Backpacker ke Vietnam 2026, Itinerary Hemat dan Estimasi Budget

Backpacker ke Vietnam 2026 menjelajahi kota dan destinasi populer dengan itinerary hemat

Vietnam menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin mencoba perjalanan ke luar negeri dengan konsep backpacker. Negara ini menawarkan perpaduan antara kota tua, kuliner jalanan, pantai, pegunungan, budaya lokal, serta transportasi antarkota yang membuat perjalanan mandiri lebih mudah direncanakan.

Bagi wisatawan Indonesia, backpacker ke Vietnam juga menarik karena negara ini memiliki banyak pilihan destinasi dengan karakter yang berbeda. Hanoi menawarkan suasana ibu kota dengan kawasan bersejarah dan kuliner khas, sementara Ho Chi Minh City memiliki atmosfer metropolitan yang lebih ramai. Di bagian tengah, Da Nang dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menggabungkan pantai, kuliner, dan perjalanan menuju Hoi An.

Situs resmi pariwisata Vietnam menempatkan Hanoi, Ha Long, Ha Giang, Ninh Binh, dan Sa Pa sebagai sejumlah destinasi utama di Vietnam bagian utara. Di bagian tengah terdapat Da Nang, Da Lat, Hoi An, Hue, Nha Trang, dan Phong Nha, sedangkan wilayah selatan memiliki Ho Chi Minh City, Can Tho, Phu Quoc, dan destinasi lainnya.

Untuk backpacker, tantangan utamanya bukan sekadar mencari tempat wisata murah. Perjalanan perlu dirancang berdasarkan durasi, rute, transportasi, penginapan, makanan, tiket atraksi, dan dana cadangan.

Apakah Vietnam Cocok untuk Backpacker dari Indonesia?

Vietnam cukup menarik untuk perjalanan mandiri karena pilihan destinasi dan transportasinya beragam. Wisatawan dapat menggabungkan perjalanan darat, kereta, bus, penerbangan domestik, serta transportasi lokal sesuai kebutuhan.

Salah satu keuntungannya adalah wisatawan tidak harus mengunjungi terlalu banyak kota dalam satu perjalanan. Justru itinerary yang terlalu padat dapat membuat biaya meningkat karena lebih sering berpindah penginapan dan menggunakan transportasi antarkota.

Untuk perjalanan pertama, rute sederhana seperti Hanoi dan sekitarnya dapat menjadi pilihan. Jika memiliki waktu lebih panjang, perjalanan bisa diperluas menuju Ninh Binh, Da Nang, Hoi An, atau Ho Chi Minh City.

Beberapa alasan Vietnam menarik bagi backpacker antara lain:

  • pilihan destinasi sangat beragam
  • kuliner lokal mudah ditemukan
  • tersedia berbagai tipe penginapan
  • banyak pilihan transportasi
  • kota-kota besar memiliki jaringan transportasi yang cukup beragam
  • banyak destinasi dapat dikunjungi tanpa menggunakan paket tur penuh

Situs resmi Vietnam Tourism juga menyediakan informasi khusus mengenai visa, transportasi, cuaca, dan keselamatan sehingga wisatawan dapat melakukan persiapan sebelum berangkat.

Rute Backpacker ke Vietnam yang Cocok untuk Pemula

Untuk pemula, jangan langsung membuat rute yang terlalu panjang. Vietnam memiliki bentuk geografis yang memanjang dari utara ke selatan sehingga perjalanan Hanoi–Ho Chi Minh City dapat membutuhkan waktu dan biaya transportasi yang cukup besar.

Pilihan itinerary dapat disesuaikan dengan durasi.

Untuk 5 hari, misalnya:

  • Hari 1: tiba di Hanoi
  • Hari 2: eksplorasi Hanoi
  • Hari 3: perjalanan ke Ninh Binh
  • Hari 4: kembali ke Hanoi dan eksplorasi kawasan kota
  • Hari 5: pulang

Untuk 7 hari:

  • Hari 1: tiba di Hanoi
  • Hari 2: Hanoi
  • Hari 3: Ninh Binh
  • Hari 4: kembali ke Hanoi
  • Hari 5: Hanoi atau perjalanan menuju destinasi berikutnya
  • Hari 6: eksplorasi tambahan
  • Hari 7: kembali ke Indonesia

Sedangkan perjalanan 10–12 hari dapat dibuat lebih panjang dengan memasukkan Da Nang dan Hoi An.

Pemilihan rute harus memperhatikan jadwal penerbangan. Jangan sampai itinerary terlihat murah di atas kertas tetapi justru membutuhkan penerbangan domestik mahal karena jarak antarkota terlalu jauh.

Itinerary Backpacker Vietnam 7 Hari

Jika baru pertama kali ke Vietnam, itinerary tujuh hari cukup ideal untuk mengenal beberapa sisi negara tersebut tanpa terlalu terburu-buru.

Hari 1: Tiba di Hanoi

Hari pertama sebaiknya tidak dipenuhi terlalu banyak aktivitas. Setelah tiba, menuju penginapan, menyimpan barang, kemudian melakukan eksplorasi ringan.

Kawasan pusat Hanoi cocok untuk berjalan kaki dan menikmati suasana kota. Malam hari dapat digunakan untuk mencoba makanan lokal.

Aktivitas sederhana:

  • check-in penginapan
  • berjalan di kawasan Old Quarter
  • mencoba makanan jalanan
  • menikmati suasana malam
  • beristirahat lebih awal

Hari pertama sebaiknya menjadi waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan, mata uang, transportasi, dan kondisi cuaca.

Hari 2: Eksplorasi Hanoi

Hari kedua dapat digunakan untuk menjelajahi berbagai kawasan bersejarah dan budaya.

