Simak! Ini Tempat Dapatkan Vaksin COVID Booster Kedua

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Vaksin Covid-19 booster kedua atau dosis keempat resmi diberikan kepada masyarakat umum di atas usia 18 tahun mulai hari ini, Selasa (24/1/2023). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan bahwa vaksin booster kedua tersebut bisa diperoleh di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Booster kedua ini nanti dapat di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, terutama dari pemerintah. Mulai dari puskesmas, rumah sakit daerah, rumah sakit pemerintah, dan juga rumah sakit TNI-Polri, dan seterusnya,” sebut dr. Syahril melalui konferensi pers daring, Selasa (24/1/2023).

Bacaan Lainnya

Selain melalui fasyankes, vaksin booster kedua juga dapat diperoleh melalui sentra vaksinasi yang telah bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat.

“Dan juga akan dilakukan oleh sentra vaksinasi-vaksinasi yang diinisiasi oleh stakeholderstakeholder yang bekerja sama dengan dinas kesehatan,” ujar dr. Syahril.

Kemenkes mengatakan bahwa pemberian vaksin Covid-19 booster kedua kepada masyarakat umum untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 dan mencegah terjadinya lonjakan kasus meskipun PPKM telah dicabut oleh Presiden Joko Widodo pada 30 Desember 2022 lalu.

“[Hal tersebut] untuk meningkatkan titer antibodi atau kekebalan untuk memperpanjang masa perlindungan,” lanjutnya.

Syahril mengatakan, titer antibodi masyarakat Indonesia mulai menurun karena pemberian vaksin booster pertama atau dosis ketiga sudah lebih dari enam bulan lalu.

“Pemberian vaksin booster pertama sudah lebih dari 6 bulan. Jadi, ada kemungkinan titer antibodi sudah menurun sehingga butuh tambahan vaksin booster kedua,” ujar dr. Syahril.

Berikut regimen booster kedua Covid-19 yang digunakan.

Booster Pertama: Sinovac

Booster Kedua:

  • AstraZeneca – separuh dosis (0,25 ml)

  • Pfizer – separuh dosis (0,15 ml)

  • Moderna – dosis penuh (0,5 ml)

  • Sinopharm – dosis penuh (0,5 ml)

  • Sinovac – dosis penuh (0,5 ml)

  • Zifivax – dosis penuh (0,5 ml)

  • Indovac – dosis penuh (0,5 ml)

  • Inavac – dosis penuh (0,5 ml)

Booster Pertama: AstraZeneca

Booster Kedua:

  • Moderna – separuh dosis (0,25 ml)

  • Pfizer – separuh dosis (0,15 ml)

  • Astra Zeneca – dosis penuh (0,5 ml)

Booster Pertama: Pfizer

Booster Kedua:

  • Pfizer – dosis penuh (0,3 ml)

  • Moderna – separuh dosis (0,25 ml)

  • AstraZeneca – dosis penuh (0,5 ml)

Booster Pertama: Moderna

Booster Kedua:

  • Moderna – separuh dosis (0,25 ml)

  • Pfizer – separuh dosis (0,15 ml)

Booster Pertama: Janssen (J&J)

Booster Kedua:

  • Janssen – dosis penuh (0,5 ml)

  • Pfizer – dosis penuh (0,3 ml)

  • Moderna – separuh dosis (0,25 ml)

Booster Pertama: Sinopharm

Booster Kedua:

  • Sinopharm – dosis penuh (0,5 ml)

  • Zifivax – dosis penuh (0,5 ml)

Booster Pertama: Covovax

Booster Kedua:

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Studi Terbaru: Vaksin Covid Bisa Ganggu Siklus Menstruasi

(hsy/hsy)


Pos terkait