Skandal Tiket Online Taylor Swift, DPR Sampai Turun Tangan

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – Permasalahan tiket online penyanyi Taylor Swift menemui babak baru. DPR Amerika Serikat (AS) sampai turun tangan menanggulangi masalah yang melibatkan platform Ticketmaster itu.

Presiden Ticketmaster, Joe Berchtold, dan beberapa pemain industri lain diundang dalam rapat tersebut. Berchtold juga buka suara soal kegagalan penjualan tiket online konser Eras.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan jika bot jadi alasan kegagalan pre-sale tersebut. Bot yang muncul dan mengakses situs tersebut pada hari penjualan mencapai tiga kali lipat, dikutip dari Cnet, Rabu (25/1/2023).

Sebelumnya, kode dikirim jelang pre-sale kepada orang-orang yang telah teridentifikasi sebagai penggemar Swift. Dengan begitu mereka bisa mengakses platform untuk pembelian tiket.

Namun karena serangan bot, membuat situs tersebut menjadi lambat. Akhirnya banyak penggemar Swift tidak bisa menyelesaikan pembelian tiket mereka.

Berchtold mengklaim jika para bot tidak bisa membeli tiket. Dia menyatakan jika sistem verified fan bekerja dengan baik. Namun masalah itu diakuinya merusak pengalaman pembelian semua orang.

Swift juga telah buka suara soal kendala pembelian tiket konsernya. Penyanyi lagu All Too Well itu menggambarkan pengalaman menyaksikan penggemarnya gagal mendapatkan tiket sebagai ‘menyiksa’.

Menurut wanita 33 tahun itu, pihak Ticketmaster yakin platformnya dapat memenuhi permintaan tersebut.

Ticketmaster telah menyatakan permintaan maafnya dan akhirnya diulangi sang bos di depan sidang komite tersebut. “Kami harus melakukan yang lebih baik dan kami akan melakukannya,” ucapnya.

[Gambas:Video CNBC]

(tib)


Pos terkait