Hanoi merupakan pintu masuk penting menuju sejumlah destinasi di Vietnam bagian utara. Situs resmi Vietnam Tourism menyebut ibu kota ini sebagai gateway menuju berbagai kawasan pegunungan, lembah, dan teluk di Vietnam utara.

Wisatawan dapat menyusun rute berdasarkan lokasi agar tidak terlalu banyak menggunakan transportasi.

Beberapa jenis aktivitas yang dapat dimasukkan:

  • mengunjungi kawasan bersejarah
  • menikmati kopi khas Vietnam
  • mencoba makanan lokal
  • mengunjungi pasar
  • berjalan santai di sekitar pusat kota
  • menikmati suasana malam Hanoi

Hari 3: Day Trip ke Ninh Binh

Ninh Binh dapat menjadi pilihan untuk perjalanan satu hari dari Hanoi. Kawasan ini dikenal dengan lanskap karst, sungai, dan pemandangan alam.

Untuk backpacker, konsep day trip dapat membantu menghemat biaya karena tidak perlu menambah satu malam penginapan.

Namun, wisatawan tetap harus memperhitungkan biaya transportasi pulang-pergi dan tiket atraksi.

Jika ingin lebih santai, menginap satu malam di Ninh Binh juga dapat menjadi pilihan.

Hari 4: Kembali ke Hanoi

Hari keempat dapat digunakan untuk kembali ke Hanoi dan menikmati aktivitas yang belum sempat dilakukan.

Jika penerbangan domestik atau kereta menuju kota lain tersedia pada malam hari, perjalanan juga dapat disesuaikan.

Namun, jangan membuat jadwal terlalu rapat. Keterlambatan transportasi dapat membuat rencana berikutnya terganggu.

Hari 5: Menuju Da Nang

Jika menggunakan itinerary yang lebih panjang, Da Nang dapat menjadi pilihan berikutnya.

Da Nang memiliki pantai, kuliner, kawasan pegunungan, serta akses yang mudah menuju Hoi An. Situs resmi Vietnam Tourism menyebut kota ini memiliki akses transportasi melalui bandara internasional, kereta, dan bus, sehingga cukup strategis untuk menjelajahi Vietnam bagian tengah.

Da Nang juga memiliki pilihan aktivitas yang relatif beragam, mulai dari menikmati pantai hingga mengunjungi Marble Mountains.

Hari 6: Da Nang dan Hoi An

Hari keenam dapat digunakan untuk menjelajahi Da Nang pada pagi dan siang hari, kemudian menuju Hoi An.

Jarak yang relatif dekat membuat kedua destinasi tersebut dapat digabungkan dalam satu itinerary jika waktu terbatas.

Vietnam Tourism menyebut Hoi An sebagai salah satu destinasi di Vietnam bagian tengah yang dapat diakses dari Da Nang.

Untuk backpacker, Hoi An dapat menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang menyukai kawasan kota tua, kuliner, suasana malam, dan budaya lokal.

Hari 7: Pulang

Hari terakhir sebaiknya tidak dipenuhi aktivitas yang terlalu jauh dari lokasi keberangkatan.

Jika penerbangan pulang berasal dari Da Nang, usahakan tetap berada di area yang mudah dijangkau dari bandara.

Sisakan waktu untuk:

  • check-out
  • membeli oleh-oleh
  • menuju bandara
  • pemeriksaan keamanan
  • kemungkinan antrean
  • keterlambatan transportasi lokal

Menyediakan waktu cadangan merupakan bagian penting dari itinerary backpacker.

Baca Juga: Solo Traveling ke Korea 2026, Tips Aman dan Budget untuk Pemula

Estimasi Budget Backpacker ke Vietnam 2026

Budget perjalanan sangat bergantung pada kota asal, harga tiket pesawat saat pemesanan, musim perjalanan, tipe penginapan, jumlah destinasi, dan gaya makan.

Karena harga penerbangan dan akomodasi dapat berubah setiap saat, angka di bawah sebaiknya digunakan sebagai contoh perencanaan, bukan harga tetap.

Untuk perjalanan 7 hari dengan gaya backpacker, komponen anggaran dapat meliputi:

  • tiket pesawat pulang-pergi
  • penginapan
  • transportasi lokal
  • transportasi antarkota
  • makanan dan minuman
  • tiket destinasi wisata
  • visa atau biaya administrasi jika diperlukan
  • internet atau SIM/eSIM
  • dana darurat
  • oleh-oleh

Sebagai gambaran kasar, backpacker dapat membuat beberapa skenario budget:

Hemat: sekitar Rp5–7 juta per orang

Menengah: sekitar Rp7–10 juta per orang

Lebih nyaman: di atas Rp10 juta per orang

Angka tersebut sangat bergantung pada harga tiket pesawat dan jumlah perjalanan antarkota. Jika mendapatkan tiket pesawat promo dan memilih hostel, biaya dapat ditekan. Sebaliknya, penerbangan domestik dan hotel privat dapat membuat anggaran meningkat.

Budget Tiket Pesawat

Tiket pesawat biasanya menjadi salah satu komponen terbesar dalam perjalanan dari Indonesia ke Vietnam.

Harga dapat berbeda berdasarkan:

  • kota keberangkatan
  • maskapai
  • tanggal perjalanan
  • musim liburan
  • bagasi
  • waktu pembelian
  • jumlah transit

Karena itu, jangan memasukkan satu angka tiket pesawat sebagai patokan permanen untuk artikel perjalanan.

Cara yang lebih aman adalah membuat batas anggaran. Misalnya, tentukan maksimal dana untuk tiket pulang-pergi sebelum membeli.

