merasakan perbedaan yang jauh ketika mereka menggunakan fasilitas umum.

Salah satu orang tua murid di HEI Schools, Tika, mengaku memilih sekolah ini karena ingin anaknya tumbuh menjadi individu yang bahagia tanpa terbebani dengan pelajaran akademik sejak kecil. 

Berapa biayanya?

Biaya perbulan Hei Schools mulai Rp8 juta hingga Rp13 juta perbulan. Biaya itu tergantung tergantung usia anak.

Selain itu, terdapat pula uang pangkal dengan biaya mulai Rp22 juta hingga Rp24 juta.

Berikut pembagian kelas di Hei Schools.

  • Toddler: anak usia 18-24 bulan
  • Nursery: anak usia 2-3 tahun
  • Pre-K: anak usia 3-4 tahun
  • K1: anak usia 4-5 tahun
  • K2: anak usia 5-6 tahun

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Daftar Sekolah Termahal di RI, Ada yang Seharga Fortuner

(hsy)


Pos terkait