Tiktok Shop Tebar Diskon, Pantas Tokopedia-Shopee Waswas

Jakarta, puncak-media.com Indonesia – TikTok mengembangkan sayap ke bidang jual-beli barang secara online. Mereka merancang Tiktok Shop, tempat pengguna aplikasi video pendek itu bisa langsung berbelanja barang yang dibutuhkan langsung di dalam aplikasi.

Kehadiran TikTok Shop ini bisa dibilang berkembang cukup pesat. Hal ini bisa bikin ketar-ketir e-commerce lain seperti Tokopedia. Sebab platform jual beli online itu kian populer di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Saat ini TikTok menawarkan biaya gratis ongkos kirim dan tanpa biaya tambahan lainnya.

puncak-media.com Indonesia mencoba membandingkan dengan membeli barang berupa 2 kotak masker karakter kartun yang dikirim ke alamat yang sama. Kami juga melakukan pembayaran dengan metode yang sama, yakni menggunakan transfer bank.

Di Tiktok Shop, harga satu kotak masker dihargai Rp 25.554, sedangkan di Tokopedia harganya Rp 25.000.

Saat ditambah dengan biaya lain-lain, harga di Tokopedia dan TikTok tidak jauh berbeda. Total 2 item yang dibayarkan di Tiktok Shop Rp 51.108, dengan mendapat voucher gratis biaya pengiriman dari kupon sebesar Rp 9.376.

Di Tokopedia, harga total 2 item yang harus dibayarkan sebesar Rp 51.400. Harga tersebut sudah termasuk voucher diskon ongkos kirim sebesar Rp 11.500, dan Biaya Jasa Aplikasi Rp 1.000.

Sejak Agustus tahun lalu, Tokopedia memang punya kebijakan baru yakni mengenakan biaya tambahan untuk pembelian barang online yaitu jasa aplikasi Rp1.000 setiap transaksi.

Biaya jasa aplikasi diberlakukan untuk tujuan pemeliharaan sistem dan peningkatan layanan dalam bertransaksi di Tokopedia.

“Biaya Jasa Aplikasi dapat dilihat pada halaman pembayaran dan invoice,” tulis Tokopedia dikutip dari website resminya.

Tiktok Shop tumbuh pesat

Data terbaru dari ByteDance menggambarkan pertumbuhan pesat TikTok Shop di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Nilai transaksi e-commerce di TikTok meroket selama 2022

The Information melaporkan bahwa nilai belanja e-commerce melalui TikTok melonjak empat kali lipat sepanjang 2022. Nilai barang yang dibeli (gross merchandise value) atau GMV di Asia Tenggara tercatat melampaui US$4,4 miliar atau melebihi Rp 68 triliun.

TikTok menyediakan platform belanja online lewat dua fitur. Lewat TikTok Shop, di mana pemilik akun TikTok bisa membuka toko online yang bisa dikunjungi langsung pengguna TikTok lainnya.

Pengguna TikTok juga bisa berjualan saat menggelar live streaming di TikTok. Barang yang dipromosikan biasanya ada di bagian kanan bawah.

Survei Populix sebelumnya menyatakan Tiktok Shop telah digunakan oleh 45% masyarakat di Indonesia yang pernah belanja online menggunakan media sosial, lebih tinggi dari platform milik keluarga besar Meta yakni WhatsApp (21%), Facebook Shop (10%) dan Instagram Shop (10%).

Populix mengungkapkan Tiktok Shop lebih banyak digunakan perempuan. Sebaliknya, WhatsApp dan Instagram Shop lebih banyak digunakan laki-laki berusia 36-45 tahun.

Riset yang sama menyatakan 52% masyarakat Indonesia telah mengetahui tren transaksi jual-beli lewat media sosial atau social commerce. Ini jadi opsi baru berbelanja online dan memungkinkan interaksi langsung dengan penjual namun tetap bisa menelusuri media sosial tanpa harus pindah aplikasi.

 

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Proyeksi Ekonomi Digital ASEAN 2025 Diprediksi Turun, Kenapa?

(dem)


Pos terkait