Jika harga tiket terlalu tinggi, pertimbangkan fleksibilitas tanggal.

Budget Penginapan

Backpacker dapat memilih hostel, guesthouse, hotel budget, atau kamar privat sederhana.

Hostel biasanya cocok untuk wisatawan yang bepergian sendiri dan ingin menekan biaya. Sementara kamar privat dapat dipilih jika bepergian berdua atau membutuhkan privasi.

Saat membandingkan penginapan, jangan hanya melihat harga per malam.

Periksa juga:

  • lokasi
  • jarak dari pusat kota
  • ulasan tamu
  • fasilitas
  • biaya tambahan
  • kebijakan check-in
  • akses transportasi
  • keamanan lingkungan

Penginapan yang sedikit lebih mahal tetapi dekat dengan tempat wisata dapat lebih hemat dibandingkan hotel murah yang jauh dan membutuhkan transportasi setiap hari.

Budget Makanan Saat Backpacker

Kuliner merupakan salah satu bagian menarik dari perjalanan ke Vietnam.

Vietnam Tourism menempatkan kuliner sebagai salah satu daya tarik utama berbagai kota, termasuk Da Nang yang memiliki banyak pilihan street food. Situs resmi tersebut menyebut Mi Quang sebagai salah satu makanan yang patut dicoba di Da Nang.

Untuk menghemat biaya, wisatawan dapat memadukan:

  • makanan lokal
  • street food
  • restoran sederhana
  • minimarket
  • sarapan dari penginapan

Tidak berarti harus selalu mencari makanan paling murah. Kebersihan dan kualitas makanan tetap perlu diperhatikan.

Bagi wisatawan muslim, riset mengenai makanan halal juga sebaiknya dilakukan sebelum berangkat. Jangan berasumsi bahwa semua makanan lokal bebas dari bahan yang tidak sesuai dengan kebutuhan pribadi.

Transportasi Lokal di Vietnam

Transportasi merupakan bagian penting dalam itinerary backpacker.

Di kota-kota besar, wisatawan dapat menemukan taksi, layanan ride-hailing, bus, kereta, serta pilihan transportasi lainnya.

Da Nang, misalnya, memiliki akses bandara, kereta, dan bus antarkota. Di dalam kota juga tersedia taksi dan layanan ride-hailing.

Untuk menghemat:

  • pilih penginapan dekat transportasi umum
  • gabungkan beberapa destinasi dalam satu area
  • gunakan ride-hailing saat tarifnya masuk akal
  • bandingkan transportasi umum dan kendaraan online
  • hindari perjalanan bolak-balik yang tidak diperlukan
  • pertimbangkan sleeper bus untuk rute tertentu

Namun, jangan memilih transportasi hanya berdasarkan harga. Waktu perjalanan juga memiliki nilai.

Transportasi yang lebih murah tetapi memakan waktu jauh lebih lama dapat membuat itinerary menjadi kurang efisien.

Transportasi Antarkota

Vietnam memiliki pilihan perjalanan antarkota yang cukup beragam. Wisatawan dapat menggunakan pesawat, kereta, atau bus sesuai rute.

Jika perjalanan hanya sekitar satu atau dua kota, transportasi darat dapat menjadi pilihan yang menarik.

Namun, jika ingin berpindah dari utara ke selatan dalam waktu singkat, penerbangan domestik mungkin lebih praktis.

Sebelum membeli tiket, bandingkan:

  • harga
  • durasi perjalanan
  • jadwal keberangkatan
  • lokasi terminal
  • biaya bagasi
  • waktu tiba
  • jarak dari terminal menuju penginapan

Jangan lupa memperhitungkan biaya transportasi dari bandara atau terminal menuju hotel.

Perlukah Backpacker ke Vietnam Menggunakan Tour?

Untuk perjalanan backpacker, menggunakan tur penuh bukan keharusan.

Banyak destinasi dapat dieksplorasi secara mandiri dengan perencanaan yang baik. Namun, tur satu hari dapat berguna untuk lokasi tertentu yang sulit dijangkau sendiri.

Misalnya, wisatawan dapat mempertimbangkan tur jika:

  • transportasi menuju destinasi sulit
  • perjalanan membutuhkan kendaraan khusus
  • ingin mendapatkan pemandu lokal
  • ingin menghemat waktu perencanaan
  • perjalanan menuju destinasi cukup kompleks

Sementara untuk eksplorasi kota, perjalanan mandiri biasanya lebih fleksibel.

Aturan Visa dan Persiapan Masuk Vietnam

Visa merupakan bagian yang wajib diperiksa sebelum perjalanan.

Situs resmi Vietnam Tourism menyatakan bahwa Vietnam menyediakan e-visa hingga 90 hari dan dapat digunakan untuk masuk beberapa kali sesuai ketentuan visa yang diterbitkan. Halaman resmi tersebut juga mencantumkan Indonesia dalam daftar negara yang mendapatkan pembebasan visa.

Namun, kebijakan imigrasi dapat berubah. Karena itu, wisatawan Indonesia sebaiknya memeriksa kembali persyaratan terbaru sebelum membeli tiket yang tidak dapat dikembalikan.

Dokumen yang perlu diperhatikan antara lain:

  • paspor yang masih berlaku
  • tiket penerbangan
  • bukti akomodasi jika diperlukan
  • dokumen perjalanan lainnya
  • visa atau bukti bebas visa sesuai kondisi perjalanan

Untuk informasi terbaru, gunakan sumber resmi pemerintah Vietnam atau perwakilan diplomatik terkait, bukan hanya informasi dari unggahan media sosial.

Waktu Terbaik Backpacker ke Vietnam

Vietnam memiliki kondisi cuaca yang berbeda antara wilayah utara, tengah, dan selatan. Karena itu, tidak ada satu periode yang otomatis menjadi waktu terbaik untuk seluruh negara.

Situs resmi Vietnam Tourism menjelaskan bahwa Da Nang memiliki periode cuaca yang berbeda sepanjang tahun. Maret–Mei dan September–Oktober disebut sebagai bulan yang baik untuk berkunjung, sementara November–Februari memiliki musim hujan yang lebih panjang.

Karena perbedaan tersebut, itinerary sebaiknya disusun berdasarkan wilayah.

Jika ingin mengunjungi beberapa bagian Vietnam sekaligus, periksa prakiraan cuaca setiap kota sebelum menentukan tanggal.

Cara Menghemat Budget Backpacker

Menghemat bukan berarti harus mengurangi semua kenyamanan. Fokusnya adalah mengeluarkan uang untuk hal yang benar-benar memberikan manfaat.

Beberapa strategi yang bisa digunakan:

  • pesan tiket lebih awal jika tanggal sudah pasti
  • gunakan hostel jika bepergian sendiri
  • pilih penginapan strategis
  • makan di tempat lokal yang ramai
  • gunakan transportasi umum jika tersedia
  • batasi perjalanan antarkota
  • pilih beberapa atraksi utama
  • bawa botol minum
  • siapkan internet sebelum tiba
  • sisakan dana darurat

Strategi tersebut akan lebih efektif jika dibuat sejak awal.

Jangan Membuat Itinerary Terlalu Padat

Salah satu kesalahan backpacker pemula adalah memasukkan terlalu banyak destinasi dalam satu perjalanan.

Misalnya, perjalanan tujuh hari dipaksakan untuk mengunjungi Hanoi, Ha Long, Ninh Binh, Da Nang, Hoi An, Ho Chi Minh City, dan Phu Quoc.

Secara teori mungkin terlihat menarik, tetapi biaya dan waktu transportasi akan meningkat.

Lebih baik memilih dua atau tiga kawasan utama.

Contoh:

Rute Utara
Hanoi – Ninh Binh – Ha Long

Rute Tengah
Da Nang – Hoi An – Hue

Rute Selatan
Ho Chi Minh City – Mekong Delta

Rute berdasarkan wilayah membuat perjalanan lebih efisien.

Da Nang Bisa Menjadi Pilihan Backpacker

Da Nang cukup menarik untuk backpacker karena menawarkan kombinasi pantai, makanan, alam, dan akses ke destinasi sekitar.

Vietnam Tourism menyebut My Khe sebagai salah satu pantai populer di kota ini. Selain itu, wisatawan dapat mengunjungi Son Tra Peninsula, Marble Mountains, dan kawasan budaya Cham.

Dragon Bridge juga menjadi salah satu landmark terkenal di Da Nang. Vietnam Tourism mencatat bahwa pertunjukan api dan air di jembatan tersebut berlangsung pada Sabtu dan Minggu malam pukul 21.00.

Untuk backpacker, kombinasi atraksi gratis dan berbayar dapat membantu mengontrol anggaran.

Hoi An untuk Perjalanan yang Lebih Santai

Jika perjalanan terasa terlalu padat, Hoi An dapat menjadi tempat untuk memperlambat ritme.

Kota ini menawarkan suasana yang berbeda dari kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City.

Wisatawan dapat menikmati:

  • kawasan kota tua
  • kuliner
  • suasana malam
  • budaya lokal
  • toko kerajinan
  • perjalanan singkat di sekitar kota

Karena berada dekat Da Nang, Hoi An juga dapat dimasukkan dalam itinerary Vietnam bagian tengah.

Tips Keamanan untuk Backpacker

Perjalanan mandiri membutuhkan perhatian lebih terhadap barang pribadi dan situasi sekitar.

Beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan:

  • simpan paspor di tempat aman
  • gunakan tas dengan pengaman yang baik
  • simpan salinan dokumen perjalanan
  • jangan membawa seluruh uang tunai sekaligus
  • gunakan ATM resmi
  • periksa harga sebelum menggunakan kendaraan
  • hindari berjalan sendirian di area sepi pada malam hari
  • simpan nomor kontak penting
  • gunakan aplikasi peta dan transportasi yang terpercaya

Vietnam Tourism juga menyediakan informasi keselamatan sebagai salah satu bagian dari panduan perjalanan resmi mereka.

Tips Mengatur Uang Saat Backpacker

Membawa seluruh budget dalam bentuk uang tunai bukan pilihan yang ideal.

Lebih baik membagi dana ke beberapa metode pembayaran. Sebagian dapat disimpan dalam bentuk uang tunai, sementara dana lainnya tersedia melalui rekening atau kartu yang dapat digunakan saat diperlukan.

Sebelum berangkat, periksa juga:

  • biaya transaksi kartu
  • biaya tarik tunai
  • kurs konversi
  • batas transaksi
  • ketersediaan ATM
  • metode pembayaran digital yang diterima

Jangan lupa menyiapkan dana darurat terpisah dari budget harian.

Checklist Backpacker ke Vietnam 2026

Sebelum berangkat, pastikan kebutuhan utama sudah disiapkan.

  • Paspor masih berlaku
  • Status bebas visa atau visa sudah diperiksa
  • Tiket pesawat sudah tersedia
  • Penginapan sudah dipesan
  • Itinerary sudah dibuat
  • Transportasi antarkota sudah dibandingkan
  • Internet atau SIM/eSIM sudah direncanakan
  • Dana perjalanan sudah disiapkan
  • Dana darurat tersedia
  • Asuransi perjalanan dipertimbangkan
  • Dokumen penting memiliki salinan
  • Informasi cuaca sudah diperiksa
  • Daftar destinasi sudah disesuaikan dengan waktu perjalanan

Untuk informasi destinasi terbaru, wisatawan dapat merujuk pada Vietnam Tourism sebagai situs pariwisata resmi Vietnam yang menyediakan panduan destinasi, visa, transportasi, cuaca, dan keselamatan.

Artikel ini masih dapat dikembangkan dengan membandingkan biaya perjalanan berdasarkan kota keberangkatan di Indonesia, pilihan hostel, transportasi antarkota, serta skenario budget 5, 7, dan 10 hari.

Budget Backpacker Vietnam 5 Hari

Kalau waktu perjalanan hanya lima hari, sebaiknya jangan memaksakan terlalu banyak kota. Untuk perjalanan pertama, Hanoi dan Ninh Binh sudah cukup memberikan kombinasi pengalaman kota, budaya, kuliner, dan alam.

Contoh pembagian budget dapat dibuat seperti ini:

  • Tiket pesawat pulang-pergi: Rp2.000.000–Rp3.500.000
  • Penginapan 4 malam: Rp600.000–Rp1.200.000
  • Makanan: Rp500.000–Rp900.000
  • Transportasi lokal dan antarkota: Rp500.000–Rp900.000
  • Tiket wisata: Rp200.000–Rp500.000
  • Internet dan kebutuhan kecil: Rp150.000–Rp300.000
  • Dana cadangan: Rp500.000–Rp1.000.000

Dengan asumsi mendapatkan tiket pesawat yang cukup terjangkau dan menggunakan penginapan budget, total perjalanan dapat direncanakan sekitar Rp4,5 juta hingga Rp7 juta per orang.

Angka tersebut tetap harus disesuaikan dengan tanggal perjalanan karena harga penerbangan dan penginapan dapat berubah.

Budget Backpacker Vietnam 7 Hari

Untuk perjalanan tujuh hari, anggaran akan meningkat terutama jika memasukkan penerbangan domestik atau perjalanan antarkota yang cukup jauh.

Contoh perencanaannya:

  • Tiket pesawat Indonesia–Vietnam pulang-pergi: Rp2.000.000–Rp3.500.000
  • Penginapan 6 malam: Rp900.000–Rp1.800.000
  • Makanan: Rp700.000–Rp1.200.000
  • Transportasi: Rp700.000–Rp1.500.000
  • Tiket wisata: Rp300.000–Rp700.000
  • Internet: Rp150.000–Rp300.000
  • Dana cadangan: Rp500.000–Rp1.000.000

Total kasar dapat berada di kisaran Rp5,2 juta hingga Rp10 juta per orang.

Jika ingin menekan biaya, pilih dua wilayah yang berdekatan. Misalnya Hanoi–Ninh Binh atau Da Nang–Hoi An. Hindari memasukkan Hanoi, Da Nang, dan Ho Chi Minh City sekaligus jika budget terbatas.

Budget Backpacker Vietnam 10 Hari

Sepuluh hari memberikan ruang yang lebih besar untuk menjelajahi Vietnam. Namun, semakin panjang perjalanan, semakin besar pula biaya akomodasi, makanan, transportasi, dan tiket atraksi.

Untuk itinerary 10 hari, budget backpacker dapat dirancang sekitar:

  • Tiket pesawat: Rp2.000.000–Rp3.500.000
  • Penginapan: Rp1.300.000–Rp2.500.000
  • Makanan: Rp1.000.000–Rp1.800.000
  • Transportasi: Rp1.000.000–Rp2.000.000
  • Tiket wisata: Rp500.000–Rp1.000.000
  • Internet dan kebutuhan lainnya: Rp200.000–Rp400.000
  • Dana darurat: Rp700.000–Rp1.500.000

Dengan perencanaan yang cukup hemat, totalnya dapat berada di sekitar Rp6,7 juta hingga Rp12,7 juta per orang.

Jika memasukkan penerbangan domestik beberapa kali atau hotel privat, angka tersebut tentu dapat meningkat.

Contoh Itinerary Vietnam 10 Hari

Untuk wisatawan yang memiliki waktu lebih panjang, rute utara dan tengah bisa menjadi kombinasi yang menarik.

Hari 1 – Hanoi

Tiba di Hanoi, check-in, kemudian eksplorasi ringan di sekitar Old Quarter.

Hari 2 – Hanoi

Gunakan satu hari penuh untuk menikmati kawasan kota, kuliner, tempat bersejarah, dan suasana malam.

Vietnam Tourism menyebut Old Quarter Hanoi sebagai kawasan bersejarah dengan jalan-jalan yang memiliki akar sejarah panjang, sekaligus menjadi salah satu tempat menarik untuk menikmati kuliner lokal.

Hari 3 – Ninh Binh

Berangkat pagi menuju Ninh Binh untuk menikmati pemandangan alam dan kawasan karst.

Hari 4 – Ninh Binh ke Hanoi

Nikmati aktivitas pagi sebelum kembali ke Hanoi. Malam hari dapat digunakan untuk beristirahat atau melanjutkan perjalanan.

Hari 5 – Hanoi ke Da Nang

Gunakan penerbangan domestik jika ingin menghemat waktu. Setelah tiba, check-in dan menikmati kawasan sekitar penginapan.

Hari 6 – Da Nang

Eksplorasi pantai, Son Tra Peninsula, Marble Mountains, dan kuliner lokal.

Da Nang memiliki kombinasi pantai, kuliner, Son Tra Peninsula, Marble Mountains, serta akses transportasi melalui bandara, kereta, dan bus sehingga cukup strategis untuk menjelajahi Vietnam bagian tengah.

Hari 7 – Hoi An

Gunakan satu hari untuk menikmati Hoi An. Karena jaraknya dekat dari Da Nang, perjalanan dapat dilakukan tanpa harus berpindah hotel.

Hari 8 – Da Nang

Hari cadangan dapat digunakan untuk destinasi yang belum sempat dikunjungi atau sekadar menikmati suasana kota.

Hari 9 – Da Nang

Gunakan hari terakhir penuh untuk belanja oleh-oleh, kuliner, dan aktivitas santai.

Hari 10 – Pulang

Menuju bandara dengan waktu cadangan yang cukup.

Kenapa Hoi An Menarik untuk Backpacker?

Hoi An cocok dimasukkan dalam itinerary karena memiliki karakter yang berbeda dari kota besar Vietnam.

Kawasan kota tua, bangunan bersejarah, jalan yang dapat dijelajahi dengan berjalan kaki, serta suasana malam menjadi daya tarik utamanya. Vietnam Tourism juga menyoroti Hoi An sebagai kota dengan kawasan tua yang terawat dan diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.

Bagi backpacker, kondisi tersebut membuat Hoi An menarik karena tidak semua aktivitas harus dilakukan dengan kendaraan.

Wisatawan dapat mengalokasikan waktu untuk berjalan kaki, menikmati kuliner, mencari kerajinan lokal, atau sekadar menikmati suasana kota.

Pilih Utara, Tengah, atau Selatan?

Jika budget terbatas, memilih satu wilayah Vietnam merupakan strategi yang cukup efektif.

Vietnam Utara

Cocok untuk:

  • wisata sejarah
  • kuliner
  • pegunungan
  • wisata alam
  • perjalanan ke Ninh Binh
  • Ha Long Bay
  • Sa Pa
  • Ha Giang

Vietnam Tourism menempatkan Hanoi, Ha Long, Ha Giang, Mai Chau, Ninh Binh, dan Sa Pa sebagai destinasi utama di Vietnam bagian utara.

Vietnam Tengah

Cocok untuk:

  • pantai
  • kota tua
  • kuliner
  • budaya
  • perjalanan santai

Destinasi yang bisa dipertimbangkan antara lain Da Nang, Hoi An, Hue, Da Lat, Nha Trang, dan Phong Nha.

Vietnam Selatan

Cocok untuk:

  • kehidupan kota
  • kuliner
  • wisata sungai
  • perjalanan ke Mekong Delta
  • wisata pulau

Ho Chi Minh City dan Can Tho dapat menjadi pilihan jika ingin melihat karakter Vietnam bagian selatan.

Backpacker Vietnam untuk Pemula Sebaiknya Berapa Hari?

Tidak ada durasi yang wajib. Namun, lima sampai tujuh hari dapat menjadi titik awal yang cukup masuk akal bagi pemula.

Lima hari cocok untuk satu wilayah.

Tujuh hari memberikan kesempatan menggabungkan dua kawasan yang berdekatan.

Sepuluh hari atau lebih cocok untuk wisatawan yang ingin berpindah wilayah dan memiliki waktu lebih panjang.

Jangan merasa harus mengunjungi seluruh Vietnam dalam satu perjalanan. Negara ini cukup luas dan memiliki karakter berbeda antara utara, tengah, dan selatan.

Cara Mencari Penginapan Murah

Penginapan merupakan salah satu komponen yang mudah dikontrol.

Jika bepergian sendiri, hostel dapat menjadi pilihan. Jika berdua atau bertiga, kamar privat yang dibagi beberapa orang terkadang lebih ekonomis.

Perhatikan lokasi sebelum memesan.

Hotel yang murah tetapi jauh dari pusat aktivitas belum tentu lebih hemat. Biaya transportasi harian dapat membuat pengeluaran akhirnya lebih besar.

Prioritaskan:

  • lokasi strategis
  • ulasan tamu yang baik
  • akses transportasi
  • keamanan
  • fasilitas dasar
  • kebijakan pembatalan
  • biaya tambahan

Untuk perjalanan pertama, penginapan di area yang mudah dijangkau transportasi biasanya lebih praktis.

Cara Menghemat Tiket Pesawat

Tiket pesawat dapat menjadi faktor terbesar dalam menentukan apakah perjalanan terasa murah atau mahal.

Beberapa strategi yang dapat dicoba:

  • fleksibel terhadap tanggal keberangkatan
  • membandingkan beberapa bandara tujuan
  • mengecek harga beberapa hari secara berkala
  • mempertimbangkan penerbangan dengan transit jika selisihnya signifikan
  • menghitung biaya bagasi sebelum membeli
  • menghindari tanggal dengan permintaan sangat tinggi

Jangan hanya melihat harga dasar tiket.

Tiket yang terlihat murah dapat menjadi lebih mahal setelah ditambah bagasi, kursi, makanan, dan biaya lainnya.

Apakah Perlu Membawa Banyak Uang Tunai?

Tidak perlu membawa seluruh budget dalam bentuk uang tunai.

Lebih aman membagi dana menjadi beberapa bagian. Sebagian dapat berupa uang tunai untuk kebutuhan kecil, sementara sebagian lainnya tetap berada di rekening atau kartu yang bisa digunakan saat diperlukan.

Simpan uang di beberapa tempat berbeda agar risiko kehilangan seluruh dana sekaligus dapat dikurangi.

Untuk kebutuhan perjalanan, selalu siapkan dana cadangan yang tidak digunakan untuk pengeluaran harian.

Internet Saat Backpacker ke Vietnam

Koneksi internet akan sangat membantu ketika bepergian sendiri.

Google Maps atau aplikasi peta dapat digunakan untuk mencari lokasi. Aplikasi transportasi dapat membantu memperkirakan ongkos dan menemukan kendaraan.

Pilihan yang bisa dipertimbangkan:

  • SIM lokal
  • eSIM
  • roaming operator Indonesia
  • Wi-Fi penginapan

Jika menggunakan eSIM, pastikan perangkat mendukung teknologi tersebut dan paket sudah aktif sesuai instruksi sebelum digunakan.

Menggunakan Aplikasi Transportasi

Aplikasi transportasi dapat membantu mengurangi kesalahpahaman mengenai lokasi dan tarif.

Di Hanoi, Vietnam Tourism menyebut adanya taksi, bus, kendaraan roda dua, serta layanan seperti Grab sebagai pilihan transportasi.

Di Da Nang, wisatawan juga dapat menggunakan taksi dan layanan ride-hailing.

Untuk perjalanan backpacker, aplikasi semacam ini berguna terutama ketika wisatawan belum memahami sistem transportasi lokal.

Backpacker ke Vietnam untuk Wisatawan Muslim

Wisatawan muslim sebaiknya melakukan riset makanan sebelum berangkat.

Vietnam memiliki kuliner yang beragam, tetapi tidak semua makanan otomatis sesuai dengan kebutuhan halal.

Sebelum makan, perhatikan:

  • bahan utama
  • penggunaan daging babi
  • kaldu
  • saus
  • minyak
  • cara memasak
  • sertifikasi halal jika tersedia

Jika memiliki kebutuhan makanan tertentu, simpan daftar restoran atau tempat makan yang sudah diperiksa sebelum berangkat.

Jangan hanya mengandalkan label “vegetarian” karena standar dan bahan yang digunakan dapat berbeda.

Apa yang Sebaiknya Dibawa?

Backpacker sebaiknya menghindari membawa barang terlalu banyak.

Tas berukuran sedang biasanya lebih praktis untuk perjalanan dengan banyak perpindahan kota.

Barang yang dapat diprioritaskan:

  • paspor
  • dompet
  • kartu pembayaran
  • pakaian secukupnya
  • sepatu nyaman
  • obat pribadi
  • charger
  • power bank
  • adaptor
  • perlengkapan mandi
  • jas hujan atau payung
  • dokumen perjalanan
  • salinan dokumen penting

Jika itinerary melibatkan banyak perjalanan darat, tas yang ringan akan sangat membantu.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Backpacker Pemula

Perjalanan pertama ke luar negeri sering membuat wisatawan ingin memasukkan terlalu banyak aktivitas.

Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari:

  • membuat itinerary terlalu padat
  • berpindah kota setiap hari
  • tidak menyisakan waktu cadangan
  • tidak mengecek cuaca
  • tidak menghitung biaya bagasi
  • memilih penginapan hanya berdasarkan harga
  • membawa terlalu banyak uang tunai
  • tidak menyiapkan salinan dokumen
  • mengabaikan biaya transportasi dari bandara
  • tidak mengecek persyaratan masuk negara tujuan

Kesalahan kecil dapat membuat budget membengkak.

Cara Menentukan Budget Harian

Selain menghitung budget total, buat batas pengeluaran harian.

Misalnya tersedia Rp1 juta untuk makanan dan transportasi selama lima hari. Berarti rata-rata sekitar Rp200.000 per hari.

Bukan berarti harus menghabiskan Rp200.000 setiap hari. Pada hari tertentu mungkin pengeluaran lebih rendah sehingga dana dapat digunakan untuk aktivitas yang lebih mahal pada hari berikutnya.

Metode ini membuat pengeluaran lebih mudah dikontrol.

Gunakan Sistem “Budget Amplop”

Metode sederhana lainnya adalah membagi dana berdasarkan kategori.

Contohnya:

  • makanan
  • transportasi
  • tiket wisata
  • oleh-oleh
  • dana darurat

Dengan cara tersebut, uang untuk satu kebutuhan tidak mudah terpakai untuk kebutuhan lainnya.

Untuk perjalanan tujuh hari, sistem ini juga dapat membantu mengetahui apakah pengeluaran sudah terlalu besar pada hari-hari awal.

Perlukah Membeli Oleh-Oleh?

Oleh-oleh bukan kebutuhan utama, jadi sebaiknya masuk ke budget tambahan.

Tetapkan batas sebelum berangkat.

Misalnya, sisihkan Rp300.000–Rp500.000 khusus untuk oleh-oleh. Jika dana tersebut habis, tidak perlu mengambil uang dari budget makanan atau transportasi.

Strategi ini sederhana tetapi cukup efektif untuk menjaga pengeluaran.

Persiapan Sebelum Membeli Tiket

Sebelum membayar tiket pesawat, sebaiknya itinerary dasar sudah tersedia.

Setidaknya tentukan:

  • kota kedatangan
  • kota keberangkatan
  • jumlah hari
  • wilayah yang ingin dikunjungi
  • perkiraan transportasi
  • kebutuhan penginapan

Jika tiket dibeli terlebih dahulu tanpa memahami rute, wisatawan dapat berakhir dengan itinerary yang mahal.

Misalnya tiket tiba di Hanoi dan tiket pulang dari Ho Chi Minh City. Rute tersebut sebenarnya menarik, tetapi perlu biaya dan waktu untuk berpindah dari utara ke selatan.

Visa dan Bebas Visa untuk Warga Negara Indonesia

Untuk warga negara Indonesia, Vietnam Tourism mencantumkan Indonesia dalam daftar negara yang mendapatkan pembebasan visa. Halaman resmi tersebut juga menyebut bahwa Vietnam menyediakan e-visa hingga 90 hari dan berlaku untuk semua kewarganegaraan.

Namun, status kebijakan perjalanan dapat berubah. Karena itu, informasi tersebut tetap perlu diperiksa kembali sebelum keberangkatan.

Jangan hanya mengandalkan artikel lama, postingan media sosial, atau informasi dari forum perjalanan.

Gunakan sumber resmi ketika memeriksa:

  • masa berlaku paspor
  • status visa
  • lama masa tinggal
  • aturan masuk
  • pintu masuk yang tersedia
  • ketentuan imigrasi

Untuk pembaca yang ingin mengecek persyaratan perjalanan, Vietnam Tourism merupakan sumber primer yang dapat digunakan sebagai titik awal informasi wisata dan visa.

Kapan Sebaiknya Memesan Penginapan?

Tidak ada aturan bahwa semua penginapan harus dipesan berbulan-bulan sebelumnya. Namun, jika tanggal perjalanan sudah pasti, pemesanan lebih awal dapat memberikan lebih banyak pilihan.

Terutama jika perjalanan dilakukan pada periode ramai, pilihan kamar murah dapat lebih cepat habis.

Bandingkan beberapa properti sebelum menentukan pilihan.

Jangan lupa membaca:

  • ulasan terbaru
  • lokasi
  • fasilitas
  • aturan pembatalan
  • waktu check-in
  • biaya tambahan

Rekomendasi Pola Perjalanan Berdasarkan Budget

Jika budget sangat terbatas, pilih satu wilayah.

Budget hemat:

Hanoi → Ninh Binh → Hanoi

Jika budget sedikit lebih longgar:

Budget menengah:

Hanoi → Ninh Binh → Da Nang → Hoi An

Jika memiliki waktu dan budget lebih besar:

Budget panjang:

Hanoi → Ninh Binh → Da Nang → Hoi An → Ho Chi Minh City

Pilihan terakhir membutuhkan perencanaan transportasi lebih matang karena jarak antarwilayah cukup jauh.

Mengapa Jangan Mengejar Semua Destinasi?

Tujuan backpacker bukan sekadar mengumpulkan sebanyak mungkin kota yang sudah dikunjungi.

Perjalanan yang terlalu padat dapat membuat wisatawan menghabiskan sebagian besar waktu di terminal, stasiun, bandara, dan kendaraan.

Sebaliknya, itinerary yang lebih sederhana memungkinkan wisatawan:

  • menikmati kuliner
  • berjalan kaki
  • berinteraksi dengan lingkungan lokal
  • mengambil waktu istirahat
  • mengeksplorasi tempat yang tidak direncanakan
  • mengurangi biaya transportasi

Konsep slow travel juga dapat membuat perjalanan terasa lebih santai.

Perbandingan Itinerary 5, 7, dan 10 Hari

5 hari

Cocok untuk satu kawasan.

Contoh:

Hanoi – Ninh Binh – Hanoi.

7 hari

Cocok untuk dua destinasi utama.

Contoh:

Hanoi – Ninh Binh – Da Nang – Hoi An.

10 hari

Cocok untuk perjalanan yang lebih luas.

Contoh:

Hanoi – Ninh Binh – Da Nang – Hoi An – Ho Chi Minh City.

Semakin panjang rute, semakin penting menghitung biaya transportasi antarkota.

Estimasi Budget yang Lebih Aman

Daripada menyiapkan uang tepat sesuai estimasi, sebaiknya tambahkan dana cadangan sekitar 10–20 persen dari total budget perjalanan.

Misalnya estimasi perjalanan adalah Rp7 juta, dana yang dibawa atau disiapkan sebaiknya lebih tinggi daripada angka tersebut.

Dana cadangan dapat digunakan ketika:

  • harga transportasi berubah
  • penerbangan mengalami perubahan
  • membutuhkan penginapan tambahan
  • bagasi bertambah
  • terjadi keadaan darurat
  • ada aktivitas yang tidak direncanakan

Dana cadangan bukan berarti harus dihabiskan.

Justru semakin baik jika dana tersebut masih tersisa ketika perjalanan selesai.

Rekomendasi Budget untuk Backpacker Pemula

Untuk perjalanan tujuh hari dari Indonesia, budget sekitar Rp6–8 juta per orang dapat dijadikan target awal jika mendapatkan tiket pesawat yang cukup baik, menggunakan penginapan budget, membatasi perpindahan kota, dan tidak terlalu banyak mengikuti aktivitas berbayar.

Jika ingin lebih nyaman, siapkan sekitar Rp8–10 juta atau lebih.

Angka tersebut bukan tarif resmi perjalanan ke Vietnam. Harga sebenarnya akan sangat bergantung pada tanggal keberangkatan, kota asal, maskapai, penginapan, nilai tukar, dan gaya perjalanan.

Karena itu, gunakan estimasi sebagai alat membuat rencana, bukan sebagai jaminan harga.

Sumber Informasi Perjalanan yang Sebaiknya Digunakan

Untuk artikel dan rencana perjalanan, gunakan sumber primer jika membahas informasi yang mudah berubah.

Salah satu sumber yang dapat digunakan adalah Vietnam Tourism, situs resmi pariwisata Vietnam. Situs tersebut menyediakan informasi mengenai destinasi, visa, transportasi, cuaca, dan keselamatan.

Untuk informasi penerbangan, wisatawan sebaiknya memeriksa langsung situs maskapai. Untuk akomodasi, bandingkan informasi terbaru dari platform pemesanan dan website properti.

Dengan begitu, itinerary yang dibuat tidak hanya menarik secara teori, tetapi juga lebih realistis ketika digunakan untuk perjalanan sebenarnya.